Cara Melakukan Puasa Intermiten, Populer Sebagai Metode Diet yang Cepat Turunkan Berat Badan

Vania Rossa

Jum'at, 18 Oktober 2024 | 19:50 WIB
Cara Melakukan Puasa Intermiten, Populer Sebagai Metode Diet yang Cepat Turunkan Berat Badan
Ilustrasi Puasa Intermiten (Freepik)

Suara.com - Intermittent fasting atau puasa Intermiten sedang populer karena dianggap merupakan salah satu satu metode diet yang bisa menurunkan berat badan dengan cepat. Tapi, tak sedikit yang belum tahu bagaimana cara melakukan puasa intermitten yang benar. Nah, supaya tak salah dalam menerapkan puasa intermiten, simak penjelasannya di bawah ini!

Berbeda dengan beberapa diet lain yang cenderung memiliki banyak aturan terkait jenis makanan yang harus dihindari, puasa intermiten justru tidak menekankan hal tersebut. Diet dengan metode intermitten tidak melarang untuk mengonsumsi jenis makanan atau minuman yang disuka atau diinginkan.

Metode yang digunakan dalam diet puasa ini lebih menjurus pada pengaturan waktu saja. Kapan kita boleh makan, dan kapan kita harus berhenti makan atau berpuasa. Metode diet ini secara umum menganjurkan seseorang untuk puasa makan selama 16 jam. 

Apa Itu Puasa Intermiten?

Puasa intermiten merupakan sebuah metode diet di mana kita menentukan waktu khusus untuk mengonsumsi makanan, serta waktu untuk melakukan pembatasan ataupun tidak makan sama sekali. Saat seseorang melakukan diet ini, maka penting untuk membatasi asupan makanan maupun kalori dalam jumlah tertentu. Sedangkan di waktu berikutnya, kita boleh makan seperti biasa dengan catatan tidak boleh berlebihan.

Apabila puasa umumnya tidak boleh makan dan minum sama sekali, pada metode diet ini kita masih boleh minum. Asalkan, minumannya tidak tinggi kalori seperti air mineral, kopi tanpa gula, dan teh tanpa gula. Selama jeda makan masih ada, kita juga boleh makan camilan selama masih dalam porsi yang wajar.

Cara Melakukan Puasa Intermiten

Cara melakukan puasa intermiten sebenarnya bermacam-macam. Berikut adalah beberapa metode puasa intermiten yang paling populer:

1. Puasa Intermiten Metode 16:8

baca juga

Dengan metode 16:8, kita dianjurkan untuk membatasi makan makanan yang mengandung kalori selama 8 jam per hari. Kemudian 16 jam sisanya kita harus berpuasa dengan tidak makan apapun namun boleh minum.

2. Puasa Intermiten Metode 5:2

Metode 5:2 berarti selama 5 hari, kita bisa makan secara normal dan tidak harus melakukan pembatasan kalori. Namun pada 2 hari berikutnya asupan kalori harus dibatasi menjadi seperempat kebutuhan harian. 

3. Puasa Intermiten Eat Stop Eat

Seperti  namanya, makan-berhenti-makan, itu berarti kita bisa pilih 1 atau 2 hari (tidak harus berturut-turut) untuk tidak makan sama sekali selama 24 jam. Sementara itu, sisa hari dalam satu minggu tersebut membolehkan kita makan seperti biasa dan sebaiknya tetap menjaga asupan. 

Manfaat Puasa Intermiten

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Mengurangi Makanan Manis saat Diet

Cara Mengurangi Makanan Manis saat Diet

Lifestyle | Kamis, 17 Oktober 2024 | 13:00 WIB

8 Potret Transformasi Aurel Hermansyah yang Susut 18 Kg, Seperti Apa Program Dietnya?

8 Potret Transformasi Aurel Hermansyah yang Susut 18 Kg, Seperti Apa Program Dietnya?

Lifestyle | Kamis, 17 Oktober 2024 | 11:40 WIB

Baru Awal Nikah, Rizky Febian Ungkap Beban Pertama Jadi Suami

Baru Awal Nikah, Rizky Febian Ungkap Beban Pertama Jadi Suami

Lifestyle | Rabu, 16 Oktober 2024 | 20:36 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×