Mewabah di Afrika, Pakar Ungkap 9 Alasan Virus Mpox Lebih Sering Menyerang Anak-anak

M. Reza Sulaiman

Jum'at, 30 Agustus 2024 | 11:54 WIB
Mewabah di Afrika, Pakar Ungkap 9 Alasan Virus Mpox Lebih Sering Menyerang Anak-anak
Penularan monkeypox pada anak-anak. (Dok. Kolase/Shutterstock)

Suara.com - Kasus mpox alias monkeypox atau cacar monyet pada anak-anak semakin meningkat, terutama di negara-negara Afrika seperti Republik Demokratik Kongo dan Burundi. Apa pendapat pakar seputar penularan virus Mpox ini?

Data dari UNICEF menunjukkan bahwa lebih dari setengah kasus mpox di Kongo terjadi pada anak-anak, dengan hampir 80% kematian terkait penyakit ini juga dialami oleh mereka. Di Burundi, sekitar 60% kasus mpox terjadi pada anak-anak dan remaja di bawah 20 tahun, dan 21% dari mereka berusia di bawah lima tahun.

Mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara, Prof Tjandra Yoga Aditama, menjelaskan fenomena ini menimbulkan kekhawatiran global. Dalam keterangannya kepada Suara.com, Jumat (30/8/2024) ia menjelaskan terdapat setidaknya sembilan faktor utama yang menjelaskan peningkatan kasus mpox pada anak-anak.

1. Penularan Clade 1b Mpox yang Meluas ke Semua Kelompok

Umur Clade 1b dari virus mpox kini menunjukkan kemampuan menular ke berbagai kelompok umur, termasuk anak-anak. Ini berbeda dengan pola penyebaran sebelumnya yang lebih terbatas pada orang dewasa.

2. Konflik dan Pengungsian di Afrika

Beberapa negara di Afrika sedang dilanda konflik yang menyebabkan perpindahan penduduk secara masif. Pengungsian ini sering kali diikuti dengan masalah kesehatan, termasuk meningkatnya risiko penularan mpox.

3. Malnutrisi di Kalangan Anak

Malnutrisi menjadi salah satu faktor penting yang meningkatkan kerentanan anak-anak terhadap infeksi mpox. Kekurangan gizi melemahkan sistem imun, membuat anak-anak lebih rentan terhadap penyakit.

baca juga

4. Wabah Penyakit Lain yang Melanda

Selain mpox, negara-negara Afrika juga menghadapi berbagai wabah penyakit lain seperti kolera, polio, dan campak. Kondisi ini memperburuk situasi kesehatan dan meningkatkan risiko penyebaran mpox.

5. Rendahnya Cakupan Imunisasi

Beberapa negara di Afrika memiliki tingkat cakupan imunisasi yang rendah, sehingga banyak anak-anak tidak terlindungi dari berbagai penyakit, termasuk mpox.

6. Keterbatasan Fasilitas Kesehatan

Fasilitas pelayanan kesehatan yang terbatas, termasuk dalam hal diagnosis dan pengobatan, membuat penanganan kasus mpox menjadi sulit, terutama di daerah-daerah terpencil.

7. Rendahnya Kesadaran Kesehatan Masyarakat

Tingkat kesadaran kesehatan yang rendah di kalangan masyarakat, terutama dalam situasi sosial yang sulit, menjadi faktor yang memperparah penyebaran mpox.

8. Kontak Langsung Saat Bermain

Anak-anak cenderung bermain bersama dalam kelompok, yang memudahkan terjadinya kontak langsung dan penyebaran virus.

9. Kondisi Tempat Tinggal yang Sempit

Banyak anak-anak di Afrika tidur bersama di tempat tidur yang sempit dan berdesakan, meningkatkan kemungkinan penularan virus melalui kontak fisik yang erat.

Upaya Pengendalian dan Pencegahan

Negara seperti Kongo sedang mempertimbangkan vaksinasi bagi anak-anak dengan risiko tinggi sebagai bagian dari upaya pengendalian mpox. Selain itu, penting untuk memperkuat program imunisasi, meningkatkan fasilitas kesehatan, dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan.

"Tentu kita berharap agar mpox dapat dikendalikan di dunia, baik pada dewasa maupun anak-anak. Semoga rakyat dan bangsa kita -termasuk anak-anak- dapat terlindungi dari bahaya penyakit ini, dan untuk ini maka upaya yang terbaik perlu dilakukan," tutup pria yang juga menjabat sebagai Direktur Pascasarjana Universitas YARSI ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Siapkan Skrining, Apa Bedanya Keluhan Monkey Pox Dan Cacar Air?

Pemerintah Siapkan Skrining, Apa Bedanya Keluhan Monkey Pox Dan Cacar Air?

News | Jum'at, 30 Agustus 2024 | 10:18 WIB

Sama-Sama Timbulkan Ruam, Pahami Perbedaan Monkeypox dan Cacar Air

Sama-Sama Timbulkan Ruam, Pahami Perbedaan Monkeypox dan Cacar Air

Health | Kamis, 29 Agustus 2024 | 18:46 WIB

Tak Cuma Indonesia, China Mulai Ekspansi ke Pasar Otomotif Afrika

Tak Cuma Indonesia, China Mulai Ekspansi ke Pasar Otomotif Afrika

Otomotif | Kamis, 29 Agustus 2024 | 17:02 WIB

Terkini

Makin Brutal, Film Evil Dead Burn Makin Kehilangan Jiwa Horornya?

Makin Brutal, Film Evil Dead Burn Makin Kehilangan Jiwa Horornya?

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 14:40 WIB

Bauksit Salip Nikel, Investasi Hilirisasi Tembus Rp152,7 Triliun pada Kuartal II 2026

Bauksit Salip Nikel, Investasi Hilirisasi Tembus Rp152,7 Triliun pada Kuartal II 2026

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 14:38 WIB

Remaja Indonesia Hadapi Ancaman Kesehatan Mental, Kecemasan dan Depresi Jadi Temuan Utama

Remaja Indonesia Hadapi Ancaman Kesehatan Mental, Kecemasan dan Depresi Jadi Temuan Utama

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 14:34 WIB

5 Rekomendasi Toko Online Resmi Beli Sepatu Skechers Original, Dijamin Aslinya!

5 Rekomendasi Toko Online Resmi Beli Sepatu Skechers Original, Dijamin Aslinya!

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 14:34 WIB

Novel The Lions' Run, Kisah Anak Yatim yang Menantang Kekejaman Nazi

Novel The Lions' Run, Kisah Anak Yatim yang Menantang Kekejaman Nazi

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 14:30 WIB

Sunscreen Serum Itu Apa? Ini Kegunaan dan Cara Pakainya yang Benar agar Wajah Sehat Anti Kusam

Sunscreen Serum Itu Apa? Ini Kegunaan dan Cara Pakainya yang Benar agar Wajah Sehat Anti Kusam

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 14:25 WIB

Dubes Qatar untuk Indonesia yang Baru Temui Jokowi, Singgung Soal Kondisi Timur Tengah

Dubes Qatar untuk Indonesia yang Baru Temui Jokowi, Singgung Soal Kondisi Timur Tengah

Surakarta | Jum'at, 17 Juli 2026 | 14:25 WIB

7 Rekomendasi Toko Online HP Terpercaya dengan Garansi Resmi

7 Rekomendasi Toko Online HP Terpercaya dengan Garansi Resmi

Tekno | Jum'at, 17 Juli 2026 | 14:21 WIB

Nasib Emil Audero Menggantung di Italia, Hijrah ke Super League Juga?

Nasib Emil Audero Menggantung di Italia, Hijrah ke Super League Juga?

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 14:20 WIB

Tambang Ilegal di Jepara Ancam Cadangan Air, Warga Berisiko Krisis Air Bersih

Tambang Ilegal di Jepara Ancam Cadangan Air, Warga Berisiko Krisis Air Bersih

Jawa Tengah | Jum'at, 17 Juli 2026 | 14:15 WIB

×