Pola Tidur Pengaruhi Perilaku dan Emosi Anak? Ini Faktanya

Riki Chandra Suara.Com
Rabu, 13 November 2024 | 10:43 WIB
Pola Tidur Pengaruhi Perilaku dan Emosi Anak? Ini Faktanya
Ilustrasi seorang anak sedang tidur. [Dok.Antara]

Suara.com - Pola tidur teratur memiliki dampak positif terhadap perilaku anak dan kontrol emosional mereka. Hasil penelitian terbaru yang diterbitkan dalam Journal of Developmental and Behavioral Pediatrics menunjukkan bahwa konsistensi dalam waktu tidur lebih berpengaruh dibandingkan durasi atau kualitas tidur.

Menurut laporan yang dilansir Medical Daily, dikutip dari Antara pada Rabu (13/11/2024), anak-anak yang memiliki jadwal tidur konsisten lebih mampu mengendalikan emosi dan perilaku saat berinteraksi dengan orang lain atau ketika menghadapi stres.

"Anak-anak dengan waktu tidur yang konsisten umumnya dapat mengatur perilaku dan emosi mereka dengan lebih baik. Sebaliknya, anak-anak yang memiliki jam tidur tidak teratur cenderung lebih impulsif dan kurang mampu mengontrol diri," ujar Adwoa Dadzie, pemimpin studi tersebut.

Penelitian ini melibatkan 143 anak berusia enam tahun yang berpartisipasi dalam studi Penn State Intervention Nurses Start Infants Growing on Healthy Trajectories (INSIGHT).

Para peneliti memantau pola tidur anak-anak menggunakan monitor pergelangan tangan yang mencatat berbagai aspek tidur, termasuk waktu tidur, waktu bangun, titik tengah tidur, efisiensi tidur, dan durasi total tidur.

Selain itu, perilaku anak-anak dievaluasi melalui beberapa tugas untuk mengukur kemampuan mereka dalam mengendalikan diri. Salah satu tugas yang dilakukan adalah menempatkan mainan favorit anak dalam kotak terkunci dengan kunci yang tidak dapat digunakan, sehingga anak merasa frustrasi.

Para peneliti mengamati respons anak, seperti berbicara sendiri, mencoba kunci secara metodis, dan tanda-tanda frustrasi.

Dalam tugas lain, anak-anak diminta bekerja sama dengan orang tua untuk menyelesaikan proyek kerajinan. Respons mereka, seperti berbagi atau berperilaku kooperatif, dinilai sebagai tanda perilaku pro-sosial, sementara tindakan merusak atau melawan orang tua dianggap sebagai kecenderungan antisosial.

Hasil studi ini menyimpulkan bahwa anak-anak dengan variasi waktu tidur yang lebih sedikit—misalnya, hanya 20 menit per malam—menunjukkan pengendalian diri yang lebih baik dibandingkan anak-anak yang waktu tidurnya bervariasi hingga dua jam dalam seminggu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI