Mengenal Osteosarcoma, Kanker Tulang Ganas yang Mengancam Nyawa Anak dan Remaja

Husna Rahmayunita | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Rabu, 24 September 2025 | 17:39 WIB
Mengenal Osteosarcoma, Kanker Tulang Ganas yang Mengancam Nyawa Anak dan Remaja
ilustrasi osteosarcoma. (freepik.com/freepik)
  • Osteosarcoma merupakan kanker tulang yang kerap menyerang pasien usia muda bahkan anak-anak.
  • Kanker tulang seperti osteosarcoma ini harus segera dideteksi sejak dini untuk mencegah sel kanker menyebar ke organ lain alias bermetastasis.
  • Tiak ada gejala spesifik pada kanker tulang, namun umumnya yang ditemui angguan pada alat gerak lalu alami pembengkakan.

Suara.com - Jika berpikir kanker tulang hanya menyerang orang dewasa, pandangan itu keliru karena ada osteosarcoma yang kerap menyerang pasien usia muda bahkan anak-anak.

Fakta ini dijelaskan Spesialis Orthopedi Traumatologi Konsultan Onkologi Eka Hospital BSD, dr. Muhammad Wahyudi, Sp.OT (K) yang mengatakan osteosarcoma jadi salah satu kanker tulang yang mengancam nyawa dengan progres agresif.

“Intinya kanker tulang itu bisa mengancam nyawa. Ada berbagai macam jenis kanker tulang. Ya, ada seperti osteosarcoma yang pada umumnya dijumpai pada anak atau remaja,” ujar dr. Muhammad Wahyudi beberapa waktu lalu di Jakarta.

Lebih lanjut dr. Wahyudi menerangkan osteosarcoma merupakan salah satu sel kanker yang berada di tulang. Kanker tulang atau sarkoma tulang ini paling sering ditemukan di tulang pada lengan dan kaki, panggul, serta tulang belakang.

“Osteosarcoma ini terbentuk di jaringan tulang yang masih muda,” papar dr. Wahyudi.

Kanker tulang seperti osteosarcoma ini harus segera dideteksi sejak dini untuk mencegah sel kanker menyebar ke organ lain alias bermetastasis.

Pengobatan sedini mungkin juga akan meningkatkan peluang kesembuhan dan harapan hidup pasien anak dan remaja pada osteosarcoma.

“Nah, itu pengobatannya ya sedikit mungkin supaya memberi angka kesembuhan yang lebih baik,” jelas dr. Wahyudi.

Sayangnya, menurut dr. Wahyudi tidak ada gejala spesifik pada kanker tulang. Namun, ada gejala yang paling umum ditemui yaitu gangguan pada alat gerak lalu alami pembengkakan.

“Ya, pada umumnya untuk gejala pada kanker tulang ya nyeri di alat gerak. Kemudian seiring si tumornya ini makin membesar ya ada pembengkakan,” paparnya.

Nyeri pada kanker tulang juga cenderung tidak biasa. Contohnya, nyeri ini bisa semakin parah di malam hari atau saat beraktivitas.

Selain itu, terkadang ada benjolan di sekitar sendi. Benjolan bisa terasa lunak saat disentuh. Bahkan ada juga kondisi di mana tulang mudah patah. Kondisi ini jadi tanda tulang sudah melemah meski tanpa cedera serius.

“Kelelahan, demam, dan penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan penyebabnya,” ungkapnya.

Sayangnya, kondisi penanganan kanker tulang di Indonesia juga masih terbatas. Apalagi masih sedikit dokter spesialis yang menangani bidang tersebut.

“Ketersediaan ahli kanker tulang di Indonesia masih cukup jarang dan penyebarannya masih belum merata. Jadi hanya mungkin ada di beberapa senter yang bisa menangani atau punya fasilitas untuk menangani kasus-kasus kanker tulang,” pungkas dr. Wahyudi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tren Mengkhawatirkan! Mengapa Kasus Kanker pada Anak Muda Meningkat?

Tren Mengkhawatirkan! Mengapa Kasus Kanker pada Anak Muda Meningkat?

Health | Selasa, 23 September 2025 | 13:09 WIB

Dihadapan Hakim, Jonathan Frizzy Ungkap Idap Penyakit Serius: Ada Indikasi Kanker

Dihadapan Hakim, Jonathan Frizzy Ungkap Idap Penyakit Serius: Ada Indikasi Kanker

Entertainment | Kamis, 18 September 2025 | 11:39 WIB

Stevia Aman Gak Sih? BPOM sampai Guru Besar IPB Jawab Tudingan Picu Diabetes dan Kanker!

Stevia Aman Gak Sih? BPOM sampai Guru Besar IPB Jawab Tudingan Picu Diabetes dan Kanker!

Your Say | Rabu, 17 September 2025 | 07:12 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB