Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak

Dinda Rachmawati Suara.Com
Minggu, 01 Februari 2026 | 07:47 WIB
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
Ilustrasi ibu bekerja (pexels.com/Ketut Subiyanto)
Baca 10 detik
  • Pengasuhan anak penting sebagai infrastruktur sosial yang mendukung produktivitas ibu, bukan sekadar urusan privat keluarga.
  • Investasi pengasuhan berkualitas memberikan dampak ekonomi luas, termasuk peningkatan partisipasi angkatan kerja perempuan dan PDB nasional.
  • MainStory sejak 2022 menyediakan layanan pengasuhan terstruktur yang membantu ibu bekerja lebih fokus dan mengurangi beban emosional.

Solusi paling bijak atas tantangan ini bukan dengan memaksa ibu memilih antara keluarga atau karier, melainkan dengan menghadirkan layanan pengasuhan anak yang aman, konsisten, dan bermutu. 

Kualitas layanan menjadi kunci utama, rasa aman saat menitipkan anak, stimulasi perkembangan yang tepat sesuai usia, serta sistem pengasuhan yang berkelanjutan tanpa pergantian pengasuh yang melelahkan secara emosional.

Hal inilah yang dihadirkan MainStory, yang memperlihatkan bagaimana layanan pengasuhan yang terstruktur mampu menjawab kebutuhan tersebut. 

Sejak berdiri pada 2022, MainStory telah mengoperasikan lebih dari 30 unit daycare dan homecare di lima kota, melayani lebih dari 7.000 keluarga per Januari 2026. Sekitar 4.500 di antaranya adalah ibu bekerja, dengan total lebih dari 150.000 hari pengasuhan anak tercatat.

“Angka-angka ini bukan sekadar pertumbuhan bisnis. Ini mencerminkan kebutuhan riil keluarga bekerja hari ini dan kepercayaan yang mereka titipkan kepada kami,” ujar Antoni.

Memasuki 2026, MainStory akan terus memperluas perannya sebagai platform parenting yang relevan dan mudah diakses oleh keluarga Indonesia dengan mengintegrasikan layanan offline dan online.

Serta memperluas jangkauan daycare dan homecare yang berkualitas serta terjangkau, dan berinvestasi pada digitalisasi serta fasilitas pelatihan pengasuh berbasis teknologi.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap keluarga, di mana pun mereka berada, memiliki akses pada pengasuhan yang aman, terjangkau, dan bermutu,” tutup Antoni.

Dampak Pengasuhan Berkualitas

Baca Juga: Membaca Drama 'Genie, Make a Wish' Lewat Lensa Pengasuhan Kolektif

Dampak pengasuhan berkualitas ini terasa langsung di tingkat keluarga. Survei internal MainStory menunjukkan bahwa 68% orang tua merasa lebih fokus bekerja setelah mendapatkan dukungan pengasuhan yang andal. 

Sebanyak 54,7%, mayoritasnya ibu dapat kembali bekerja atau batal mengundurkan diri. Selain itu, 55% keluarga menghemat biaya sekitar Rp1–4 juta per bulan, dan 48% menghemat waktu 7–12 jam per hari yang sebelumnya terserap untuk urusan pengasuhan.

Lebih jauh, layanan pengasuhan yang baik juga membawa dampak sosial melalui pemberdayaan perempuan. Komposisi organisasi MainStory didominasi perempuan, mulai dari karyawan, manajer, hingga mitra pemilik daycare. 

Secara keseluruhan, lebih dari 2.000 perempuan telah terberdayakan melalui peluang kerja yang lebih stabil dan berkelanjutan di sektor pengasuhan.

“Kami tidak hanya ingin membantu orang tua bekerja. Kami juga membangun ekosistem kerja yang adil dan berkelanjutan bagi para pengasuh dan mitra perempuan,” kata Antoni.

Memasuki 2026, pengasuhan anak tidak lagi semestinya dipandang sebagai pilihan terakhir atau tanda ketidakmampuan orang tua. Justru sebaliknya, meminta bantuan adalah bentuk kesadaran dan keberanian. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI