Jessica Iskandar Ungkap Alasan Jalani Program Hamil dengan Teknologi PGT-A, Ternyata Kurangi Risiko Ini

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 19 September 2024 | 12:29 WIB
Jessica Iskandar Ungkap Alasan Jalani Program Hamil dengan Teknologi PGT-A, Ternyata Kurangi Risiko Ini
Jessica Iskandar dan Vincent Verharg. (Dok. istimewa)

Suara.com - Kelainan kromosom terjadi akibat kesalahan pembelahan sel saat pembentukan sperma atau sel telur, menyebabkan bayi lahir dengan jumlah kromosom abnormal dan berisiko mengalami berbagai penyakit bawaan, seperti sindrom Down.

Hal ini juga yang membuat Jessica Iskandar memilih program bayi tabung dengan teknologi PGT-A di Morula IVF Surabaya untuk mengurangi risiko. Teknologi ini memungkinkan pemeriksaan genetik embrio sebelum ditanamkan untuk memastikan kromosom normal, mengurangi risiko keguguran, dan meningkatkan peluang kelahiran bayi sehat.

Dokter obgyn Morula IVF, Dr. Benediktus Arifin, menjelaskan bahwa kelainan kromosom seperti Down Syndrome (Trisomi 21), Sindrom Turner, Sindrom Klinefelter (XXY), dan Trisomi 13 (Sindrom Patau) dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan, termasuk keterlambatan perkembangan dan cacat bawaan.

Jessica Iskandar dan Vincent Verharg. (Dok. istimewa)
Jessica Iskandar dan Vincent Verharg. (Dok. istimewa)

"Mereka akan mengalami keterlambatan perkembangan intelektual dan fisik.Kelainan kromosom berikutnya yaitu Sindrom Turner," ujar pria yang akrab dipanggil dr Benny itu.

Faktor risiko meliputi usia ibu yang lebih dari 35 tahun, paparan zat berbahaya, konsumsi alkohol dan rokok, serta obesitas. Langkah-langkah pencegahan termasuk konsumsi asam folat, menghindari zat berbahaya, menjaga berat badan ideal, dan pemeriksaan kehamilan rutin.

Jessica dan suaminya, Vincent Verhaag, menggunakan PGT-A setelah beberapa kegagalan hamil alami. Dari lima embrio yang dihasilkan, satu embrio sehat ditanamkan, sementara yang lain disimpan. Jessica merasa yakin setelah mendapatkan penjelasan dari dokter.

“Awalnya aku sempat was-was, tapi setelah dijelaskan dokter tentang prosesnya, aku yakin ini jalan yang tepat. Prosesnya tidak menyakitkan dan berjalan lancar,” ungkap Jessica tentang pengalaman menjalani IVF dengan PGT-A.

Menurut Kepala TRB Morula IVF Surabaya, dr Jimmy Yanuar Annas SpOG Subs F.E.R, teknologi PGT-A memungkinkan kami menyeleksi embrio terbaik yang terhindar dari risiko kelainan kromosom.

"Ini memberi harapan baru bagi pasangan yang kesulitan memiliki anak," ujarnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Memilih Klinik Bayi Tabung? Pastikan Bersertifikasi RTAC, Program IVF Berstandar Internasional

Memilih Klinik Bayi Tabung? Pastikan Bersertifikasi RTAC, Program IVF Berstandar Internasional

Health | Senin, 16 September 2024 | 19:07 WIB

Moo Deng Si Bayi Kuda Nil di Kebun Binatang Thailand Jadi Primadona, Sayang Tak Semua Pengunjung Baik Padanya

Moo Deng Si Bayi Kuda Nil di Kebun Binatang Thailand Jadi Primadona, Sayang Tak Semua Pengunjung Baik Padanya

News | Senin, 16 September 2024 | 05:05 WIB

Pengakuan Kelam Bidan India: Dipaksa Membunuh Bayi Perempuan yang Baru Lahir

Pengakuan Kelam Bidan India: Dipaksa Membunuh Bayi Perempuan yang Baru Lahir

Video | Senin, 16 September 2024 | 13:05 WIB

Terkini

4 Shio yang Makin Hoki Setelah 20 September 2026, Hidup Lancar dan Sesuai Rencana

4 Shio yang Makin Hoki Setelah 20 September 2026, Hidup Lancar dan Sesuai Rencana

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 06:47 WIB

Review Plastic Beauty: Sisi Gelap Operasi Plastik yang Dikemas Brutal dan Realistis

Review Plastic Beauty: Sisi Gelap Operasi Plastik yang Dikemas Brutal dan Realistis

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 06:40 WIB

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 06:00 WIB

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

×