Mengenal Lebih Dekat Vaksin HPV: Manfaat, Efek Samping, dan Siapa Saja yang Perlu Mendapatkannya

Vania Rossa

Selasa, 26 November 2024 | 10:38 WIB
Mengenal Lebih Dekat Vaksin HPV: Manfaat, Efek Samping, dan Siapa Saja yang Perlu Mendapatkannya
Ilustrasi Vaksin HPV (Unsplash)

Suara.com - Vaksin HPV (Human Papillomavirus) telah menjadi perbincangan hangat dalam dunia kesehatan, terutama bagi perempuan. Vaksin ini terbukti efektif dalam mencegah berbagai jenis kanker, khususnya kanker serviks, yang menjadi salah satu pembunuh utama wanita di dunia.

HPV adalah singkatan dari Human Papillomavirus, yaitu sekelompok virus yang ditularkan melalui kontak seksual. Beberapa jenis HPV dapat menyebabkan kutil kelamin, sedangkan jenis lainnya dapat memicu pertumbuhan sel yang tidak normal dan berpotensi berkembang menjadi kanker, seperti kanker serviks, kanker anus, kanker vagina, dan kanker mulut.

Vaksinasi HPV telah menjadi salah satu program vaksinasi yang digenjot pemerintah Indonesia, yang bertujuan mencegah risiko kanker serviks pada wanita. Yuk, kenali lebih jauh apa itu vaksin HPV, termasuk manfaat, efek samping, dan siapa saja yang wajib mendapatkannya.

Mengapa Vaksin HPV Penting?

Vaksin HPV bekerja dengan cara melatih sistem kekebalan tubuh untuk mengenali dan melawan virus HPV. Dengan demikian, tubuh akan lebih siap untuk melawan infeksi HPV dan mencegah terjadinya perubahan sel yang dapat menyebabkan kanker.

Vaksin HPV untuk Siapa?

Vaksin HPV idealnya diberikan sebelum seseorang aktif secara seksual, yaitu pada usia 9-14 tahun. Hal ini karena vaksin ini akan lebih efektif dalam mencegah infeksi HPV terhadap seseorang yang belum terinfeksi. Namun, vaksin ini tetap aman dan efektif jika diberikan pada usia yang lebih tua. 

Dosis vaksin HPV yang diberikan dapat bervariasi tergantung pada usia seseorang yang akan divaksinasi. Berikut adalah rekomendasi dosis vaksin HPV sesuai dengan usia:

  • Untuk anak perempuan dan laki-laki yang menginjak usia 9–15 tahun, bisa diberikan vaksin HPV sebanyak 2 dosis dalam kurun waktu 6-12 bulan.
  • Untuk anak perempuan dan laki-laki berusia 16–45 tahun: bisa diberikan vaksin HPV sebanyak 3 dosis dalam kurun waktu 0, 1-2, dan 6 bulan.

Sebagai informasi, vaksin HPV tidak direkomendasikan untuk wanita hamil. Pasalnya, menurut studi klinis terkait keamanan vaksin HPV pada wanita hamil masih minim. Oleh sebab itu, wanita yang sedang hamil, disarankan untuk menunggu hingga melahirkan untuk mendapatkan vaksin ini.

Manfaat dan Indikasi Vaksinasi HPV

Vaksinasi HPV bisa dilakukan terhadap kelompok usia tertentu. Berikut adalah penjelasan kelompok penerima vaksin HPV:

• Anak-anak

Vaksin HPV akan bekerja lebih maksimal bila diberikan sebelum seseorang terpapar virus HPV, terutama usia anak-anak dan belum aktif secara seksual. Oleh sebab itu, vaksin HPV idealnya diberikan pada anak usia 9–14 tahun sebanyak 2 kali dengan jeda 6–12 bulan.

• Remaja dan dewasa

Vaksin HPV juga bisa diberikan kepada remaja atau orang dewasa yang belum menerima atau belum mendapatkan vaksin ini secara lengkap saat masih anak-anak. Sebagaimana diketahui, vaksin HPV dapat diberikan kepada remaja usia 15 tahun hingga orang dewasa yang berusia 26 tahun.

Menariknya, orang dewasa yang berusia 27–45 tahun juga bisa mendapatkan vaksin HPV. Namun pemberiannya perlu berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Selain itu, vaksin HPV dapat diberikan kepada orang yang sudah menikah dan aktif secara seksual.

Perlu diingat bahwa vaksin ini bukan menjadi alat pengganti kondom yang bisa melindungi tubuh dari infeksi menular seksual, seperti HIV dan hepatitis B.

Efek Samping Vaksin HPV

Berdasarkan laporan yang dirilis, sebagian besar orang yang telah menerima vaksin HPV tidak mengalami efek samping yang serius. Akan tetapi, seperti halnya vaksin lain, vaksin HPV bisa menyebabkan efek samping jika seseorang memiliki alergi pada bahan vaksin HPV. Berikut beberapa gejala alergi yang bisa muncul setelah vaksin:

  • Nyeri
  • Kemerahan, dan bengkak di area suntikan
  • Sakit kepala
  • Demam
  • Lemas
  • Nyeri otot atau sendi di tubuh.

Itulah uraian terkait vaksin HPV. Apabila Anda belum menerima vaksin ini sama sekali atau belum menerima secara lengkap, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter agar mendapat perlindungan terhadap kanker serviks.

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Efek Samping Vaksin HPV pada Anak SD: Apa yang Perlu Orang Tua Ketahui?

Efek Samping Vaksin HPV pada Anak SD: Apa yang Perlu Orang Tua Ketahui?

Your Say | Rabu, 11 September 2024 | 10:23 WIB

Kisah Menegangkan Cinta Ramlan Mati Suri Selama 3 Jam, Bertemu Sebuah Cahaya

Kisah Menegangkan Cinta Ramlan Mati Suri Selama 3 Jam, Bertemu Sebuah Cahaya

Entertainment | Selasa, 20 Agustus 2024 | 07:45 WIB

Ingin Terhindar dari Virus HPV? Lakukan Ini Sekarang Juga

Ingin Terhindar dari Virus HPV? Lakukan Ini Sekarang Juga

Health | Selasa, 06 Agustus 2024 | 15:13 WIB

Terkini

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 11:00 WIB

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:12 WIB

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:23 WIB