5 Fakta dr ARL Dipalak Dokter Senior 40 Juta per Bulan, Diduga Dialami Semua PPDS

M Nurhadi

Senin, 02 September 2024 | 18:10 WIB
5 Fakta dr ARL Dipalak Dokter Senior 40 Juta per Bulan, Diduga Dialami Semua PPDS
Dokter Aulia Risma Lestari (instagram/undip.official)

Suara.com - Investigasi terhadap kasus bunuh diri dokter peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi Universitas Diponegoro Aulia Risma Lestari terus berlanjut. Fakta terbaru, diketahui Aulia “dipalak” seniornya hingga Rp40 juta setiap bulan. Berikut lima fakta mengenai almarhumah dr. Risma Aulia Lestari.

1 Dipalak Senior Hingga Rp40 Juta

Senioritas di dunia kedokteran dan kedokteran spesialis kini makin menjadi rahasia umum. Apalagi setelah terungkapnya dugaan kasus perundungan yang dialami dr Aulia, yang menjadi penyebab dirinya melakukan tindakan bunuh diri dengan menyuntikkan obat ke tubuhnya sendiri pertengahan Agustus 2024 lalu.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Mohammad Syahril mengungkapkan ada permintaan uang di luar biaya pendidikan yang berkisar Rp20 – Rp40 juta per bulan.

2. Terjadi Sejak Semester I

Syahril menambahkan, aliran dana di luar biaya pendidikan itu telah ditanggung Aulia sejak dirinya masih duduk di semester pertema atau dimulai Juli 2022. Biaya itu kabarnya digunakan untuk membayar penulis lepas yang mengerjakan naskah akademik senior, membayar office boy, hingga kebutuhan – kebutuhan senior di luar urusan akademik.

3. Diduga Menjadi Pemicu Depresi

Pengeluaran – pengeluaran di luar biaya akademis ini diduga menjadi awal pemicu depresi Aulia hingga memutuskan untuk mengakhiri hidup. Pengeluaran ini juga memberatkan keluarganya karena di luar prediksi sebelumnya. Bukti – bukti mengenai “pemalakan” lanjut Syahril telah diserahkan kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.

4. Menjadi Bendahara Angkatan

baca juga

Pengusutan aliran dana ini menjadi lebih kompleks karena Aulia juga ditunjuk sebagai bendahara angkatan. Tugasnya menerima pungutan dari teman – teman satu angkatan dari program Anestesi kemudian menyalurkannya untuk kebutuhan – kebutuhan non-akademik tersebut. Namun, dugaan bullying ini masih diinvestigasi lebih lanjut.

5. Tidak Bisa Mengundurkan Diri

Rektor Undip Suharnomo menyatakan Aulia Risma sempat ingin mundur dari PPDS Anestesi Undip. Namun sayang, keinginan itu tidak bisa dilakukan karena terkendala persyarakat administrasi beasiswa. Aulia merupakan penerima beasiswa pemerintah daerah karena statusnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di RSUD Kardinah Tegal.

Dia saat ini berstatus sebagai mahasiswa dengan tugas belajar. Apabila dirinya mundur, Aulia akan dikenai sejumlah denda yang nilainya mencapai Rp500 juta. Namun, dirinya dan keluarga tidak menyanggupi.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkes Minta Pelaku Pemalakan Dokter Risma Langsung Dipidanakan Agar Jera

Menkes Minta Pelaku Pemalakan Dokter Risma Langsung Dipidanakan Agar Jera

News | Senin, 02 September 2024 | 16:49 WIB

Menko PMK: Polisi Kantongi Bukti Bullying Di Kasus Dokter PPDS Undip Aulia Risma

Menko PMK: Polisi Kantongi Bukti Bullying Di Kasus Dokter PPDS Undip Aulia Risma

News | Senin, 02 September 2024 | 15:07 WIB

MISSER Team FK Undip Raih Penghargaan Internasional Bergengsi di Indonesian Inventors Day 2024

MISSER Team FK Undip Raih Penghargaan Internasional Bergengsi di Indonesian Inventors Day 2024

Your Say | Senin, 02 September 2024 | 13:45 WIB

Terkini

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

×