Pemda DIY Pastikan Kawasan Wisata Mangunan Bebas Kecurangan dan Pungli

Indotnesia

Jum'at, 29 Juli 2022 | 12:11 WIB
Pemda DIY Pastikan Kawasan Wisata Mangunan Bebas Kecurangan dan Pungli
Wisata Hutan Pinus Mangunan. (Suara.com/ Peter)

Indotnesia - Yogyakarta sebagai salah satu gudang pariwisata di Indonesia tak luput dari isu-isu kecurangan di tempat rekreasi. Namun, pemerintah DIY memastikan kawasan wisata Mangunan bebas dari pungutan liar (pungli).

Mengutip dari laman Pemda DIY, Ketua Tim Operasi Lapangan Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) DIY, AKBP Abdul Wahid mengkonfirmasi Kawasan Wisata Mangunan bebas pungli.

"Dari hasil sementara yang kami lihat tidak ada penyelewengan. Sampai saat ini kami melihat ada sinergitas antara pengelola dengan KPH,” tutur Wahid ketika selesai melakukan Monitoring Evaluasi (Monev) Satgas Saber Pungli Pengelolaan Kawasan Wisata Mangunan, Imogiri, Bantul pada Kamis (28/7/2022).

Menurutnya, hal itu lantaran telah terjalinnya sinergisitas yang baik antara pihak pengelola Kawasan Wisata Mangunan dengan KPH (Kesatuan Pengelolaan Hutan). Selain itu, wisata tersebut juga dikelola sesuai dengan aturan yang ada, baik  pelaksanaan pengelolaan anggaran maupun retribusinya.

Selain itu, pengelolaan Kawasan Wisata Mangunan juga memberi manfaat guna meningkatkan kesejahteraan pihak pengelola serta memiliki kontribusi besar bagi APBD DIY. Pengelola wisata juga memastikan akan melindungi dan menjaga ekosistem hutan agar tidak rusak.

Wisata Mangunan jadi salah satu objek wisata yang dikelola oleh Koperasi Jasa Notowono. telah memiliki Perjanjian Kerja Sama dengan DLHK DIY terkait pemanfaatan kawasan hutan dengan tujuan wisata alam dengan Nomor 119/01600 dan Nomor 4 Tahun 2019.

Objek rekreasi alam di bawah naungan Koperasi Notowono lainnya, yaitu  Hutan Pinus Sari Mangunan, Bukit Lintang Sewu, Puncak Becici, dan Seribu Batu yang juga dipastikan tidak ada bentuk kecurangan atau pungli. Bahkan, Wahid berharap pengelolaan objek wisata ini dapat bertanggung jawab dan terus berlanjut.

Sementara, anggota Tim Operasi Lapangan Satgas Saber Pungli DIY dari Inspektorat DIY, Sugeng Dwi Heriyanto mengatakan objek wisata yang dikelola atas kerja sama antara KPH dengan Koperasi Notowono akan berjangka panjang. 

Dia juga berharap, sejumlah objek wisata di Kawasan Wisata Mangunan itu dapat menjadi salah satu destinasi pariwisata yang bisa diandalkan oleh Pemerintah Jogja.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Aturan Masuk Hutan Pinus Mangunan Ketat, Pengelola Khawatir Soal Ini

Aturan Masuk Hutan Pinus Mangunan Ketat, Pengelola Khawatir Soal Ini

Jogja | Kamis, 16 September 2021 | 20:30 WIB

Terkini

Apa Itu Teknik Baking dalam Makeup? Ini Caranya agar Riasan Tahan Lama

Apa Itu Teknik Baking dalam Makeup? Ini Caranya agar Riasan Tahan Lama

Lifestyle | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:45 WIB

Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang

Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:44 WIB

Digusur dari Jalur Puncak, 117 Pemilik Bangunan Liar di Cianjur Terima Uang Rp5 Juta

Digusur dari Jalur Puncak, 117 Pemilik Bangunan Liar di Cianjur Terima Uang Rp5 Juta

Jabar | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:36 WIB

Sebanyak 81 BPR Akan Digabung Menjadi 24 hingga Juni 2026

Sebanyak 81 BPR Akan Digabung Menjadi 24 hingga Juni 2026

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:35 WIB

Review Viva Velvet Cushion yang Cuma Rp70 Ribuan: Hasilnya Flawless dan Samarkan Pori-Pori

Review Viva Velvet Cushion yang Cuma Rp70 Ribuan: Hasilnya Flawless dan Samarkan Pori-Pori

Lifestyle | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:35 WIB

Dari Matras ke Yacht, Tren Gaya Hidup Sehat Kini Hadir dengan Cara yang Lebih Seru

Dari Matras ke Yacht, Tren Gaya Hidup Sehat Kini Hadir dengan Cara yang Lebih Seru

Lifestyle | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:30 WIB

Markas Polsek Cisarua Bakal Dipindahkan ke Rest Area Puncak, Ini Alasan Bupati Bogor

Markas Polsek Cisarua Bakal Dipindahkan ke Rest Area Puncak, Ini Alasan Bupati Bogor

Bogor | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:29 WIB

Danantara Lebur 4 BUMN Manajer Investasi

Danantara Lebur 4 BUMN Manajer Investasi

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:29 WIB

Ribut-ribut Soal Skema Bagasi Pesawat, Mana yang Lebih Baik?

Ribut-ribut Soal Skema Bagasi Pesawat, Mana yang Lebih Baik?

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:25 WIB

Tiga Perusahaan RI Tersandung Sengketa Bisnis sama Malaysia, Kapal-kapal Ditahan

Tiga Perusahaan RI Tersandung Sengketa Bisnis sama Malaysia, Kapal-kapal Ditahan

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:20 WIB

×