Akses Vaskular Jadi Kunci Keselamatan Pasien Dialisis, Dokter Ungkap Pentingnya Persiapan Dini

Dinda Rachmawati

Jum'at, 18 September 2026 | 16:16 WIB
Akses Vaskular Jadi Kunci Keselamatan Pasien Dialisis, Dokter Ungkap Pentingnya Persiapan Dini
Ilustrasi cuci darah (Freepik/freepik)
baca 10 detik
  • KPCDI mengadakan FGD pada World Patient Safety Day 2026 mengenai pentingnya tata laksana akses vaskular.
  • Hampir sembilan puluh persen pasien memulai cuci darah darurat, kebanyakan memakai kateter double-lumen alih-alih AV fistula.
  • Pakar kesehatan menekankan perlunya persiapan akses vaskular dini dan sistem rumah sakit yang terstandarisasi demi keselamatan pasien.

Menurut dr. Pringgo, evaluasi dapat mulai dilakukan ketika eGFR berada di kisaran 15–20, sedangkan fistula atau graft dapat mulai dipertimbangkan ketika eGFR mendekati 10–15, dengan tetap menyesuaikan kondisi klinis setiap pasien.

Persiapan lebih awal menjadi penting karena pembuluh darah pasien harus dijaga. Venipunktur berulang, pemasangan infus, maupun tindakan lain pada pembuluh darah dapat mengurangi pilihan vena yang nantinya dibutuhkan untuk pembuatan akses permanen.

Dari perspektif keselamatan pasien, dr. Amelia Martira dari Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) menegaskan bahwa tata laksana akses vaskular tidak boleh bergantung pada keterampilan satu tenaga kesehatan saja.

“Patient safety tidak boleh bergantung pada siapa yang sedang bertugas hari itu. Rumah sakit harus membangun sistem yang membuat pelayanan aman menjadi standar, bukan keberuntungan,” ungkap dr. Amelia.

Menurutnya, rumah sakit perlu memastikan SOP, pencegahan infeksi, kredensial dan rekredensial tenaga kesehatan, evaluasi kompetensi, ketersediaan peralatan, serta evaluasi insiden berjalan secara konsisten. 

Pengalaman pasien, termasuk kejadian tusukan berulang, infeksi, kesulitan kanulasi atau masalah rujukan, juga perlu menjadi bagian dari data mutu pelayanan.

Sementara itu, dr. Obrin Parulian dari Kementerian Kesehatan menempatkan persoalan akses vaskular sebagai bagian dari penanganan penyakit ginjal kronis secara menyeluruh. Menurutnya, pasien tidak seharusnya baru mendapatkan perhatian ketika sudah membutuhkan hemodialisis.

“Pendekatannya tidak boleh hanya dimulai saat pasien sudah membutuhkan hemodialisis. Skrining, deteksi dini, pengendalian hipertensi dan diabetes, edukasi, pilihan terapi, sampai persiapan akses harus menjadi satu rangkaian,” jelas dr. Obrin.

Dengan demikian, tata laksana akses vaskular seharusnya dipandang sebagai perjalanan panjang, bukan tindakan yang baru dilakukan ketika kondisi pasien sudah darurat. 

baca juga

Edukasi predialisis, pemilihan akses yang sesuai, preservasi pembuluh darah, pemantauan rutin, deteksi komplikasi, hingga tersedianya jalur rujukan harus berjalan sebagai satu sistem.

Pesan utama FGD KPCDI pun menjadi jelas: keselamatan pasien dialisis tidak dimulai ketika mesin hemodialisis dinyalakan. 

Keselamatan dimulai ketika pasien masih memiliki waktu untuk memahami penyakitnya, mengetahui pilihan terapi, mempersiapkan akses, dan mendapatkan pelayanan yang mampu mendeteksi masalah sebelum akses benar-benar gagal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saat Ginjal Tak Lagi Optimal, Perlukah Cuci Darah?

Saat Ginjal Tak Lagi Optimal, Perlukah Cuci Darah?

Video | Senin, 14 September 2026 | 15:45 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB

Dari Anak Tanpa Vaksin ke Lonjakan Pasien Cuci Darah: Rantai Krisis Kesehatan yang Terabaikan?

Dari Anak Tanpa Vaksin ke Lonjakan Pasien Cuci Darah: Rantai Krisis Kesehatan yang Terabaikan?

News | Kamis, 23 April 2026 | 17:08 WIB

Terkini

Akses Vaskular Jadi Kunci Keselamatan Pasien Dialisis, Dokter Ungkap Pentingnya Persiapan Dini

Akses Vaskular Jadi Kunci Keselamatan Pasien Dialisis, Dokter Ungkap Pentingnya Persiapan Dini

Health | Jum'at, 18 September 2026 | 16:16 WIB

Bukan Kader Partai! Polisi Ungkap Identitas Pria yang Tendang Perempuan di Mal Senayan City

Bukan Kader Partai! Polisi Ungkap Identitas Pria yang Tendang Perempuan di Mal Senayan City

News | Jum'at, 18 September 2026 | 16:15 WIB

Anti-Gerah! 4 Chemical Sunscreen Korea Andalan Kulit Kombinasi Buat Outdoor

Anti-Gerah! 4 Chemical Sunscreen Korea Andalan Kulit Kombinasi Buat Outdoor

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 16:15 WIB

Tiga Kota Penuh Makna, Hifdzi Khoir Hadirkan Tur Showcase Intimate 'Berjalan Kaki'

Tiga Kota Penuh Makna, Hifdzi Khoir Hadirkan Tur Showcase Intimate 'Berjalan Kaki'

Jogja | Jum'at, 18 September 2026 | 16:12 WIB

3 Penambang Tewas Tertimbun Longsor di Madina

3 Penambang Tewas Tertimbun Longsor di Madina

Sumut | Jum'at, 18 September 2026 | 16:12 WIB

Tanah Febrie Adriansyah Disita Tim 9, Pengacara: Dibeli 2013, Sebelum Perkara TPPU

Tanah Febrie Adriansyah Disita Tim 9, Pengacara: Dibeli 2013, Sebelum Perkara TPPU

News | Jum'at, 18 September 2026 | 16:06 WIB

Review Lagu Kamu Yang Kutunggu: Bukti Chemistry Romantis Rossa dan Afgan

Review Lagu Kamu Yang Kutunggu: Bukti Chemistry Romantis Rossa dan Afgan

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 16:02 WIB

bank bjb Masuk Fortune Indonesia 100 Tahun 2026, Bukti Konsistensi Transformasi dan Inovasi

bank bjb Masuk Fortune Indonesia 100 Tahun 2026, Bukti Konsistensi Transformasi dan Inovasi

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 16:00 WIB

Ulasan Film Istimewa: Kisah Perjuangan Anak Disabilitas yang Menginspirasi

Ulasan Film Istimewa: Kisah Perjuangan Anak Disabilitas yang Menginspirasi

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 16:00 WIB

Persaingan Ketat di Tengah Persebaya Jadi Energi Positif Gledson Paixao

Persaingan Ketat di Tengah Persebaya Jadi Energi Positif Gledson Paixao

Jatim | Jum'at, 18 September 2026 | 16:00 WIB

×