Vaksin Polio Anak Berapa Kali? Simak Jadwalnya di Pekan Imunisasi Nasional yang Digelar Hari Ini

Vania Rossa Suara.Com
Selasa, 23 Juli 2024 | 08:03 WIB
Vaksin Polio Anak Berapa Kali? Simak Jadwalnya di Pekan Imunisasi Nasional yang Digelar Hari Ini
Ilustrasi vaksin polio anak berapa kali (Freepik)

Suara.com - Kasus polio kembali ditemukan di sejumlah wilayah di Indonesia. Untuk itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) pun menyelenggarakan PIN Polio 2024 tahap kedua mulai hari ini, 23 Juli 2024, secara serempak di sejumlah wilayah di Indonesia. Hal ini mengingat virus polio sangat gampang menular pada anak-anak. Lantas, vaksin polio anak berapa kali? Berikut ini penjelasannya.

 Diketahui, polio merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh virus berbahaya yang obatnya belum ditemukan  hingga kini. Untuk menangkal virus ini bisa dengan melakukan vaksin, terutama pada anak-anak karena imunnya masih lemah.

Pemberian vaksin polio menjadi agenda utama Kemenkes RI dalam Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio 2024 tahap kedua ini. Dan vaksin polio ini menjadi salah satu imunisasi dasar untuk anak-anak yang wajib diberikan. Namun, masih ada sebagian orangtua yang belum tahu betapa pentingnya vaksin polio untuk anak-anak.

Lantas, vaksin polio anak berapa kali harus diberikan? Nah untuk mengetahuinya, mari simak penjelasannya berikut ini yang dilansir dari berbagai sumber.

Pemberian Vaksin Polio Berapa Kali

Vaksin polio ini diberikan kepada anak-anak dengan tujuan agar tubuh terhindang dari paparan virus berbahaya penyebab polio. Di Indonesia, vaksin polio diwajibkan pemerintah untuk anak setidaknya diberikan 6 kali (2 vaksin suntik dan 4 vaksin tetes) sebelum masuk SD.

Untuk pemberian vaksin polio ini ada dua jenis, yaitu vaksin tetes atau bOPV (bivalent Oral Polio Vaccine) dan vaksin suntikan atau IPV (Inactivated Poliovirus Vaccine).  Pemberian vaksin polio juga harus sesuai dengan usianya.

Menurut Kementerian Kesehatan, pemberian vaksin polio tetes atau bOPV ini diberikan kepada anak usia 0 bulan atau setelah lahir. Selain itu, vaksin ini juga diberikan kepada anak usai 1 bulan, 2 bulan, 3 bulan, dan  4 bulan.

Sedangkan untuk pemberian  vaksin polio suntik (IPV) ini diberikan kepada anak usai  4 bulan, dan 9 bulan. Pemberian vaksin polio sunitkan ini diberikan kepada anak bersamaan dengan pemberian imunisasi campak-rubela.

Baca Juga: Bill Gates Bakal Berikan Vaksin Polio Buat Jemaah Haji di Arab Saudi

Namun, penting juga untuk diperhatikan bahwa wajib bagi setiap anak menerima satu vaksin polio jenis IPV. Dosis booster vaksin polio ini diberikan kepda anak saat berusia 18 bulan, lalu kembali diberikan  saat anak usia 5 tahun. 

Perlu diperhatikan juga bahwa pemberian vaksin polio ini bukan hanya diberikan kepada anak-anak, tapi juga kepada orang dewasa. Vaksin polio untuk dewasa ini bisa diberikan kepada para tenaga medis yang menghadapi pasien polio.

Demikian ulasan mengenai vaksin polio anak berapa kali harus diberikan lengkap dengan jenis vaskin polio. 

Kontributor : Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI