Pencegahan dan Pengobatan Kanker dengan Layanan Multidisiplin yang Komprehensif

Ririn Indriani Suara.Com
Jum'at, 09 Agustus 2024 | 15:40 WIB
Pencegahan dan Pengobatan Kanker dengan Layanan Multidisiplin yang Komprehensif
Ilustrasi - tim medis: dokter dan perawat sedang melakukan operasi pada pasien. (Foto: Dok. RS Brawijaya)

Suara.com - Kanker serviks adalah salah kanker yang paling umum keempat pada wanita secara global dengan sekitar 660.000 kasus baru dan sekitar 350.000 kematian pada 2022.

Dalam beberapa kasus, satu-satunya tindakan adalah perawatan paliatif untuk jangka waktu tertentu.

Oleh karena itu, kanker serviks menjadi perhatian dan observasi yang cermat atau pemeriksaan tahunan, karena deteksi dini dapat mengarah pada pengobatan segera dan peluang untuk pengobatan dini pada perjalanan penyakit.

Kanker serviks adalah sel-sel kanker yang tumbuh pada leher rahim, sehingga dikenal juga sebagai kanker leher rahim. Kanker ini biasanya baru menunjukkan gejala ketika sudah memasuki stadium lanjut.

Oleh karenanya, penting bagi para perempuan untuk melakukan deteksi kanker serviks sejak dini. Di Indonesia, selain kanker payudara, kanker serviks merupakan jenis kanker kedua yang paling ditakuti dan banyak terjadi pada perempuan.

Human papillomavirus (HPV) adalah infeksi menular seksual umum yang dapat menyerang kulit, area genital, dan tenggorokan. Hampir semua orang yang aktif secara seksual akan tertular pada suatu saat dalam hidupnya, biasanya tanpa gejala.

Dalam kebanyakan kasus, sistem kekebalan membersihkan HPV dari tubuh. Infeksi HPV risiko tinggi yang terus-menerus dapat menyebabkan berkembangnya sel-sel abnormal, yang kemudian menjadi kanker.

Infeksi HPV yang persisten pada leher rahim (bagian bawah rahim, yang membuka ke dalam vagina – juga disebut jalan lahir) jika tidak diobati, menyebabkan 95% kanker serviks.

Biasanya, diperlukan waktu 15–20 tahun bagi sel abnormal untuk berubah menjadi kanker, namun pada wanita dengan sistem kekebalan yang lemah, seperti HIV yang tidak diobati, proses ini bisa lebih cepat dan memakan waktu 5–10 tahun.

Baca Juga: Studi: Generasi X dan Milenial Berisiko Tinggi Terserang Kanker, Kenapa?

Direktur Utama Brawijaya Hospital Saharjo yang juga seorang dokter konsultan Onkologi Dr. dr. Chamim, SpOG Subs.Sp (Onk) mengatakan risiko perkembangan kanker termasuk tingkat onkogenisitas tipe HPV, status kekebalan, adanya infeksi menular seksual lainnya, jumlah kelahiran, usia kehamilan pertama yang masih muda, penggunaan kontrasepsi hormonal, dan merokok.

Ada beberapa pilihan pengobatan kanker serviks , mulai dari pembedahan hingga kemoterapi dan terapi radiasi.

“Faktor yang paling penting adalah pemeriksaan rutin kanker serviks untuk mengetahui apakah kanker tersebut masih dalam tahap awal atau dalam tahap prakanker,” imbuhnya.

Jika diketahui sejak dini, pengobatan dapat dimulai sebelum menyebar ke organ lain dan mengurangi kemungkinan kekambuhan.

“Skrining kanker sangat penting karena akan membantu menemukan risiko dan stadium awal kanker dengan cepat sehingga pengobatan dapat dimulai sebelum menyebar,” kata Dr. dr. Chamim, SpOG Subs.Sp (Onk).  

Menjawab kebutuhan tersebut, saat ini, lanjut dia, rumah sakitnya memiliki layanan unggulan yaitu Brawijaya Oncology Center. Sebuah pusat layanan onkologi yang dihadirkan dalam upaya pencegahan dan pengobatan penyakit kanker yang saat ini semakin meningkat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI