Hotman Paris Sampai Dilarikan ke RS, Ini Pertolongan Pertama Jika Digigit Berang-Berang

Baehaqi Almutoif

Selasa, 25 Februari 2025 | 10:09 WIB
Hotman Paris Sampai Dilarikan ke RS, Ini Pertolongan Pertama Jika Digigit Berang-Berang
Ilustrasi Otter atau Berang-berang (wikipedia/bernard landgraf)

Suara.com - Pengacara kondang Hotman Paris membagikan kabar mengejutkan. Dia harus dilarikan ke rumah sakit yang ada di Singapura.

Hotman Paris harus mendapat perawatan usai sebelumnya dikabarkan digigit berang-berang.

Dalam unggahannya di Instagram, Hotman mengaku digigit berang-berang saat berenang beberapa waktu lalu.

"Kejadiannya berawal dari tanggal delapan pagi, saya berenang dengan berang-berang jam 4 Subuh, tapi salah satu berang-berang binatang peliharaan saya menggigit tangan saya," ketik Hotman Paris melalui unggahannya dikutip.

Bahaya Digigit Berang-Berang

Sebenarnya berang-berang termasuk hewan yang jarang menyerang manusia. Kecuali sang hewan merasa terancam atau dalam kondisi seperti melindungi anak-anaknya atau teritorialnya.

Selain itu, bisa juga berang-berang memberikan gigitan sebagai tanda kasih sayang semisal mengajak satu sama lain untuk bermain.

Namun demikian, gigitan berang-berang tidak bisa dianggap remeh. Seorang nelayan di Belarusia ada yang meninggal karenanya.

Insiden tersebut terjadi pada 2013, nelayan asal Belarusia mengalami pendarahan hebat usai digigit berang-berang yang memutus arteri pahanya.

Digigit berang-berang bisa terindikasi penyakit rabies. Centers for Disease Control and Prevention pemerintah Amerika Serikat dalam sebuah artikel menuliskan terbuka kemungkinan mamalia dipelihara sekalipun dapat membawa rabies.

Karena itu, disarankan untuk memberikan vaksinasi terhadap hewan secara rutin.

Selain menyebabkan rabies, gigitan hewa seperti berang-berang juga bisa menimbulkan infeksi akibat kuman atau bakteri.

Bagi yang mendapat gigitan bintang, seperti berang-berang, tak perlu khawatir. Ada beberapa langkah pertolongan pertama yang bisa dilakukan.

Pertolongan Pertama Digigit Berang-Berang

Melansir dari laman Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), menyarankan untuk tidak panik saat menangani luka gigitan binatang. Kemudian kenali keparahan luka, dan melakukan tindakan untuk mencegah tidak semakin parah.

Berikut ini langkah pertolongan pertama luka pada gigitan binatang:

- Luka ringan

Penting untuk mengetahui seberapa parah luka bekas gigitan untuk memberikan penanganan yang tepat. Jika itu kecil, tidak dalam, dan tak menimbulkan perdarahan, maka bisa hanya dengan membersihkannya dengan air yang mengalir dan sabun.

Lalu berikan cairan antiseptik, bisa povidone iodine atau alkohol 70 persen. Selanjutnya tutup dengan kasa bersih.

- Luka dalam

Hewan memiliki gigi atau kuku yang tajam, sehingga memungkinkan untuk terjadi luka dalam dan pendarahan. Langkah yang bisa dilakukan pertama dengan membersihkan luka dan menekannya untuk menghentikan pendarahan, sembari mencari pertolongan medis.

- Luka yang terinfeksi

Luka akibat gigitan atau cakaran hewan memang tidak bisa langsung bisa dirasakan. Biasanya, baru diketahui setelah 6-8 jam setelah kejadian.

Untuk mencegahnya, terus jaga kebersihan luka. Setidaknya 6 jam pertama. Namun,
jika luka gigitan berubah menjadi bengkak, nyeri, kemerahan, dan bernanah, segera bawa untuk mendapatkan perawatan medis. Biasanya jika terjadi kondisi ini akan disarankan untuk menggunakan antibiotik.

- Rabies

Rabies disebabkan oleh virus yang ditularkan melalui air liur. Untuk mencegahnya, maka bersihkan luka dengan air bersih mengalir dan sabut. Berikan antiseptik di luka tersebut,

Pemberian pertolongan medis tetap dibutuhkan untuk mencegah bertambah parah. Pemberian vaksin rabies dan juga serum anti rabies akan dipertimbangkan oleh dokter.

Luka Gigitan Hewan yang Harus Dibawa ke Dokter

- Luka dengan perdarahan yang tidak berhenti walaupun sudah ditekan
- Luka lebar dan dalam
- Luka terinfeksi (membutuhkan antibiotik)
- Jumlah luka multipel
- Luka di daerah wajah dan leher
- Luka kotor

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Firdaus Oiwobo Minta Maaf, Hotman Paris Malah Menudingnya Pengecut

Firdaus Oiwobo Minta Maaf, Hotman Paris Malah Menudingnya Pengecut

Entertainment | Senin, 24 Februari 2025 | 22:00 WIB

Kondisinya Sudah Membaik, Hotman Paris Ungkap Penyebab Dirinya Tiba-tiba Sakit

Kondisinya Sudah Membaik, Hotman Paris Ungkap Penyebab Dirinya Tiba-tiba Sakit

Entertainment | Selasa, 25 Februari 2025 | 09:00 WIB

Dirawat di Rumah Sakit Singapura, Hotman Paris Ungkap Harga Kamar Per Malam Capai Ratusan Juta Rupiah

Dirawat di Rumah Sakit Singapura, Hotman Paris Ungkap Harga Kamar Per Malam Capai Ratusan Juta Rupiah

Entertainment | Selasa, 25 Februari 2025 | 08:45 WIB

Terkini

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB

Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial

Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 11:00 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB