Anak Cuci Darah Karena Apa? Simak Penjelasannya!

Vania Rossa Suara.Com
Sabtu, 03 Agustus 2024 | 16:32 WIB
Anak Cuci Darah Karena Apa? Simak Penjelasannya!
Ilustrasi Ginjal - Anak Cuci Darah (Freepik)

Suara.com - Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung melaporkan adanya kenaikan jumlah kasus anak dengan penyakit ginjal kronis. Meskipun peningkatannya tidak besar, terdapat sekitar 10-20 anak per bulan yang memerlukan cuci darah rutin. Hal ini menjadi perhatian karena cuci darah pada anak memerlukan perawatan jangka panjang atau bahkan seumur hidup, seperti yang dijelaskan oleh Staf Divisi Nefrologi RSHS Bandung, dr. Ahmedz Widiasta. Lalu, anak cuci darah karena apa? 

Ada spekulasi bahwa konsumsi minuman manis dan pola makan yang buruk mungkin menjadi faktor penyebab gagal ginjal, tetapi dr. Ahmedz menyebutkan bahwa penyebab pasti masih dalam penyelidikan.

Di sisi lain, Prof. Dany Hilmanto, Konsultan Nefrologi Anak RSHS, mengklarifikasi bahwa ada kesalahpahaman mengenai pola makan yang tidak sehat sebagai penyebab utama penyakit ginjal kronis. Baik Prof. Dany maupun dr. Ahmedz, sebagai ahli ginjal anak, menolak anggapan tersebut.

Perlu diketahui, cuci darah atau hemodialisis adalah metode penyelamatan nyawa bagi pasien dengan gagal ginjal kronis, penyakit ginjal, atau penurunan fungsi ginjal hingga 15 persen.

Penyebab Gagal Ginjal pada Anak

Gagal ginjal pada anak relatif jarang terjadi dibandingkan pada orang dewasa, namun beberapa faktor dapat memicu gangguan ginjal. Penyebab umum gagal ginjal pada anak termasuk kelainan bawaan seperti bentuk atau fungsi ginjal yang abnormal. Sindrom nefrotik, di mana ginjal mengeluarkan terlalu banyak protein ke urine, adalah salah satu kondisi yang sering ditemukan.

Selain itu, kelainan bentuk seperti ginjal polikistik, di mana ginjal mengandung banyak kista, dapat muncul setelah lahir dan berpotensi menyebabkan gagal ginjal pada balita. Anak dengan satu ginjal atau ginjal yang kecil dan bermasalah juga dapat mengalami gagal ginjal di kemudian hari.

Gejala dan Tanda Penyakit Gagal Ginjal Kronis

Mengenali gejala gagal ginjal kronis sangat penting, karena cuci darah adalah terapi utama untuk Chronic Kidney Disease (CKD) atau Penyakit Ginjal Kronis (PGK). Gejala penyakit ini biasanya berkembang perlahan dan awalnya tidak menunjukkan tanda-tanda yang jelas. Kelainan fungsi ginjal biasanya terdeteksi melalui pemeriksaan darah.

Baca Juga: Gagal Ginjal Ancam Anak Muda! Cuci Darah Ditanggung BPJS Gak Ya?

Gejala gagal ginjal kronis yang memerlukan cuci darah meliputi:

  • Peningkatan kadar urea (racun ginjal) dalam darah
  • Frekuensi buang air kecil yang meningkat pada malam hari (nokturia)
  • Tekanan darah tinggi karena ginjal tidak bisa mengeliminasi kelebihan garam dan air

Gejala berkembang seiring bertambahnya limbah metabolik dalam darah, termasuk:
 

  • Mual dan muntah
  • Nafsu makan menurun
  • Kelelahan
  • Volume urine berkurang
  • Anemia
  • Tekanan darah tinggi
  • Kedutan dan kelemahan otot
  • Kram
  • Kejang jika tekanan darah sangat tinggi atau ketidakseimbangan kimia darah mempengaruhi fungsi otak
  • Sesak napas akibat penumpukan cairan di paru-paru
  • Gatal-gatal

Efek Samping Cuci Darah

Setelah menjalani cuci darah, Anda mungkin mengalami beberapa efek samping seperti:

  • Kelelahan
  • Sakit kepala
  • Tekanan darah turun
  • Mual
  • Muntah
  • Kram
  • Kulit kering atau gatal

Namun, Anda dapat melanjutkan aktivitas sehari-hari setelah cuci darah. Dokter biasanya merekomendasikan diet dan asupan cairan untuk mendukung pengobatan.

Biaya Cuci Darah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI