Penelitian Ungkap Mikroplastik Memperparah Penyempitan Pembuluh Darah: Kok Bisa?

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Senin, 15 Desember 2025 | 18:17 WIB
Penelitian Ungkap Mikroplastik Memperparah Penyempitan Pembuluh Darah: Kok Bisa?
Ilustrasi mikroplastik berbahaya bagi kesehatan. (Dok. Pexels)
  • Studi pada tikus menunjukkan mikroplastik dapat mempercepat aterosklerosis, pemicu serangan jantung dan stroke.

  • Paparan mikroplastik meningkatkan penumpukan plak hingga 63% di aorta dan 624% di arteri brakiosefalika pada tikus jantan, tapi tidak signifikan pada betina.

  • Partikel mikroplastik menetap di sel endotel dan memicu peradangan, meski temuan ini masih perlu dikonfirmasi lewat studi pada manusia.

Suara.com - Para peneliti menunjukkan bahwa mikroplastik dapat berpotensi mempengaruhi sistem kardiovaskular yang mempercepat terjadinya proses aterosklerosis,  penyempitan pembuluh darah pemicu terjadinya serangan jantung dan stroke.

Temuan ini terungkap dalam penelitian kolaborasi yang dipublikasikan di jurnal Environment International, dengan melibatkan ilmuwan biomedis dari Universitas California dan Riverside (UCR) melalui studi eksperimental pada hewan tikus. 

Pada masa eksperimen, para ilmuwan menggunakan model tikus yang rentan genetiknya terhadap aterosklerosis. Tikus jantan maupun betina ditempatkan pada pola makan rendah lemak dan rendah kolesterol guna menyingkirkan pengaruh faktor obesitas dan kolesterol tinggi. 

Mikroplastik. (Dok: Elements Envanto)
Mikroplastik. (Dok: Elements Envanto)

Selama sembilan minggu, tikus-tikus itu dipaparkan 10mg mikroplastik melalui pemberian makanan dan air minum. Hasilnya langsung terbukti secara signifikan kalo mikroplastik itu memperburuk proses aterosklerosis terutama pada tikus jantan dengan adanya penumpukan plak di akar aorta hingga 63 persen dan di bagian arteri brakiosefalika peningkatan plak melonjak sampai 624 persen.

Tapi sebaliknya, pada tikus betina paparan yang sama tidak menunjukkan adanya peningkatan pembentukan plak yang signifikan seperti yang jantan.

Para peneliti mendeteksi bahwa mikroplastik yang masuk ke dalam plak itu langsung menetap di lapisan endotel pembuluh darah. Persis dengan hasil penelitian pada tubuh manusia yang sebelumnya menemukan mikroplastik mengendap di lesi arteri pasien kardiovaskular.

“Kami menemukan bahwa sel endotel adalah sel yang paling terpengaruh oleh paparan mikroplastik,” ujar Changcheng Zhou profesor ilmu biomedis di Fakultas Kedokteran UCR sekaligus peneliti utama studi ini.

“Karena sel endotel adalah sel pertama yang terpapar mikroplastik yang beredar, disfungsi sel-sel ini dapat memicu peradangan pada plak.” 

Zhou menjelaskan bahwa hasil eksperimen ini sudah cukup jelas menunjukkan kalo mikroplastik bukan sekadar polutan lingkungan, tetapi berpotensi langsung dalam memicu serangan jantung. 

Menurutnya, perbedaan dampak antara tikus jantan dan betina membuka arah baru terkait faktor peran hormon dan kromosom seks dalam melindungi pembuluh darah.

Meski demikian, Zhou menegaskan bahwa temuan ini masih berbasis penelitian pada hewan. Studi lanjutan pada manusia diperlukan untuk memastikan mengapa mikroplastik tampak lebih berbahaya bagi kaum pria dibandingkan wanita.

“Kami ingin menyelidiki bagaimana berbagai jenis atau ukuran mikroplastik mempengaruhi sel-sel pembuluh darah,” ungkap Zhou.

“Kami juga akan meneliti mekanisme molekuler di balik disfungsi endotel dan mengeksplorasi bagaimana mikroplastik mempengaruhi arteri pria dan wanita secara berbeda. Karena polusi mikroplastik terus meningkat di seluruh dunia dan pemahaman tentang dampaknya terhadap kesehatan manusia termasuk penyakit jantung menjadi lebih mendesak daripada sebelumnya."

Penulis: Muhammad Ryan Sabiti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Cuma Kabut Asap, Kini Hujan di Jakarta Juga Bawa 'Racun' Mikroplastik

Bukan Cuma Kabut Asap, Kini Hujan di Jakarta Juga Bawa 'Racun' Mikroplastik

Health | Minggu, 23 November 2025 | 10:10 WIB

BRIN Temukan Mikroplastik di Air Hujan Jakarta, Begini Imbauan Kemenkes

BRIN Temukan Mikroplastik di Air Hujan Jakarta, Begini Imbauan Kemenkes

News | Kamis, 30 Oktober 2025 | 18:42 WIB

BRIN: Krisis Mikroplastik Jadi Alarm Perbaikan Sistem Sampah Nasional

BRIN: Krisis Mikroplastik Jadi Alarm Perbaikan Sistem Sampah Nasional

News | Selasa, 28 Oktober 2025 | 14:54 WIB

Terkini

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Health | Rabu, 29 April 2026 | 23:16 WIB

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Health | Rabu, 29 April 2026 | 19:41 WIB

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Health | Rabu, 29 April 2026 | 16:41 WIB

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Health | Rabu, 29 April 2026 | 09:45 WIB

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Health | Selasa, 28 April 2026 | 15:57 WIB