Sedih! Dokter Cerita: Istri Sakit Jantung, Suami Malah Bawa ke Psikiater

Rabu, 26 Februari 2025 | 06:30 WIB
Sedih! Dokter Cerita: Istri Sakit Jantung, Suami Malah Bawa ke Psikiater
Konsultan Intervensi Jantung dan Aritmia Eka Hospital BSD, dr. Ignatius Yansen Ng, MD, FIHA, FAsCC, FAPSC saat menjelaskan kondisi aritmia di Jakarta Selatan beberapa waktu lalu (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

Suara.com - Kesadaran masyarakat tentang gangguan irama jantung alias aritmia ternyata masih rendah. Ini dibuktikan dari cerita dokter yang mendapati pasiennya lebih dulu dibawa ke psikiater karena dianggap sebagai kecemasan alias anxiety.

Cerita ini dibagikan langsung Konsultan Intervensi Jantung dan Aritmia Eka Hospital BSD, dr. Ignatius Yansen Ng, MD, FIHA, FAsCC, FAPSC saat bertemu dengan awak media beberapa waktu lalu. Ia bercerita awalnya pasien mengeluh alami jantung berdebar kencang beberapa kali.

Tapi sayangnya sang suami tidak percaya istrinya mengalami gangguan jantung, bahkan meyakini istrinya sedang sensitif hingga overthinking yang membuat jantungnya berdebar kencang.

"Sampai dibawa ke psikiater, karena kenapa, setiap kali dibawa ke dokter jantung, bilangnya normal, kenapa? Karena pada saat tidak kejadian ke dokter jantungnya. Pas lagi berdebar, misalnya tadi malam, atau minggu lalu, pada saat dibawa ke dokternya, sudah tidak berdebar lagi," ujar dr. Ignatius dalam acara Media Gathering Eka Hopital.

Kondisi jantung berdebar kencang tiba-tiba ini sayangnya saat dibawa ke dokter jantung, debaran itu kembali tidak muncul. Hasilnya, kejadian ini membuat dokter menyimpulkan tidak ada masalah pada pasien tersebut.

Namun di saat serangan jantung berdebar kencang muncul, dan meminta sang suami memeriksa hingga diketahui detak jantung mencapai 200 kali per menit. Pada saat itu barulah sang suami percaya.

"Tapi akhirnya suatu kali ketika dia lagi berdebar nih, suaminya disuruh pegang nadinya, benar, 200 kali per menit," ungkapnya.

Dibawa ke saya, baru akhirnya dilakukan pemeriksaan listrik jantung dan diablasi, oh ternyata benar ada gangguan irama jantung.

Kondisi ini menurut dr. Ignatius banyak dialami masyarakat Indonesia yang belum sadar mengalami aritmia atau detak jantung tidak teratur. Bisa terlalu cepat atau terlalu lambat.

Baca Juga: Kebiasaan Sepele Tapi Bisa Bikin Kena Penyakit Jantung

Masyarakat harus ingat jika jantung berdebar tanpa sebab, seperti sedang makan, tidur atau bahkan sedang terdiam padahal tidak melakukan aktivitas berat seperti olahraga, maka segera periksakan diri ke dokter.

"Dibawa ke saya, baru akhirnya dilakukan pemeriksaan listrik jantung dan diablasi, oh ternyata benar ada gangguan irama jantung," jelasnya.

Fenomena ini belum sepenuhnya dikenali masyarakat, hasilnya banyak yang mengaitkan kondisi ini dengan masalah kesehatan mental seperti anxiety atau kecemasan berlebih, hingga khawatir berlebihan.

"Ternyata sebagian itu under diagnosed dan banyak malah yang datangnya ke tempat lain, ke psikiater atau ke psikolog, karena merasa berdebarnya itu karena cemas berlebih, karena anxiety, atau apa macemnya, gitu," jelas dr. Ignaius.

Inilah sebabnya tidak jarang dokter yang berpraktik di My Cardia itu kerap menyarankan orang mengenakan smartwatch untuk mendeteksi jantung berdebar kencang atau melemah karena aritmia.

Aritmia jantung adalah gangguan pada impuls listrik yang memiliki tugas mengatur detak jantung. Akibatnya jantung berdetak terlalu cepat, lambat atau tidak beraturan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI