Dugaan Malpraktik Dokter Senior RSCM, Terancam Karier Tamat Hingga Penjara 5 Tahun

M Nurhadi

Sabtu, 28 Juni 2025 | 13:24 WIB
Dugaan Malpraktik Dokter Senior RSCM, Terancam Karier Tamat Hingga Penjara 5 Tahun
Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta. [Antara]

Suara.com - Kasus dugaan malpraktik yang melibatkan seorang bayi berinisial J dan dokter senior yang sudah bergelar profesor ahli gastro-hepatologi anak berinisial P di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Cipto Mangunkusumo (RSCM) kini tengah menjadi perhatian publik. Orang tua J, Adam Harits, mengungkapkan bahwa putranya mengalami kebocoran usus parah setelah menjalani prosedur endoskopi. Kondisi ini membuat J harus dirawat intensif selama lebih dari satu bulan dan menjalani empat kali operasi.

Menurut penuturan Adam dalam keterangan resminya, dokter P menyarankan tindakan endoskopi tanpa pemeriksaan mendalam, bahkan dengan ucapan yang tidak pantas. Setelah endoskopi kedua, kondisi J memburuk hingga mengalami kebocoran usus, yang berujung pada komplikasi serius seperti sepsis berat dan gagal organ.

Adam Harits telah melaporkan kasus ini ke Majelis Disiplin Profesi (MDP). Pihak RSCM telah mengonfirmasi bahwa dokter P adalah staf mereka dan menyatakan akan menghormati proses hukum yang berlaku. Saat ini, Konsil Kesehatan Indonesia (KKI) masih menunggu hasil sidang dari MDP sebelum mengambil keputusan terkait izin praktik dokter tersebut.

Mengenal Majelis Disiplin Profesi (MDP): Fungsi, Syarat Pengaduan, dan Sanksi 

Melansir laman resmi KKI, MDP adalah sebuah majelis yang dibentuk untuk menegakkan disiplin di kalangan tenaga medis dan kesehatan. Keberadaan MDP sangat penting untuk menjaga kualitas pelayanan dan melindungi hak pasien. Pasien atau keluarga yang merasa dirugikan oleh tindakan tenaga medis atau kesehatan dapat mengajukan pengaduan ke MDP.

Fungsi Utama MDP: 

  • Menerima dan Memverifikasi Pengaduan: MDP bertugas menerima dan memeriksa keabsahan setiap pengaduan terkait dugaan pelanggaran disiplin profesi.
  • Memeriksa Pelanggaran: Melakukan investigasi mendalam terhadap pengaduan yang masuk.
  • Menentukan Pelanggaran: Menilai apakah ada atau tidaknya pelanggaran disiplin yang dilakukan oleh tenaga medis atau kesehatan.
  • Mengambil Putusan dan Menentukan Sanksi: Setelah terbukti, MDP akan memberikan putusan dan menetapkan sanksi yang sesuai.
  • Memberikan Rekomendasi: Memberikan rekomendasi terkait dugaan tindakan melanggar hukum kepada pihak berwenang.
     

Syarat Mengajukan Pengaduan ke MDP: 

Untuk mengajukan pengaduan, pelapor harus menyertakan informasi lengkap, yaitu:

  • Identitas pengadu.
  • Nama, alamat tempat praktik, dan waktu tindakan medis atau kesehatan dilakukan.
  • Alasan pengaduan yang jelas.
     

Jenis Sanksi Disiplin dari MDP:

Jika tenaga medis atau kesehatan terbukti melakukan pelanggaran disiplin, MDP dapat menjatuhkan beberapa jenis sanksi, yaitu:

  • Peringatan tertulis.
  • Kewajiban mengikuti pendidikan atau pelatihan di institusi pendidikan kesehatan atau rumah sakit terdekat.
  • Penonaktifan Surat Tanda Registrasi (STR) untuk sementara waktu.
  • Rekomendasi pencabutan Surat Izin Praktik (SIP).

Lebih jauh, malpraktik yang dilakukan oleh Dokter P di RSCM ini bisa dipidana, terutama jika kelalaian atau kesalahan dalam tindakan medis mengakibatkan kerugian serius bagi pasien, seperti luka berat atau kematian. Tindakan malpraktik dapat dikenakan sanksi pidana dan perdata, setelah melalui rekomendasi dari Majelis Kehormatan Disiplin Kedokteran Indonesia (MKDKI). 

Pasal-pasal dalam KUHP yang relevan dengan malpraktik meliputi Pasal 359 (kelalaian yang menyebabkan kematian) dan Pasal 360 (kelalaian yang menyebabkan luka berat atau cacat). Pasal 359 KUHP mengatur hukuman bagi seseorang yang karena kelalaiannya menyebabkan kematian orang lain, dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun atau kurungan paling lama 1 tahun. Sementara itu, Pasal 360 KUHP mengatur hukuman untuk kelalaian yang menyebabkan luka berat atau cacat pada orang lain, dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun atau kurungan paling lama 1 tahun, serta denda yang bisa dijatuhkan. 

Selain itu, Dokter P yang memiliki gelar profesor dan spesialis anak ini juga bisa dituntut secara perdata untuk memberikan ganti rugi kepada korban atas kerugian yang dialami. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Wanita Diduga jadi Korban Malpraktik Imbas Operasi Hidung, Klinik di Jaktim Dilaporkan ke Polisi

3 Wanita Diduga jadi Korban Malpraktik Imbas Operasi Hidung, Klinik di Jaktim Dilaporkan ke Polisi

News | Rabu, 14 Mei 2025 | 19:04 WIB

Viral Selebgram Overdosis Anestesi, Apa Saja yang Perlu Diperhatikan saat Memilih Klinik Kecantikan?

Viral Selebgram Overdosis Anestesi, Apa Saja yang Perlu Diperhatikan saat Memilih Klinik Kecantikan?

Lifestyle | Jum'at, 02 Mei 2025 | 18:39 WIB

IDAI Kritik Kemenkes Mutasi dr Piprim dari RSCM: Menurunkan Kualitas Subspesialis Kardiologi Anak

IDAI Kritik Kemenkes Mutasi dr Piprim dari RSCM: Menurunkan Kualitas Subspesialis Kardiologi Anak

News | Selasa, 29 April 2025 | 21:55 WIB

Kronologi Karyawan PT Chang Shin Karawang Meninggal Dunia Pasca Kecelakaan, Diduga Malpraktik

Kronologi Karyawan PT Chang Shin Karawang Meninggal Dunia Pasca Kecelakaan, Diduga Malpraktik

Bisnis | Kamis, 24 April 2025 | 16:00 WIB

Selamat Jalan Hotma Sitompul: Jejak Karir Sang Advokat Kondang

Selamat Jalan Hotma Sitompul: Jejak Karir Sang Advokat Kondang

Video | Rabu, 16 April 2025 | 15:14 WIB

Kampus Muhammadiyah Dilarang 'Obral' Gelar Profesor Kehormatan, Abdul Mu'ti Ungkap Alasannya

Kampus Muhammadiyah Dilarang 'Obral' Gelar Profesor Kehormatan, Abdul Mu'ti Ungkap Alasannya

News | Minggu, 13 April 2025 | 11:25 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB