Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Husna Rahmayunita

Selasa, 12 Mei 2026 | 07:06 WIB
Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya
Ilustrasi hantavirus. [Istimewa]
baca 10 detik
  • Sama-sama demam dan batuk, penting mengetahui cara membedakan infeksi hantavirus dan flu
  • Hantavirus menyebar melalui kontak dengan kotoran tikus, sedangkan influenza menular antarmanusia lewat percikan batuk atau bersin.
  • Infeksi hantavirus lebih berisiko ketimbang flu, karena bisa menyebabkan gagal napas serta gangguan ginjal.

Suara.com - Munculnya penyakit yang disebabkan oleh hantavirus baru-baru ini menyita atensi dunia. Banyak orang mengira gejalanya mirip flu biasa karena sama-sama menimbulkan demam, nyeri tubuh, dan lemas.

Padahal, hantavirus dan flu memiliki penyebab, gejala, cara penularan, hingga tingkat risiko yang berbeda. Hal ini penting diketahui sebagai langkah preventif untuk menjaga kesehatan.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), hantavirus merupakan kelompok virus yang ditularkan terutama melalui tikus dan hewan pengerat lain. Sementara flu atau influenza disebabkan oleh virus influenza yang menyebar antarmanusia lewat percikan batuk dan bersin.

Untuk lebih jelasnya, simak perbedaan hantavirus dan flu berikut ini.

Apa Itu Hantavirus?

Hantavirus adalah virus yang dapat menyebabkan penyakit serius pada manusia, salah satunya Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS). CDC menjelaskan bahwa manusia bisa tertular ketika menghirup partikel udara yang terkontaminasi urine, air liur, atau kotoran tikus yang terinfeksi.

Berbeda dengan flu, hantavirus tidak menular dari kontak biasa antar manusia pada sebagian besar kasus. Virus ini masuk ke tubuh manusia saat partikel dari kotoran tikus tersebut terbang di udara dan terhirup oleh manusia, atau melalui gigitan.

Kasus hantavirus tergolong jarang, tetapi dapat berakibat fatal bila tidak ditangani cepat. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut beberapa jenis hantavirus juga dapat memicu gangguan ginjal yang dikenal sebagai Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS).

Perbedaan Hantavirus dan Flu

Meskipun sama-sama menyerang sistem pernapasan, Hantavirus dan influenza memiliki perbedaan fundamental, mulai dari penyebab hingga tingkat fatalitasnya. Ada sejumlah perbedaan mendasar antara hantavirus dan flu yang perlu diketahui.

1. Penyebab Penyakit

baca juga

Flu disebabkan virus influenza tipe A, B, atau C. Penyakit ini umum terjadi dan mudah menular antarmanusia. Sementara hantavirus berasal dari paparan hewan pengerat yang membawa virus.

2. Cara Penularan

Flu menyebar lewat droplet saat penderita batuk, bersin, atau berbicara. Sedangkan hantavirus biasanya menular melalui udara yang tercemar kotoran tikus, terutama di ruangan tertutup yang jarang dibersihkan.

3. Tingkat Keparahan

Flu umumnya dapat sembuh dalam beberapa hari hingga dua minggu. Namun pada kelompok rentan, flu tetap bisa berbahaya.

Hantavirus cenderung lebih serius karena dapat menyebabkan gangguan paru-paru dan gagal napas.

HAntavirus memiliki tingkat kematian yang jauh lebih tinggi. Berdasarkan data organisasi kesehatan, tingkat fatalitas HPS bisa mencapai 38%, sementara flu musiman umumnya memiliki tingkat risiko yang jauh lebih rendah, meski tetap berbahaya bagi kelompok rentan.

Gejala Hantavirus

Pada fase awal (1-5 hari), gejala hantavirus dan flu sulit dibedakan. Penderita akan mengalami demam, sakit kepala, dan nyeri otot pada bagian tubuh yang besar seperti paha, punggung, dan bahu.

Namun, perhatikan perbedaan signifikan pada fase lanjutannya. CDC menyebut gejala awal hantavirus sering muncul 1 hingga 8 minggu setelah paparan virus.

Gejalanya meliputi: demam, nyeri otot, sakit kepala, lemas berlebihan, mual dan muntah.

Dalam tahap lanjut, penderita hantavirus bisa mengalami batuk dan sesak napas akibat penumpukan cairan di paru-paru.

Sementara gejala flu muncul lebih cepat dibanding hantavirus, umumnya berupa: demam, pilek, batuk, sakit tenggorokan, dan nyeri badan.

Cara Mencegah Hantavirus dan Flu

Pencegahan hantavirus berfokus pada menjaga kebersihan lingkungan dan menghindari paparan tikus. WHO menyarankan penggunaan sarung tangan dan masker saat membersihkan area yang berpotensi tercemar kotoran hewan pengerat.

Untuk flu, vaksin influenza tahunan menjadi langkah perlindungan paling efektif. Selain itu, masyarakat dianjurkan rutin mencuci tangan, memakai masker saat sakit, dan menjaga daya tahan tubuh.

Jika mengalami demam disertai sesak napas setelah terpapar lingkungan kotor atau banyak tikus, segera periksa ke fasilitas kesehatan untuk mendapat penanganan cepat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beda Dari Covid dan Influenza, Ini Kata WHO Tentang Penularan Hantavirus

Beda Dari Covid dan Influenza, Ini Kata WHO Tentang Penularan Hantavirus

Video | Senin, 11 Mei 2026 | 22:00 WIB

Waspada Hantavirus, Arab Saudi Perketat Pengawasan Gerbang Masuk ke Negara

Waspada Hantavirus, Arab Saudi Perketat Pengawasan Gerbang Masuk ke Negara

News | Senin, 11 Mei 2026 | 13:48 WIB

Mengapa Krisis Iklim Disebut Bisa Memperparah Penyebaran Hantavirus?

Mengapa Krisis Iklim Disebut Bisa Memperparah Penyebaran Hantavirus?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 11:30 WIB

Terkini

Soal Fatwa Haram Hadiah Lomba 17 Agustus, Ini Penjelasan MUI DKI

Soal Fatwa Haram Hadiah Lomba 17 Agustus, Ini Penjelasan MUI DKI

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:38 WIB

Harga Mobil Listrik Kini Lebih Murah dari Hybrid

Harga Mobil Listrik Kini Lebih Murah dari Hybrid

Otomotif | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:36 WIB

Korban Gempa Venezuela Tembus 6.301 Jiwa, Ratusan Ribu Ton Puing Masih Dibersihkan

Korban Gempa Venezuela Tembus 6.301 Jiwa, Ratusan Ribu Ton Puing Masih Dibersihkan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Didakwa Terima USD 271.500 Kasus Haji, Yaqut Siapkan Perlawanan

Didakwa Terima USD 271.500 Kasus Haji, Yaqut Siapkan Perlawanan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:34 WIB

Cuman 40 Ribuan, Internet  Tanpa Batas Kecepatan dan Kuota

Cuman 40 Ribuan, Internet Tanpa Batas Kecepatan dan Kuota

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:31 WIB

Pengacara Yaqut Klaim Punya Bukti DPR Tolak Usulan 100 Persen Kuota Tambahan Haji Reguler

Pengacara Yaqut Klaim Punya Bukti DPR Tolak Usulan 100 Persen Kuota Tambahan Haji Reguler

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:29 WIB

Di Balik Sepiring Dimsum: Membaca Ulang Makna Keluarga di Novel Clara Ng

Di Balik Sepiring Dimsum: Membaca Ulang Makna Keluarga di Novel Clara Ng

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:25 WIB

Kunjungan Dapil, Adang Soroti Kesiapan Polres Jakut Hadapi Penerapan KUHP-KUHAP Baru

Kunjungan Dapil, Adang Soroti Kesiapan Polres Jakut Hadapi Penerapan KUHP-KUHAP Baru

DPR | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:21 WIB

PLN Jadwalkan Pemadaman Palembang 12-15 Agustus, Cek Wilayah dan Jamnya

PLN Jadwalkan Pemadaman Palembang 12-15 Agustus, Cek Wilayah dan Jamnya

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:20 WIB

5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga

5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:20 WIB

×