Denyut Jantung Tak Beraturan, Teknologi Ini Bantu Diagnosis Lebih Akurat!

Vania Rossa | Suara.com

Sabtu, 02 Agustus 2025 | 13:56 WIB
Denyut Jantung Tak Beraturan, Teknologi Ini Bantu Diagnosis Lebih Akurat!
Ilustrasi Kesehatan Jantung. (pixabay/johannes burtland)

Suara.com - Penyakit jantung dan pembuluh darah masih jadi pembunuh nomor satu di dunia. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), lebih dari 17 juta orang meninggal setiap tahun akibat penyakit ini. 

Di Indonesia sendiri, data Kementerian Kesehatan RI tahun 2024 mencatat lebih dari 651.000 kematian disebabkan oleh penyakit kardiovaskular seperti stroke, jantung koroner, dan hipertensi dengan komplikasi jantung.

Tingginya angka kematian ini menunjukkan bahwa penanganan penyakit jantung perlu dilakukan secara kolaboratif dan berbasis inovasi, khususnya dalam mengenali dan menangani aritmia—gangguan irama jantung yang sering luput terdeteksi.

Gejala Sering Hilang-Timbul, Aritmia Perlu Deteksi Khusus

Salah satu tantangan terbesar dalam menangani aritmia adalah gejalanya yang tidak konsisten. Pasien bisa saja mengeluh jantung berdebar atau sempat pingsan, tapi saat pemeriksaan EKG dilakukan, hasilnya normal karena keluhan sudah hilang.

Nah, di sinilah teknologi Holter Monitor dan ambulatory cardiac monitoring jadi penolong utama. Teknologi ini memungkinkan dokter merekam denyut jantung pasien selama 24 jam atau lebih, bahkan saat pasien beraktivitas seperti biasa.

dr. Sunu B. Raharjo, Sp.JP(K), PhD, Konsultan Aritmia di Heartology Cardiovascular Hospital. (Suara.com/Vania)
dr. Sunu B. Raharjo, Sp.JP(K), PhD, Konsultan Aritmia di Heartology Cardiovascular Hospital. (Suara.com/Vania)

“Kalau EKG standar nggak menangkap momen gangguan, Holter bisa bantu karena merekam secara kontinu. Jadi, saat keluhan muncul, bisa langsung terekam dan dianalisis,” jelas dr. Sunu B. Raharjo, Sp.JP(K), PhD, Konsultan Aritmia di Heartology Cardiovascular Hospital.

Smartwatch Bisa Jadi Alarm Dini? Bisa Banget!

Selain Holter, kini beberapa pasien juga bisa memanfaatkan smartwatch yang dilengkapi fitur EKG atau pendeteksi detak jantung. Misalnya, saat tiba-tiba merasakan jantung berdebar, pasien bisa langsung merekam aktivitas jantungnya melalui smartwatch. Data ini sangat berguna untuk melihat apakah ada kelainan irama yang perlu ditindaklanjuti.

Gangguan irama jantung sendiri dibagi menjadi tiga jenis utama:

  • Terlalu cepat (misalnya >150 denyut/menit),
  • Terlalu lambat (<60 denyut/menit),
  • Atau denyut tambahan yang tidak teratur.

Semua kondisi ini bisa bikin suplai darah terganggu dan berpotensi menyebabkan pusing, sempoyongan, hingga pingsan.

CARES 2025: Ajang Kolaborasi Dokter untuk Tingkatkan Kualitas Penanganan

Untuk menjawab tantangan besar dalam penanganan jantung, Heartology Cardiovascular Hospital menggelar konferensi ilmiah tahunan CARES 2025. 

Acara ini mengusung pendekatan baru lewat case sharing—para dokter dari berbagai spesialisasi berdiskusi langsung soal kasus nyata, bukan sekadar teori.

Acara ini dihadiri ratusan peserta dari dokter spesialis jantung, bedah toraks, hingga PPDS. Selain simposium, CARES 2025 juga menghadirkan workshop interaktif tentang:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tubuh Lemas, Mual, Sulit Tidur Plus Jantung Berdebar? Mungkin Anda Mengalami Gangguan Ini

Tubuh Lemas, Mual, Sulit Tidur Plus Jantung Berdebar? Mungkin Anda Mengalami Gangguan Ini

Health | Senin, 28 Juli 2025 | 17:44 WIB

Tips Memilih Asuransi Penyakit Kritis: 3 Detail Krusial yang Sering Terlewat

Tips Memilih Asuransi Penyakit Kritis: 3 Detail Krusial yang Sering Terlewat

News | Jum'at, 25 Juli 2025 | 19:11 WIB

Inovasi Medis Ini Bantu Tangani Penyakit Jantung Tanpa Sayatan Besar

Inovasi Medis Ini Bantu Tangani Penyakit Jantung Tanpa Sayatan Besar

Health | Kamis, 24 Juli 2025 | 10:13 WIB

Terkini

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Health | Rabu, 29 April 2026 | 23:16 WIB

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Health | Rabu, 29 April 2026 | 19:41 WIB