Bukan Sekadar Masuk Angin, Begini Cara Mengobati Angin Duduk Menurut Medis

Vania Rossa | Suara.com

Jum'at, 09 Agustus 2024 | 14:16 WIB
Bukan Sekadar Masuk Angin, Begini Cara Mengobati Angin Duduk Menurut Medis
Ilustrasi angin duduk (freepik.com/shaynech13)

Suara.com - Angin duduk dalam istilah medis disebut angina. Bukan sekadar masuk angin seperti yang diyakini banyak orang, angin duduk merupakan penyakit yang terjadi karena adanya gangguan pasokan oksigen dalam darah ke otot jantung. Sebelum hal buruk terjadi, ketahui cara mengobati angin duduk menurut medis.

Pasokan darah ke otot jantung dapat mengalami gangguan jika terjadi penyempitan pembuluh darah. Angin duduk bisa terjadi secara mendadak dan dapat menyerang siapa saja. Penyakit angin duduk juga dapat menyebabkan kematian.

Lalu, apa saja faktor yang dapat meningkatkan risiko terserang angin duduk? Simak faktor risikonya di bawah ini:

  • kadar kolesterol tinggi
  • mengidap penyakit diabetes
  • memiliki riwayat hipertensi
  • stres
  • kelebihan berat badan atau obesitas
  • aktif merokok

Seseorang yang terserang angin duduk biasanya akan mengalami gejala berupa nyeri dada yang menjalar dari lengan kiri, leher, rahang, dan punggung. Lalu, apa lagi gejala angin duduk?

  • Dada terhimpit
  • Sesak napas
  • Mual
  • Tubuh merasa lelah
  • Pusing
  • Gelisah
  • Mengeluarkan keringat berlebihan
  • Pingsan

Cara mengobati angin duduk menurut medis

Keluhan angin duduk lebih sering muncul pada seseorang yang sedang beraktivitas. Rasa nyeri dada akibat angin duduk sering mirip dengan nyeri dada akibat penyakit lain, bahkan sering dikira sebagai masuk angin. Namun, angin duduk tak bisa dianggap sepele. Kamu harus segera menemui dokter agar mendapatkan diagnosis yang akurat, serta penanganan lebih dini guna menghindari dampak yang lebih serius.  

Lalu, bagaimana penanganannya? Cara mengobati angin duduk menurut medis adalah segera lakukan pemeriksaan dan pengobatan bila menderita hipertensi. Seperti yang dijelaskan di atas, hipertensi merupakan salah satu faktor risiko terjadinya angin duduk. Dan jika kamu tiba-tiba mengalami gejala angin duduk, segera pergi ke instalasi gawat darurat di rumah sakit terdekat.

Di rumah sakit, biasanya petugas kesehatan akan melakukan pemeriksaan seperti berikut:

  • Elektrokardiografi: Mengamati irama aliran listrik jantung yang dapat bermasalah jika memiliki riwayat penyakit jantung koroner.
  • Ekokardiografi : mengamati struktur jantung menggunakan gelombang suara.
  • Kateterisasi Jantung : melihat pembuluh darah koroner jantung, menggunakan foto rontgent dibantuk dengan suntik zat pewarna ke pembuluh darah.
  • CT Scan : untuk melihat gambaran dan kelainan pada jantung. Jika ada masalah bisa ditemukan sejak dini dengan cara ini.

Jika memang terjadi gangguan pasokan oksigen dalam darah ke otot jantung, dokter akan meresepkan obat yang sama dengan penderita penyakit jantung seperti nitrat, yang berfungsi untuk melemaskan pembuluh darah yang kaku agar darah mengalir lancar ke jantung. Selain itu, pasien akan diberi obat pengencer darah untuk mencegah sel darah menggumpal. Beberapa contoh obat pengencer darah adalah aspirin, clopidogral, dan ticagrelor.

Pasien juga mungkin akan diberi antagonis kalsium yang dapat melancarkan aliran darah jantung dan mencegah angin duduk. Obat yang termasuk dalam golongan antagonis kalsium adalah amlodipine dan diltiazem.

Demikian itu beberapa cara mengobati angin duduk menurut medis.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Itu Angin Duduk? Viral Aksi Gosok-gosok Leher Sopir Taksi, Bantu Teman yang Kelelahan

Apa Itu Angin Duduk? Viral Aksi Gosok-gosok Leher Sopir Taksi, Bantu Teman yang Kelelahan

Health | Kamis, 08 Agustus 2024 | 16:46 WIB

Viral Sopir Taksi Diduga Kena Angin Duduk, Kenali Penyebabnya

Viral Sopir Taksi Diduga Kena Angin Duduk, Kenali Penyebabnya

Health | Kamis, 08 Agustus 2024 | 15:47 WIB

Alat Ekokardiografi Canggih Bisa Perangi Peningkatan Kasus Penyakit Jantung di Indonesia

Alat Ekokardiografi Canggih Bisa Perangi Peningkatan Kasus Penyakit Jantung di Indonesia

Health | Selasa, 06 Agustus 2024 | 14:51 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB