Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital

Vania Rossa

Rabu, 28 Januari 2026 | 15:39 WIB
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital
Ilustrasi pemeriksaan mata. (Suara.com/Vania)
baca 10 detik
  • Mayapada Eye Centre (MEC) membuka unit premium di Mayapada Tower 2 Sudirman untuk pekerja urban dengan masalah penglihatan digital.
  • MEC menawarkan layanan mata komprehensif mencakup subspesialisasi dan teknologi koreksi penglihatan modern seperti PRESBYOND LASIK.
  • Setiap pasien didampingi Vision Assistant (VIA) personal, serta terintegrasi dengan Mayapada Hospital untuk penanganan penyakit sistemik terkait mata.

Suara.com - Banyak orang baru sadar ada masalah pada matanya saat penglihatan mulai kabur, cepat lelah, atau sulit fokus bekerja. Padahal, sebagian besar penyakit mata bersifat progresif dan berkembang perlahan tanpa gejala awal yang jelas, terutama pada kelompok profesional urban dengan paparan layar digital tinggi setiap hari.

Menjawab kebutuhan ini, Mayapada Eye Centre (MEC) resmi membuka unit terbarunya di Mayapada Tower 2 Sudirman, menghadirkan layanan kesehatan mata premium yang dirancang khusus untuk pekerja kantoran dan masyarakat urban dengan mobilitas tinggi.

Musuh Senyap di Balik Screen Time

Menurut dr. Ucok P. Pasaribu, Sp.M(K), banyak gangguan mata modern dipicu kebiasaan kerja di depan layar dalam durasi panjang.

“Screen time berlebih, kurangnya waktu istirahat mata, serta pencahayaan ruang kerja yang kurang optimal bisa mempercepat kelelahan mata digital dan gangguan penglihatan lain. Banyak penyakit mata berkembang tanpa gejala awal, sehingga baru terasa saat sudah mengganggu aktivitas,” jelasnya saat ditemui di acara peresmian Mayapada Eye Centre (MEC) Sudirman, Rabu (28/1/2026).

Dengan teknologi diagnostik modern dan dukungan dokter subspesialis, deteksi dini bisa dilakukan lebih presisi sehingga penanganan lebih tepat sasaran dan mencegah risiko gangguan permanen.

Bukan Sekadar Klinik Mata, Tapi One-Stop Premium Eye Care

Navin Nathani, Chief Operating Officer Mayapada Eye Centre, menjelaskan bahwa MEC Sudirman hadir sebagai premium boutique eye care di pusat bisnis Jakarta.

“Kami ingin menghadirkan layanan mata yang komprehensif dalam satu tempat, dengan teknologi terkini, layanan yang ramah, dan hasil klinis terbaik. Ini bukan sekadar klinik mata biasa, tapi solusi menyeluruh dalam setting premium yang tetap terjangkau,” ujarnya.

baca juga

Layanan mencakup subspesialisasi lengkap seperti kornea, retina, glaukoma, hingga pediatrik oftalmologi, serta tindakan modern seperti operasi katarak phacoemulsification, trabektomi glaukoma, dan berbagai terapi retina.

Lonjakan Mata Minus di Era Digital

MEC melihat tren miopia (mata minus) meningkat tajam, bahkan pada anak-anak sejak pandemi akibat intensitas penggunaan gadget. Karena itu, layanan awal klinik mata ini difokuskan pada Laser Vision Correction (LVC), salah satunya PRESBYOND® atau LASIK untuk usia 40 tahun ke atas.

Menariknya, MEC menjadi salah satu pusat di Jakarta yang menyediakan PRESBYOND® LASIK, solusi bagi pasien usia di atas 40 tahun agar tetap bisa melihat jauh dan dekat tanpa kacamata, selama kondisi mata memungkinkan.

Sedangkan untuk anak-anak, tersedia juga terapi Orthokeratology (Ortho-K), lensa khusus yang dipakai saat tidur untuk membantu menahan laju pertambahan minus.

Berbeda dari layanan konvensional, setiap pasien di MEC akan didampingi Vision Assistant (VIA), pendamping personal yang membantu sejak pendaftaran, pemeriksaan, tindakan, hingga kontrol lanjutan.

Konsep ini menggabungkan standar medis dengan pendekatan hospitality agar pasien merasa lebih aman, paham prosedur, dan tidak kebingungan selama proses perawatan.

Pembukaan Mayapada Eye Center Sudirman. (Suara.com/Vania)
Pembukaan Mayapada Eye Center Sudirman. (Suara.com/Vania)

Terintegrasi dengan Rumah Sakit, Tangani Penyakit Sistemik Juga

Karena menjadi bagian dari ekosistem Mayapada Healthcare, layanan MEC terhubung dengan berbagai Center of Excellence di jaringan Mayapada Hospital. Artinya, gangguan mata yang berkaitan dengan penyakit lain seperti diabetes, stroke, autoimun, atau penyakit jantung bisa ditangani melalui kolaborasi multidisiplin secara terkoordinasi.

Menurut Navin, pembukaan MEC Sudirman bukan yang terakhir. Manajemen menyebut ekspansi akan dilakukan bertahap ke kota-kota besar lain, terutama di wilayah yang sudah memiliki jaringan Mayapada Hospital.

Fokus pengembangan akan terus mengarah pada layanan koreksi penglihatan modern dan penanganan komprehensif penyakit mata, agar masyarakat Indonesia tak perlu lagi berobat ke luar negeri untuk layanan eye care premium.

Terakhir, dr. Ucok berpesan agar tidak menunggu penglihatan kabur baru memeriksakan diri ke dokter. Ia mengingatkan bahwa mata sesungguhnya jarang memberi alarm di tahap awal penyakit.

Jadi, jika mulai sering mengalami beberapa gejala berikut:

  • Mata terasa kering atau panas
  • Sakit kepala setelah kerja lama
  • Penglihatan buram sesaat
  • Sulit fokus layar,

itu bisa jadi tanda awal gangguan yang perlu diperiksa lebih lanjut. Karena pada kesehatan mata, yang paling berbahaya justru yang datang diam-diam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada, 10 Kebiasaan Ini Bisa Mengganggu Penglihatan dan Rusak Kesehatan Mata Anda

Waspada, 10 Kebiasaan Ini Bisa Mengganggu Penglihatan dan Rusak Kesehatan Mata Anda

Your Say | Rabu, 10 Desember 2025 | 15:46 WIB

Mata Perih Kayak Kena Semprot Merica? Ini 6 Cara Simpel Atasi Sindrom Mata Kering

Mata Perih Kayak Kena Semprot Merica? Ini 6 Cara Simpel Atasi Sindrom Mata Kering

Your Say | Rabu, 10 Desember 2025 | 05:10 WIB

Bukan Cuma Wortel, 5 Buah Ini Ternyata 'Skincare' Alami buat Matamu

Bukan Cuma Wortel, 5 Buah Ini Ternyata 'Skincare' Alami buat Matamu

Your Say | Jum'at, 21 November 2025 | 12:00 WIB

Terkini

Bal by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bal by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:26 WIB

Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten

Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten

Banten | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:20 WIB

Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?

Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:18 WIB

Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan

Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:17 WIB

Dakwaan Dibatalkan Hakim, Jaksa Kembali Limpahkan Perkara dr Tifa ke PN Jakarta Timur

Dakwaan Dibatalkan Hakim, Jaksa Kembali Limpahkan Perkara dr Tifa ke PN Jakarta Timur

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:17 WIB

HKBP Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan

HKBP Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan

Sumut | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:07 WIB

Resmi Dihibahkan ke Pemprov Jabar, Teras Cihampelas Bandung Bakal Dibongkar Total

Resmi Dihibahkan ke Pemprov Jabar, Teras Cihampelas Bandung Bakal Dibongkar Total

Jabar | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:06 WIB

Hilirisasi Sawit RI Diklaim Sukses, 80% Ekspor Tak Lagi Produk Mentah

Hilirisasi Sawit RI Diklaim Sukses, 80% Ekspor Tak Lagi Produk Mentah

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:04 WIB

5 Fakta Kapal Jukung Terbakar di Sungai Musi, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

5 Fakta Kapal Jukung Terbakar di Sungai Musi, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:03 WIB

Bakery Singapura BIdik Pasar Kuliner RI, Ekspansi Perdana ke Jakarta

Bakery Singapura BIdik Pasar Kuliner RI, Ekspansi Perdana ke Jakarta

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:00 WIB

×