Jadi Andalan Masyarakat, Ini Dia Obat Sakit Ringan yang Paling Populer di Indonesia

Vania Rossa

Rabu, 14 Agustus 2024 | 17:01 WIB
Jadi Andalan Masyarakat, Ini Dia Obat Sakit Ringan yang Paling Populer di Indonesia
Ilustrasi obat sakit ringan (Pexels.com/Michelle Leman)

Suara.com - Demam, sakit kepala, atau nyeri otot ringan adalah keluhan umum yang sering kita alami. Saat kondisi seperti ini menyerang, obat-obatan pereda nyeri menjadi pertolongan pertama yang kita cari. Di Indonesia, beberapa jenis obat sakit ringan telah menjadi favorit dan andalan masyarakat. Apa saja obat-obatan tersebut dan mengapa begitu populer?

Masalah kesehatan seperti batuk, pilek, dan demam, dapat menyerang kapan saja. Meskipun tergolong ringan, hal ini dapat mengganggu produktivitas. Salah satu cara untuk menyembuhkan penyakit tersebut adalah dengan konsumsi obat.

Survei yang dilakukan Jakpat kepada 1.175 responden tentang preferensi mereka ketika menangani sakit ringan menunjukkan bahwa batuk pilek menjadi yang paling banyak diderita, dengan persentase 70%. Disusul dengan sakit kepala (64%) dan masuk angin (57%).

Apabila dilihat dari generasinya, milenial menjadi generasi yang paling banyak merasakan batuk, pilek, dan sakit kepala. Sementara, gen X terlihat paling sering masuk angin.

Lalu, bagaimana dengan gen Z? Ternyata, mereka lebih sering mengalami demam dibandingkan dengan generasi lainnya.

Aska Primadi, Head of Research Jakpat membahas persepsi masuk angin dari pandangan generasi yang berbeda. Menurutnya, istilah masuk angin, meskipun bukan istilah medis, ternyata masih populer di Indonesia untuk menggambarkan kondisi tidak enak badan dengan beberapa gejala seperti flu, demam, sakit kepala, dan perut kembung. Namun, ketika dibandingkan antar-generasi, data menunjukkan bahwa persentase gen Z yang mengidentifikasi dirinya mengalami masuk angin jauh lebih rendah dibandingkan gen X.

Lebih lanjut, menurut Aska, kemungkinan istilah masuk angin telah mengalami pergeseran makna bagi gen Z dibandingkan generasi sebelumnya. Sehingga, gen Z cenderung lebih memilih metode nonmedis sebagai langkah awal untuk memulihkan gejala masuk angin. Jika cara tersebut tidak efektif, mereka lebih memilih langsung berkonsultasi dengan dokter dan menggunakan obat resep dibandingkan dengan obat bebas maupun herbal.

Sekitar 60% responden memilih untuk banyak beristirahat dan mengonsumsi makanan yang membuat mereka nyaman selama sakit ringan. Selain itu, hampir setengah dari mereka memilih untuk mengonsumsi obat yang dijual bebas di pasaran.

Jakpat juga mengungkapkan obat apa yang paling sering digunakan oleh responden pada setiap penyakitnya. Untuk masuk angin, misalnya, 3 dari 5 responden mengaku mengonsumsi obat herbal saset. Ketika menyebutkan mereknya, 92% responden memilih Tolak Angin, disusul dengan Antangin dengan 60%, dan Bejo Bintang Toedjoe (27%).

baca juga

Kemudian untuk sakit kepala, 52% responden memilih Panadol, disusul Bodrex (45%) dan Paramex (34%). Terakhir yang juga cukup sering dialami, yaitu demam, 68% responden mengobatinya dengan obat generik Paracetamol, 39% responden mengonsumsi Panadol, dan 28% lainnya mengonsumsi Bodrex.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Mengatasi Migrain Tanpa Obat: Tips Jitu Dokter Ini Bisa Dicoba!

Cara Mengatasi Migrain Tanpa Obat: Tips Jitu Dokter Ini Bisa Dicoba!

Health | Senin, 12 Agustus 2024 | 16:25 WIB

Benarkah Daging Kucing Obat Diabetes? Heboh Bapak Kos di Semarang Makan Anabul Berkilah Agar Gula Darah Turun

Benarkah Daging Kucing Obat Diabetes? Heboh Bapak Kos di Semarang Makan Anabul Berkilah Agar Gula Darah Turun

Health | Jum'at, 09 Agustus 2024 | 10:52 WIB

Ingin Rutin Konsumsi Vitamin? Ini 3 Aturan Dasar yang Perlu Kamu Ketahui

Ingin Rutin Konsumsi Vitamin? Ini 3 Aturan Dasar yang Perlu Kamu Ketahui

Your Say | Senin, 05 Agustus 2024 | 19:58 WIB

Terkini

Link Cek Bansos Kemensos 2026, Bantuan PKH Tahap 4 Kapan Cair?

Link Cek Bansos Kemensos 2026, Bantuan PKH Tahap 4 Kapan Cair?

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:05 WIB

Lipstik Inez Apakah Tahan Lama? Intip Review Pembeli

Lipstik Inez Apakah Tahan Lama? Intip Review Pembeli

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:05 WIB

Dari Ruang Belajar Hingga Potensi Lokal, PNM Dukung Perempuan Pontianak Kembangkan Usaha

Dari Ruang Belajar Hingga Potensi Lokal, PNM Dukung Perempuan Pontianak Kembangkan Usaha

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:03 WIB

Saat Gen Z Bertemu 'Polisi Bahasa': Butuh Ruang Diskusi, Bukan Penghakiman

Saat Gen Z Bertemu 'Polisi Bahasa': Butuh Ruang Diskusi, Bukan Penghakiman

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Rekomendasi HP yang Sudah Support eSIM Terbaru: Praktis dan Bebas Repot Tanpa Kartu Fisik

Rekomendasi HP yang Sudah Support eSIM Terbaru: Praktis dan Bebas Repot Tanpa Kartu Fisik

Tekno | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:58 WIB

Gebrakan Mbah Condro! Polresta Solo Ungkap Jaringan Eksploitasi Anak, 14 Tersangka Diciduk

Gebrakan Mbah Condro! Polresta Solo Ungkap Jaringan Eksploitasi Anak, 14 Tersangka Diciduk

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:57 WIB

Sulawesi Selatan Jadi Sorotan: Kasus Kusta Tinggi, 10.000 Orang Diberi Obat

Sulawesi Selatan Jadi Sorotan: Kasus Kusta Tinggi, 10.000 Orang Diberi Obat

Sulsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:57 WIB

Ekspor Gas ke Singapura Dipangkas, Industri RI Ditantang Lebih Produktif

Ekspor Gas ke Singapura Dipangkas, Industri RI Ditantang Lebih Produktif

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:55 WIB

JAMAK Beri Masukan RUU Perampasan Aset: Negara Tak Boleh Suuzon ke Pejabat Kaya Mendadak

JAMAK Beri Masukan RUU Perampasan Aset: Negara Tak Boleh Suuzon ke Pejabat Kaya Mendadak

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:55 WIB

Karhutla Sulawesi Ancam Lukisan Tertua di Dunia, Usianya Hampir 68.000 Tahun

Karhutla Sulawesi Ancam Lukisan Tertua di Dunia, Usianya Hampir 68.000 Tahun

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:51 WIB

×