Tak Punya Empati, Apa yang Sebenarnya Terjadi pada Otak Psikopat?

Indotnesia

Kamis, 21 Juli 2022 | 12:13 WIB
Tak Punya Empati, Apa yang Sebenarnya Terjadi pada Otak Psikopat?
Ilustrasi psikopat. (Pexels/Anete Lusina)

Indotnesia - Kasus dugaan penyiksaan terhadap Brigadir J atau Nofrayansah Yosua Hutabarat menemui babak baru. Kini, kuasa hukum keluarga korban, Kamaruddin Simanjuntak meyakini pelaku penyiksaaan tersebut merupakan seorang psikopat.

Lalu, apa itu psikopat? Apa yang terjadi pada otak mereka sehingga tidak memiliki empati?

Mengutip Medical News Today, psikopat dikenal karena keegoisan, ketidakpedulian, dan kekerasan yang mereka lakukan. Secara umum, psikopat dianggap sebagai gangguan kepribadian.

Pengertian Psikopat

Pada 1993, seorang psikolog asal Kanada, Robert Hare, mendefinisikan psikopat sebagai predator sosial yang memikat, memanipulasi, dan menjalani hidup mereka secara kejam.

“Sama sekali tidak memiliki hati nurani dan perasaan untuk orang lain,” tulis Hare.

“Dengan egois mengambil apa yang mereka inginkan dan lakukan sesuka mereka, melanggar norma dan harapan sosial, tanpa rasa bersalah atau penyesalan sedikit pun,” imbuhnya.

Jumlah psikopat jika dibandingkan seluruh populasi tergolong kecil. Berdasarkan perkiraan terkini, kurang dari 1% pria di Amerika Serikat tergolong psikopat.

“Tidak semua psikopat adalah pembunuh,” tulis Hare.

baca juga

"Mereka lebih cenderung menjadi pria dan wanita yang Anda kenal, menjalani hidup dengan kepercayaan diri tertinggi tapi tanpa hati nurani,” lanjutnya.

Otak Psikopat

Profesor di University of Chicago, Jean Decety, mengatakan ciri khas individu dengan psikopati adalah kurangnya empati. Beberapa penelitian menunjukkan dasar saraf untuk empati mengalami kesalahan atau bahkan tidak ada sama sekali di otak psikopat.

Penelitian juga menunjukkan kemungkinan psikopat memiliki sistem neuro cermin yang terganggu. Neuron cermin adalah neuron yang mencerminkan gerakan orang lain.

Pada otak yang sehat neuron ini aktif ketika kita melihat orang lain melakukan tindakan dan ketika kita meniru tindakan yang sama itu.

Profesor Decety telah memimpin beberapa eksperimen yang menemukan bahwa psikopat hanya kekurangan semacam "peralatan" saraf untuk empati.

Dia dan timnya memindai otak 121 narapidana yang ditahan di penjara keamanan menengah AS. Para narapidana itu diperlihatkan gambar situasi yang menyakitkan.

Ketika para peserta yang dianggap "sangat psikopat" itu diminta untuk membayangkan rasa sakit tersebut menimpa mereka, area otak yang relevan yang diketahui terkait dengan pemrosesan emosi dan empati terhadap rasa sakit nampak menyala" di mesin MRI.

Area otak ini adalah: insula anterior, anterior midcingulate cortex, somatosensory cortex, and amygdala kanan.

Namun, ketika individu yang sangat psikopat diminta untuk membayangkan orang lain sedang mengalami rasa sakit, area otak yang sama gagal merespons.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bukti Baru Kematian Brigadir J, Pengacara Yakin Pelakunya Psikopat Karena Kuku Dicabut

Bukti Baru Kematian Brigadir J, Pengacara Yakin Pelakunya Psikopat Karena Kuku Dicabut

Bali | Kamis, 21 Juli 2022 | 12:10 WIB

Pengacara Sebut Pelaku Pembunuhan Brigadir J Psikopat Gegara Diduga Sempat Cabut Kuku Korban, Apa Saja Cirinya?

Pengacara Sebut Pelaku Pembunuhan Brigadir J Psikopat Gegara Diduga Sempat Cabut Kuku Korban, Apa Saja Cirinya?

Health | Kamis, 21 Juli 2022 | 11:10 WIB

Terkini

Sempat Tak Ada Perkembangan, Serial Animasi Twilight Kini Mulai Casting

Sempat Tak Ada Perkembangan, Serial Animasi Twilight Kini Mulai Casting

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:18 WIB

Ketegangan AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak

Ketegangan AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:18 WIB

Ironi Menteng: Kawasan Elite Jantung Jakarta Paling Banyak Butuh Toren Air Gratis

Ironi Menteng: Kawasan Elite Jantung Jakarta Paling Banyak Butuh Toren Air Gratis

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:10 WIB

Mbappe dan Michael Olise Melempem, Deschamps Beberkan Penyebab Prancis Tumbang dari Spanyol

Mbappe dan Michael Olise Melempem, Deschamps Beberkan Penyebab Prancis Tumbang dari Spanyol

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:05 WIB

Rupiah Menguat ke Rp18.048 per Dolar AS, Inflasi Amerika yang Melandai Jadi Pendorong Utama

Rupiah Menguat ke Rp18.048 per Dolar AS, Inflasi Amerika yang Melandai Jadi Pendorong Utama

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:05 WIB

5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan

5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:05 WIB

Karier di Era AI Tak Hanya Soal Skill Digital, Kemampuan Komunikasi Bahasa Inggris Jadi Pembeda

Karier di Era AI Tak Hanya Soal Skill Digital, Kemampuan Komunikasi Bahasa Inggris Jadi Pembeda

Opini | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:05 WIB

Sung Han Bin ZEROBASEONE Resmi Didapuk Jadi MC Street World Fighter: Director's War

Sung Han Bin ZEROBASEONE Resmi Didapuk Jadi MC Street World Fighter: Director's War

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:00 WIB

Dari 1.000 Liter Susu, UMKM Yogya Hasilkan 100 Kg Keju Artisan

Dari 1.000 Liter Susu, UMKM Yogya Hasilkan 100 Kg Keju Artisan

Foto | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:00 WIB

Tahan Beli, Harga Emas Antam Melonjak Jadi Rp2.635.000 per Gram Hari Ini

Tahan Beli, Harga Emas Antam Melonjak Jadi Rp2.635.000 per Gram Hari Ini

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:59 WIB

×