Mengenal Syndromic Testing, Optimasi Penanganan Pasien Diare

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 17 Desember 2024 | 17:53 WIB
Mengenal Syndromic Testing,  Optimasi Penanganan Pasien Diare
ilustrasi diare. (pixabay.com)

Suara.com - Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 mencatat bahwa prevalensi diare di Indonesia mencapai 4,3 persen, dengan kelompok usia di atas 75 tahun sebagai yang tertinggi (5,1 persen).

Data Global Burden of Disease 2016 juga mencatat diare sebagai 10 besar penyakit dengan beban kesehatan tertinggi secara global. Meski upaya pencegahan dilakukan, hasilnya masih belum merata karena langkah pencegahan yang belum optimal di berbagai daerah.

Dalam rangka meningkatkan penanganan diare, Perkumpulan Gastroenterologi Indonesia (PGI) bekerja sama dengan QIAGEN menyelenggarakan webinar bertajuk “Expert Meeting of Modern Diagnostics in Diarrhea Management” pada 15 Desember 2024. Diikuti 1.400 dokter, webinar ini membahas panduan terbaru manajemen diare di Indonesia, termasuk teknologi Syndromic Testing sebagai solusi diagnostik modern.

Ilustrasi diare. (Freepik)
Ilustrasi diare. (Freepik)

Teknologi PCR multipleks feses memungkinkan deteksi simultan hingga 23 patogen (bakteri, virus, parasit) dalam satu sampel. Teknologi ini sangat penting untuk kasus diare akut, kronis, atau persisten, khususnya pada pasien imunokompromais seperti penderita HIV/AIDS, kanker, dan autoimun.

“Systemic Testing membantu dokter menentukan pengobatan tepat berdasarkan penyebab utama diare, terutama pada pasien dengan kondisi tubuh yang lemah melawan infeksi," ujar Dr. dr. Hasan Maulahela, SpPD, K-GEH, Sekjen PB-PGI dalam keteranganya. 

Hasil yang akurat ini dapat mengurangi penggunaan antibiotik berlebihan dan mendukung pengambilan keputusan klinis yang lebih cepat. Teknologi ini kini telah tersedia di e-catalog dan di beberapa rumah sakit besar, baik pemerintah maupun swasta.

Prof. Ari Fahrial Syam, MD, PhD, MMB, FACP, FACG, menambahkan Syndromic Testing memberikan alternatif lebih efisien dibandingkan metode tradisional seperti kultur bakteri dan mikroskop.

Di tengah perkembangan teknologi, kesadaran hidup bersih tetap menjadi kunci utama mencegah diare. Prof. dr. Marcellus Simadibrata, SpPD, K-GEH, PhD, FACG, FASGE, penasihat PGI, menekankan pecncegahan dapat dimulai dari hal sederhana seperti mencuci tangan sebelum makan, menjaga kebersihan makanan, dan memastikan sumber air bersih, terutama di musim pancaroba seperti sekarang.

“Terutama di musim peralihan panas ke hujan seperti saat ini, kebersihan menjadi hal yang utama. Umumnya pencegahan diare dapat dilakukan dari hal sederhana mulai dari mencuci tangan setiap akan makan, kemudian menjaga sumber makanan dan sumber air tetap bersih agar terhindar dari penyakit diare”,

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diare Hingga Leptospirosis: 5 Penyakit Ini Mengancam Saat Banjir

Diare Hingga Leptospirosis: 5 Penyakit Ini Mengancam Saat Banjir

Health | Selasa, 17 Desember 2024 | 16:10 WIB

Hari AIDS Sedunia: Pentingnya Meningkatkan Akses Kesehatan dan Pencegahan HIV di Kalangan Generasi Muda

Hari AIDS Sedunia: Pentingnya Meningkatkan Akses Kesehatan dan Pencegahan HIV di Kalangan Generasi Muda

Health | Senin, 16 Desember 2024 | 19:34 WIB

Kenali Penyebab Eksim, IDI Kota Purworejo Bagikan Informasi Pengobatan

Kenali Penyebab Eksim, IDI Kota Purworejo Bagikan Informasi Pengobatan

Health | Sabtu, 14 Desember 2024 | 12:42 WIB

Terkini

BGN Larang Siswa Bawa Pulang MBG: Makanan Tak Terpantau Bisa Berujung Keracunan

BGN Larang Siswa Bawa Pulang MBG: Makanan Tak Terpantau Bisa Berujung Keracunan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:20 WIB

Tahan Beli, Harga Emas Antam Lagi Naik Jadi Rp2,71 Juta/Gram Hari Ini

Tahan Beli, Harga Emas Antam Lagi Naik Jadi Rp2,71 Juta/Gram Hari Ini

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:17 WIB

Ambisi Lampung Menjadi Raja Gula: 13 Ribu Hektare Lahan Tebu Baru Disiapkan

Ambisi Lampung Menjadi Raja Gula: 13 Ribu Hektare Lahan Tebu Baru Disiapkan

Lampung | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:15 WIB

Ini Penulisan Ucapan Dirgahayu dan HUT Ke-81 RI yang Benar, Jangan Sampai Keliru!

Ini Penulisan Ucapan Dirgahayu dan HUT Ke-81 RI yang Benar, Jangan Sampai Keliru!

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:11 WIB

Putuskan Hengkang dari JYP Entertainment, Jeongyeon: TWICE Pusat Hidup Saya

Putuskan Hengkang dari JYP Entertainment, Jeongyeon: TWICE Pusat Hidup Saya

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:10 WIB

Minta Doa Sebelum Dakwaan Dibacakan, Gus Yaqut: Semua yang Baik Akan Kelihatan

Minta Doa Sebelum Dakwaan Dibacakan, Gus Yaqut: Semua yang Baik Akan Kelihatan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:04 WIB

Gempar! Pasar Balangan Sleman Mendadak Ramai, Penampilan Jathilan Jadi Magnet Warga

Gempar! Pasar Balangan Sleman Mendadak Ramai, Penampilan Jathilan Jadi Magnet Warga

Jogja | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Usaha Mencintai Hidup: Belajar Bangkit Ketika Hidup Tak Lagi Seperti Dulu

Usaha Mencintai Hidup: Belajar Bangkit Ketika Hidup Tak Lagi Seperti Dulu

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Izin Tambang Galian C di Luwu Disorot: Warga Tak Dilibatkan, DPRD Turun Tangan

Izin Tambang Galian C di Luwu Disorot: Warga Tak Dilibatkan, DPRD Turun Tangan

Sulsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:55 WIB

Rupiah Melempem, Dolar AS Naik ke Level Rp17.801

Rupiah Melempem, Dolar AS Naik ke Level Rp17.801

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:55 WIB

×