Indotnesia - Cuaca panas terik yang sedang melanda beberapa wilayah di Indonesia mengakibatkan terjadi peningkatan suhu tubuh hingga mengalami heat stroke.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan suhu maksimum terukur selama periode 1-7 Mei 2022. Suhu tersebut berkisar antara 33-36,1 derajat Celcius dengan suhu maksimum tertinggi hingga 36,1 derajat Celcius terjadi di wilayah Tangerang-Banten dan Kalimarau-Kalimantan Utara.
Dengan kenaikan suhu tersebut, tubuh bisa mengalami dehidrasi hingga gejala heat stroke yang cukup berbahaya.
Apa itu heatstroke?
Heat stroke adalah kondisi ketika tubuh mengalami peningkatan suhu hingga 40° C dan tidak dapat mengontrolnya.
Menurut Mayo Clinic, heat stroke adalah suatu kondisi yang disebabkan oleh tubuh yang terlalu panas, biasanya sebagai akibat dari kontak yang terlalu lama atau aktivitas fisik dalam suhu tinggi. Kondisi ini paling sering terjadi pada bulan-bulan musim panas.
Heat stroke yang tidak segera ditangani dapat membahayakan tubuh, seperti merusak otak, jantung, ginjal, hingga risiko kematian. Oleh karena itu, kita perlu mengetahui gejala heat stroke agar bisa segera menanganinya.
Gejala Heat Stroke
Masih mengutip Mayo Clinic, heat stroke memiliki beberapa gejala sebagai berikut.
1. Suhu tubuh tinggi
Tubuh akan mengalami peningkatan suhu hingga 40° C bahkan bisa lebih ketika mengalami heat store.
2. Perubahan kondisi mental dan perilaku
Terjadi perubahan perilaku seperti mengalami kebingungan, agitasi, iritabilitas, kejang hingga koma.
3. Perubahan keringat
Kulit tubuh akan terasa panas dan kering saat disentuh dan tubuh akan banyak berkeringat.
4. Mual dan muntah
Kamu mungkin akan terasa mual dan ingin muntah ketika kondisi heat stroke.