Perawatan Demensia Bukan Sekadar Mengatasi Lupa, Ini yang Perlu Dipahami Keluarga

Vania Rossa

Jum'at, 18 September 2026 | 13:21 WIB
Perawatan Demensia Bukan Sekadar Mengatasi Lupa, Ini yang Perlu Dipahami Keluarga
ILustrasi demensia. (Kindel Media/Pexels)
baca 10 detik
  • Kemenkes menyatakan penurunan daya ingat bukan proses penuaan normal, melainkan potensi gangguan neurokognitif seperti Alzheimer.
  • Dr. Zhao Yi Jing menjelaskan gejala berbahaya demensia meliputi hilangnya fungsi benda dan sering tersesat di rute familiar.
  • Penderita demensia memerlukan deteksi dini, evaluasi medis, perubahan gaya hidup sehat, serta dukungan keluarga yang berkelanjutan.

Pendekatan seperti ini membuat perawatan demensia idealnya melibatkan lebih dari satu bidang keahlian.

Peran Keluarga Sama Pentingnya

Bagi keluarga, mendampingi orang dengan demensia dapat menjadi proses yang panjang. Perubahan kemampuan pasien juga dapat membuat aktivitas yang sebelumnya sederhana menjadi lebih sulit dilakukan.

Karena itu, keluarga perlu memahami kondisi pasien dan menyesuaikan bentuk bantuan dengan kemampuan yang masih dimiliki.

Tujuannya bukan mengambil alih seluruh aktivitas pasien, melainkan membantu mempertahankan kemandirian selama masih memungkinkan.

Dukungan keluarga juga diperlukan untuk memastikan pasien mengikuti jadwal pemeriksaan dan pengobatan, mendapatkan makanan yang sesuai, tetap melakukan aktivitas fisik, serta berada dalam lingkungan yang aman.

Keluarga pun perlu memperhatikan perubahan perilaku atau kemampuan pasien dari waktu ke waktu. Informasi tersebut dapat membantu dokter mengevaluasi perkembangan kondisi dan menyesuaikan perawatan.

Gaya Hidup Bisa Menjadi Bagian dari Upaya Menjaga Kesehatan Otak

Upaya menjaga kesehatan otak juga dapat dilakukan sebelum gejala demensia muncul. Perubahan gaya hidup menjadi salah satu bagian yang dapat diperhatikan, terutama dalam menjaga kesehatan pembuluh darah dan fungsi tubuh secara keseluruhan.

baca juga

Pola makan sehat, misalnya, dapat menjadi salah satu pilihan. Diet MIND yang menggabungkan prinsip diet Mediterania dan DASH menekankan konsumsi sayuran berdaun hijau, buah beri, kacang-kacangan, serta ikan.

Aktivitas fisik juga penting. Olahraga kardiovaskular dengan intensitas sedang sekitar 150 menit per minggu dapat membantu menjaga kesehatan kardiovaskular. Aktivitas yang memberikan stimulasi mental, seperti mempelajari bahasa baru, memainkan alat musik, atau mencoba hobi baru, juga dapat menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari.

Tidur yang cukup dan berkualitas turut perlu diperhatikan. Orang dewasa umumnya membutuhkan sekitar 7-8 jam tidur setiap malam.

Meski demikian, perubahan gaya hidup bukan pengganti pemeriksaan dan perawatan medis apabila seseorang sudah menunjukkan gejala gangguan kognitif.

Bagaimana Demensia Didiagnosis?

Ketika muncul tanda-tanda gangguan kognitif, dokter dapat melakukan evaluasi untuk mengetahui penyebab dan tingkat gangguan yang dialami pasien.

Prosesnya dapat mencakup penilaian neuropsikologis untuk melihat kemampuan memori, berpikir, bahasa, serta fungsi kognitif lainnya. Dokter juga dapat mempertimbangkan pemeriksaan penunjang sesuai kondisi pasien.

Di Mount Elizabeth Hospitals, evaluasi Alzheimer dapat melibatkan pemeriksaan seperti MRI, PET, serta analisis cairan serebrospinal untuk melihat perubahan dan biomarker yang berkaitan dengan penyakit Alzheimer, termasuk beta-amiloid dan tau.

Tidak semua pasien membutuhkan seluruh jenis pemeriksaan tersebut. Jenis pemeriksaan ditentukan berdasarkan kondisi dan kebutuhan medis masing-masing pasien.

Mengapa Perawatan Terpadu Dibutuhkan?

Demensia dapat memengaruhi lebih dari sekadar kemampuan mengingat. Seiring perkembangan penyakit, pasien dapat mengalami perubahan dalam kemampuan berkomunikasi, melakukan aktivitas sehari-hari, menjaga nutrisi, hingga berinteraksi dengan lingkungan.

Karena itu, pendekatan multidisiplin dapat membantu melihat kebutuhan pasien secara lebih menyeluruh.

Di IHH Healthcare Singapore, termasuk Mount Elizabeth Hospitals, perawatan pasien melibatkan berbagai tenaga kesehatan, antara lain dokter spesialis neurologi, terapis okupasi, ahli gizi klinis, serta spesialis lain sesuai kebutuhan.

Pendekatan tersebut memungkinkan rencana perawatan disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien, bukan hanya berfokus pada satu gejala.

Pada akhirnya, menghadapi demensia bukan hanya tentang mencari cara agar pasien tidak lupa. Yang tak kalah penting adalah memastikan pasien mendapatkan diagnosis yang tepat, memperoleh perawatan sesuai kebutuhannya, dan tetap dapat menjalani kehidupan sebaik mungkin.

Bagi keluarga, mengenali perubahan sejak awal dan mencari bantuan medis ketika muncul tanda yang mengkhawatirkan dapat menjadi langkah penting untuk mempersiapkan perjalanan perawatan ke depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satu Studio Menangis: 3 Alasan Film "Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan" Sukses Sampaikan Pesan

Satu Studio Menangis: 3 Alasan Film "Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan" Sukses Sampaikan Pesan

Entertainment | Selasa, 09 Juni 2026 | 09:56 WIB

Berkah Pion di Warung Kopi: Ketika Perang di Papan Hitam Putih Ternyata Bisa Lawan Pikun

Berkah Pion di Warung Kopi: Ketika Perang di Papan Hitam Putih Ternyata Bisa Lawan Pikun

Your Say | Jum'at, 10 April 2026 | 10:40 WIB

Menopause dan Risiko Demensia: Perubahan Hormon yang Tak Bisa Diabaikan

Menopause dan Risiko Demensia: Perubahan Hormon yang Tak Bisa Diabaikan

Health | Senin, 15 Desember 2025 | 22:42 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×