Rahasia Kunyit Asam Sebagai Ramuan Pelancar Haid

Fabiola Febrinastri | RR Ukirsari Manggalani | Suara.com

Kamis, 05 Februari 2026 | 11:30 WIB
Rahasia Kunyit Asam Sebagai Ramuan Pelancar Haid
Jamu kunyit asam dan beberapa rempah alami (Freepik)

Asam jawa yang terkandung di dalamnya juga membantu merangsang kerja rahim secara alami. Kombinasi kedua bahan ini membuat proses peluruhan dinding rahim berjalan lebih optimal dan haid dapat datang dengan lebih teratur.

3. Mengurangi Gejala PMS
Perut kembung, pegal, dan rasa tidak nyaman sering dialami menjelang haid. Kunyit asam dapat membantu mengurangi keluhan tersebut karena memiliki efek menenangkan pada sistem pencernaan dan otot tubuh.

Kandungan antioksidan dalam kunyit asam membantu tubuh melawan stres oksidatif yang meningkat saat PMS. Dengan tubuh yang lebih seimbang, gejala PMS dapat terasa lebih ringan dan mudah dikendalikan.

4. Membantu Menjaga Mood Swing
Perubahan hormon saat menstruasi kerap memicu perubahan suasana hati atau mood swing. Kunyit asam dipercaya membantu menstabilkan kondisi emosional karena senyawa alaminya mendukung keseimbangan hormon dalam tubuh.

Dengan suasana hati yang lebih stabil, perempuan dapat menjalani masa haid dengan lebih nyaman. Konsumsi kunyit asam secara rutin juga dapat membantu mengurangi rasa mudah marah, cemas, atau lelah berlebihan.

5. Menurunkan Risiko Infeksi
Selama haid, area kewanitaan menjadi lebih sensitif dan rentan terhadap infeksi. Kunyit memiliki sifat antibakteri dan antimikroba yang dapat membantu tubuh melawan bakteri penyebab infeksi ringan.

Kunyit asam juga membantu meningkatkan daya tahan tubuh secara alami. Dengan sistem imun yang lebih baik, risiko infeksi selama menstruasi dapat ditekan dan kesehatan tubuh tetap terjaga.

Cara Aman Konsumsi Kunyit Asam untuk Lancarkan Haid

Mengonsumsi kunyit asam perlu dilakukan dengan cara yang tepat agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal dan tetap aman bagi tubuh. Pemilihan bahan yang bersih serta takaran yang wajar penting untuk menghindari efek samping.

Berikut cara aman mengonsumsi kunyit asam yang dapat membantu melancarkan haid secara alami:

1. Minum Jamu Kunyit Asam
Jamu kunyit asam merupakan cara paling umum dan praktis untuk mendapatkan manfaat dari ramuan ini. Kandungan kunyit dan asam jawa yang telah diolah secara tradisional membantu tubuh menyerap senyawa aktifnya dengan lebih baik.

Agar aman, sebaiknya konsumsi jamu kunyit asam dalam jumlah yang tidak berlebihan, misalnya satu gelas per hari selama haid. Pilih jamu yang dibuat dari bahan alami tanpa tambahan pemanis buatan atau pengawet.

2. Membuat Seduhan Kunyit Asam
Bisa juga membuat seduhan kunyit asam bagi yang ingin membuat ramuan sendiri di rumah. Cara ini memungkinkan kontrol terhadap bahan dan kebersihannya, sehingga lebih terjamin keamanannya.

Seduhan kunyit asam sebaiknya diminum dalam keadaan hangat dan tidak berlebihan. Konsumsi secara rutin tapi tetap memperhatikan reaksi tubuh dapat membantu melancarkan haid dengan lebih nyaman.

Berikut ini cara menyeduh kunyit asam sendiri di rumah:

  • Siapkan 1 ruas kunyit segar, cuci bersih dan parut atau iris tipis saja.
  • Siapkan asam jawa secukupnya.
  • Rebus kunyit dengan 2-3 gelas air hingga mendidih dan berkurang setengah.
  • Masukkan asam jawa, aduk rata dan rebus kembali selama beberapa menit.
  • Saring air rebusan dan biarkan agak hangat baru siap diminum.

3. Minum Sido Muncul Kunyit Asam Datang Bulan
Jika tidak menemukan jamu kunyit asam tradisional atau tidak sempat menyeduh sendiri di rumah, Sido Muncul Kunyit Asam Lancar Datang Bulan bisa jadi solusi tepat.

Produk kunyit asam siap minum ini diformulasikan dengan takaran terukur dan bahan yang telah melalui proses pengolahan yang baik.

Sido Muncul Kunyit Asam Datang Bulan, Solusi Nyaman Jalani Haid

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Penutupan, IIMS 2026 Makin Ramai Pengunjung dan Bertabur Promo

Jelang Penutupan, IIMS 2026 Makin Ramai Pengunjung dan Bertabur Promo

Otomotif | Minggu, 15 Februari 2026 | 17:30 WIB

IIMS 2026 Buktikan Keberhasilan Transformasi Pameran Otomotif Berbasis Kolaborasi Industri

IIMS 2026 Buktikan Keberhasilan Transformasi Pameran Otomotif Berbasis Kolaborasi Industri

Otomotif | Minggu, 15 Februari 2026 | 14:57 WIB

Tak Sebatas Sektor Otomotif, IIMS 2026 Gerakkan Pariwisata Indonesia dan Ekonomi Kreatif

Tak Sebatas Sektor Otomotif, IIMS 2026 Gerakkan Pariwisata Indonesia dan Ekonomi Kreatif

Otomotif | Minggu, 15 Februari 2026 | 10:55 WIB

Mitsubishi Motors Suguhkan Destinator dan Xforce 55th Anniversary Edition di IIMS 2026

Mitsubishi Motors Suguhkan Destinator dan Xforce 55th Anniversary Edition di IIMS 2026

Otomotif | Selasa, 10 Februari 2026 | 11:27 WIB

Dari Skala Ekosistem Vietnam ke Ambisi Elektrifikasi Indonesia: Keyakinan Dealer VinFast

Dari Skala Ekosistem Vietnam ke Ambisi Elektrifikasi Indonesia: Keyakinan Dealer VinFast

Otomotif | Jum'at, 06 Februari 2026 | 07:55 WIB

140 Tahun Mercedes-Benz: Dari Mobil Pertama Dunia Sampai Jejak Awal di Indonesia

140 Tahun Mercedes-Benz: Dari Mobil Pertama Dunia Sampai Jejak Awal di Indonesia

Otomotif | Rabu, 04 Februari 2026 | 20:03 WIB

Terkini

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB