Rahasia Lidah Buaya Terungkap: Bagaimana Kualitasnya Harus Dijaga dari Ladang Hingga Produk Akhir?

Dinda Rachmawati

Rabu, 23 Juli 2025 | 15:47 WIB
Rahasia Lidah Buaya Terungkap: Bagaimana Kualitasnya Harus Dijaga dari Ladang Hingga Produk Akhir?
Rahasia Lidah Buaya Terungkap: Bagaimana Kualitasnya Dijaga dari Ladang Hingga Produk Akhir?

Suara.com - Lidah buaya atau aloe vera bukan sekadar tanaman hijau berduri yang tumbuh di pekarangan rumah. Tanaman ini telah menjadi salah satu bahan herbal paling populer dan serbaguna di dunia, dikenal luas karena manfaat kesehatannya yang luar biasa. 

Dari minuman fungsional, suplemen nutrisi, hingga produk perawatan kulit, aloe vera terus menjadi bahan andalan dalam industri kesehatan dan kebugaran global.

Namun, di balik popularitasnya, ada tantangan besar yang harus dihadapi: menjaga kualitas dan keamanan lidah buaya secara konsisten di seluruh produk. 

Variasi dalam cara tanam, panen, hingga proses pengolahan dapat memengaruhi kandungan kimia di dalamnya. Inilah mengapa kontrol kualitas berbasis sains menjadi sangat penting dalam produksi bahan herbal ini.

“Mengingat popularitasnya, kualitas dan keamanan produk yang mengandung lidah buaya menjadi sangat penting,” ujar Gary Swanson, Senior Vice President of Global Quality Assurance and Control di Herbalife.

“Variasi dalam budidaya, panen, dan pengolahan dapat memengaruhi komposisi kimia bahan lidah buaya, sehingga menuntut protokol pengujian yang kuat dan ilmiah untuk memastikan kualitas produk yang konsisten,” tambah dia.

Fokus pada Senyawa Kritis: Antraquinon

Salah satu senyawa penting yang harus dipantau dalam lidah buaya adalah antraquinon, termasuk aloin A, aloin B, dan aloe-emodin.

Senyawa ini alami terdapat pada lateks tanaman lidah buaya dan dapat menimbulkan efek biologis yang signifikan. Karena itu, regulasi internasional menuntut produsen untuk memantau kandungan ini dengan cermat.

Herbalife telah lama menggunakan metode analitik canggih berbasis High-Performance Liquid Chromatography (HPLC) untuk memastikan keamanan produk lidah buaya mereka.

Metode ini bukan sekadar prosedur laboratorium internal, namun telah divalidasi secara global. Dalam studi lintas laboratorium yang melibatkan delapan laboratorium independen, HPLC terbukti akurat, tahan lama, dan dapat direproduksi di berbagai lingkungan pengujian. 

Karena ketepatannya, metode ini telah ditetapkan sebagai Metode Resmi AOAC 2016.09, menunjukkan bahwa teknik ini memenuhi standar internasional.

“Selain menggunakan HPLC untuk analisis aloin, kami juga menggunakan spektrometri resonansi magnetik nuklir proton (NMR) untuk mengonfirmasi identitas molekuler dan kemurnian bahan lidah buaya,” jelas Gary.

“Metode ini memungkinkan verifikasi mendalam di luar sertifikasi pemasok biasa,” ungkap dia.

Dari Ladang ke Laboratorium: Pendekatan "Seed to Feed"

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waduh! Masih Pagi Kualitas Udara Jakarta Terburuk Ketiga di Dunia

Waduh! Masih Pagi Kualitas Udara Jakarta Terburuk Ketiga di Dunia

News | Rabu, 23 Juli 2025 | 07:22 WIB

Tak Lulus Uji Emisi, 7 Kendaraan Berat di Daan Mogot Bakal Kena Sanksi

Tak Lulus Uji Emisi, 7 Kendaraan Berat di Daan Mogot Bakal Kena Sanksi

News | Senin, 21 Juli 2025 | 17:25 WIB

3 Alasan Kamu Berhak Tahu Mutu Beras, Jangan Sampai Tertipu

3 Alasan Kamu Berhak Tahu Mutu Beras, Jangan Sampai Tertipu

Lifestyle | Senin, 21 Juli 2025 | 15:09 WIB

Terkini

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 11:00 WIB

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:12 WIB

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:23 WIB