Cara Melakukan Puasa Intermiten, Populer Sebagai Metode Diet yang Cepat Turunkan Berat Badan

Vania Rossa

Jum'at, 18 Oktober 2024 | 19:50 WIB
Cara Melakukan Puasa Intermiten, Populer Sebagai Metode Diet yang Cepat Turunkan Berat Badan
Ilustrasi Puasa Intermiten (Freepik)

Selain diklaim efektif untuk menurunkan berat badan, metode diet ini juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, di antaranya yaitu:

1. Menurunkan berat badan

Salah satu alasan puasa intermiten efektif menurunkan berat badan yaitu karena kolori yang dikonsumsi lebih sedikit. Bahkan saat memasuki periode puasa, tidak ada kalori sama sekali yang masuk ke dalam tubuh kita. Hal itu sudah sangat berpengaruh besar terhadap penurunan berat badan. 

2. Perubahan fungsi sel, hormon, dan gen

Ketika tubuh tidak makan atau sedang berpuasa, maka beberapa perubahan akan terjadi di tubuh. Seperti tubuh akan memulai proses perbaikan sel yang penting dan bisa mengubah kadar hormon agar lemak tubuh yang tersimpan lebih mudah diakses. Tak hanya itu, tingkat insulin di dalam darah juga akan turun secara signifikan, sehingga bermanfaat untuk pembakaran lemak. Kadar hormon pertumbuhan di dalam darah juga akan meningkat 5 kali lipat.

Di sisi lain, tubuh akan melakukan induksi proses perbaikan sel-sel penting, seperti membuang limbah dari sel. Bahkan, ada pula perubahan menguntungkan pada beberapa gen hingga molekul yang terkait dengan umur panjang serta perlindungan penyakit. 

3. Menurunkan risiko diabetes tipe 2

Manfaat puasa intermiten berikutnya adalah menurunkan risiko terkena diabetes tipe 2. Seperti yang diketahui, diabetes ini memiliki ciri kadar gula dalam darah yang tinggi. Dengan menjalankan diet ini, terbukti bermanfaat untuk resistensi insulin dan menurunkan kadar gula darah.

4. Mengurangi stres oksidatif

baca juga

Stres oksidatif adalah salah satu faktor yang bisa mempercepat penuaan dan risiko terjangkit penyakit kronis. Penyebabnya yaitu paparan radikal bebas yang merusak ke dalam sel dalam tubuh. Beberapa penelitian membuktikan bahwa puasa intermiten bisa meningkatkan daya tahan tubuh terhadap risiko stres oksidatif.

5. Meningkatkan metabolisme tubuh

Dijelaskan dalam situs kesehatan Healthline, bahwa puasa bisa meningkatkan level hormon sehingga lemak yang tersimpan di dalam tubuh menjadi lebih mudah dicerna. Salah satu hormon yang turut meningkat yakni human growth hormone (HGH). Nah,  meningkatnya hormon tersebut akan berdampak baik pada peningkatan metabolisme. Bahkan, hal ini juga dapat meningkatkan massa otot.

Itu dia penjelasan mengenai cara melakukan puasa intermiten beserta manfaat yang bisa didapat dengan metode diet yang sedang populer ini. Apakah kamu tertarik untuk mencobanya?

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Mengurangi Makanan Manis saat Diet

Cara Mengurangi Makanan Manis saat Diet

Lifestyle | Kamis, 17 Oktober 2024 | 13:00 WIB

8 Potret Transformasi Aurel Hermansyah yang Susut 18 Kg, Seperti Apa Program Dietnya?

8 Potret Transformasi Aurel Hermansyah yang Susut 18 Kg, Seperti Apa Program Dietnya?

Lifestyle | Kamis, 17 Oktober 2024 | 11:40 WIB

Baru Awal Nikah, Rizky Febian Ungkap Beban Pertama Jadi Suami

Baru Awal Nikah, Rizky Febian Ungkap Beban Pertama Jadi Suami

Lifestyle | Rabu, 16 Oktober 2024 | 20:36 WIB

Terkini

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri

Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:15 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB