Tanda-tanda Fisik Perokok Aktif yang Mudah Dikenali, Gigi Hitam dan Berisiko Kanker Mulut?

Riki Chandra | Suara.com

Senin, 03 Februari 2025 | 18:58 WIB
Tanda-tanda Fisik Perokok Aktif yang Mudah Dikenali, Gigi Hitam dan Berisiko Kanker Mulut?
Ilustrasi rokok (Pixabay/NoblePrime)

Suara.com - Perokok aktif atau orang yang biasa merokok memiliki tanda-tanda fisik yang dapat terlihat kasat mata. Apalagi, mereka pengguna rokok konvensional yang dibakar.

Fakta itu diungkapkan oleh praktisi kesehatan, dr Arifandi Sanjaya. "Dari tar dan karbon monoksida, kondisi gigi dan mulut perokok bisa mengalami permasalahan seperti noda kehitaman, sering mengalami sariawan, hingga peningkatan risiko kanker mulut," ujar Arifandi Sanjaya, Senin (3/2/2025).

Dokter yang juga dikenal sebagai kreator konten kesehatan dengan akun @badassdoctor ini menjelaskan bahwa rokok konvensional yang dibakar dapat menyebabkan perubahan warna pada gigi, gusi, dan bibir.

Panas yang dihasilkan dari proses pembakaran membuat tar menempel di organ sekitar mulut, sehingga warna asli bibir dan gigi berubah menjadi lebih gelap.

Selain itu, dampak paling cepat dari merokok terlihat pada paru-paru. Efek buruknya langsung terasa karena paparan tar dan karbon monoksida.

Untuk mengurangi risiko tersebut, muncul alternatif produk tembakau dengan konsep Tobacco Harm Reduction (THR), salah satunya vape. Produk ini menghilangkan proses pembakaran sehingga tidak menghasilkan tar dan karbon monoksida yang berbahaya.

"Perbedaan mendasar dari rokok konvensional dan vape adalah suhu yang digunakan. Pembakaran menghasilkan suhu tinggi yang menyebabkan lebih banyak residu berbahaya. Sementara, produk THR menggunakan proses pemanasan dengan suhu lebih rendah, sehingga kandungan zat berbahayanya berkurang hingga 98 persen," jelasnya.

Arifandi Sanjaya mengatakan, uap dari produk THR masih bisa ditoleransi oleh paru-paru karena bentuknya menyerupai uap air. Tubuh juga memiliki mekanisme untuk mengeluarkan zat tersebut melalui sistem kekebalan tubuh. Namun, meski risikonya lebih rendah, kandungan nikotin dalam uap tetap berbahaya, termasuk bagi perokok pasif yang ikut menghirupnya.

"Nikotin berbahaya bagi anak-anak, terutama balita, karena dapat mengganggu pertumbuhan otak dan tulang. Oleh karena itu, meskipun dianggap lebih rendah risiko, penggunaannya tetap harus memperhatikan etika dan tidak boleh digunakan sembarangan, terutama di sekitar anak-anak," tambahnya.

Sebagai solusi, produk THR bisa digunakan sebagai metode untuk mengurangi kecanduan merokok secara bertahap. Dengan mengurangi jumlah konsumsi rokok dalam sehari dan beralih ke produk THR, perokok memiliki peluang lebih besar untuk berhenti sepenuhnya dari kedua jenis produk tersebut. (antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Jadi Penjual Rokok Terbanyak ASEAN, Dokter Paru Ingatkan Dampak Serius Bagi Kesehatan

Indonesia Jadi Penjual Rokok Terbanyak ASEAN, Dokter Paru Ingatkan Dampak Serius Bagi Kesehatan

News | Selasa, 03 Februari 2026 | 13:58 WIB

Benarkah Tembakau Alternatif jadi Jalan Keluar Kebiasaan Merokok?

Benarkah Tembakau Alternatif jadi Jalan Keluar Kebiasaan Merokok?

Bisnis | Kamis, 29 Januari 2026 | 06:53 WIB

Menkes Budi: Cowok Perokok Red Flag, Perempuan Bakal Tanggung Risiko Kanker

Menkes Budi: Cowok Perokok Red Flag, Perempuan Bakal Tanggung Risiko Kanker

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 08:11 WIB

4 Pilihan Mouth Spray untuk Perokok, Murah dan Ampuh Hilangkan Bau Rokok

4 Pilihan Mouth Spray untuk Perokok, Murah dan Ampuh Hilangkan Bau Rokok

Lifestyle | Sabtu, 27 Desember 2025 | 20:42 WIB

5 Rekomendasi Serum untuk Mencerahkan Bibir Gelap bagi Perokok Aktif

5 Rekomendasi Serum untuk Mencerahkan Bibir Gelap bagi Perokok Aktif

Lifestyle | Selasa, 02 Desember 2025 | 15:12 WIB

5 Lip Serum untuk Mencerahkan Bibir Gelap bagi Perokok Aktif, Harga Mulai Rp18.000

5 Lip Serum untuk Mencerahkan Bibir Gelap bagi Perokok Aktif, Harga Mulai Rp18.000

Lifestyle | Selasa, 04 November 2025 | 14:41 WIB

Bau Rokok Nempel di Baju? Stop Asal Semprot Parfum! Ini Trik Rahasianya

Bau Rokok Nempel di Baju? Stop Asal Semprot Parfum! Ini Trik Rahasianya

Lifestyle | Rabu, 27 Agustus 2025 | 22:44 WIB

Gibran Balas DPR yang Minta Gerbong Perokok di Kereta: Tak Sinkron dengan Program Kesehatan Prabowo

Gibran Balas DPR yang Minta Gerbong Perokok di Kereta: Tak Sinkron dengan Program Kesehatan Prabowo

News | Minggu, 24 Agustus 2025 | 16:50 WIB

Terobosan atau Kemunduran? DPR Usulkan Gerbong Merokok di Kereta Api, Nasib Penumpang Lain?

Terobosan atau Kemunduran? DPR Usulkan Gerbong Merokok di Kereta Api, Nasib Penumpang Lain?

News | Sabtu, 23 Agustus 2025 | 21:35 WIB

Usulan Smoking Room di Kereta Tuai Kritikan, Nasim Khan PKB: Sembunyi Merokok di Toilet Lebih Bahaya

Usulan Smoking Room di Kereta Tuai Kritikan, Nasim Khan PKB: Sembunyi Merokok di Toilet Lebih Bahaya

News | Sabtu, 23 Agustus 2025 | 10:14 WIB

Terkini

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB