- IPB University dan Danone Indonesia menjalin kerja sama praktik kerja profesi nutrisionis hingga tahun 2026.
- Program ini bertujuan mempersiapkan lulusan memiliki kemampuan praktik nyata dalam edukasi dan konsultasi gizi.
- Kemitraan ini fokus memperkuat peran nutrisionis sebagai edukator kesehatan berbasis bukti di masyarakat.
Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Nutrisionis IPB University, Prof. Dr. Ir. Hardinsyah, MS, menekankan bahwa peran nutrisionis ke depan semakin luas, terutama dalam aspek promosi kesehatan.
“Kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat kompetensi nutrisionis, khususnya dalam aspek health promotion. Ke depan, nutrisionis tidak hanya berperan di layanan kesehatan, tetapi juga perlu aktif mengedukasi masyarakat melalui berbagai pendekatan, termasuk pemanfaatan platform digital,” ujarnya.
Menurutnya, kemampuan komunikasi yang tepat dan bertanggung jawab menjadi kompetensi penting agar pesan gizi dapat diterima secara efektif oleh masyarakat.
Melalui program praktik kerja profesi ini, diharapkan lahir nutrisionis yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerjemahkan ilmu gizi menjadi intervensi edukasi yang relevan, efektif, dan berdampak nyata bagi peningkatan kesehatan masyarakat Indonesia.