Ameena Anak Aurel Hermansyah Rayakan 7 Bulan dengan Upacara Tedak Siten, Apa Itu?

Indotnesia

Senin, 26 September 2022 | 17:50 WIB
Ameena Anak Aurel Hermansyah Rayakan 7 Bulan dengan Upacara Tedak Siten, Apa Itu?
Mengenal tradisi Tedak Siten yang digelar oleh Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah. (Wikipedia/Benny AS)

Indotnesia - Aurel Hermansyah dan Atta Halilintar menggelar acara ‘7 Bulanan Tedak Siten’ untuk sang putri Ameena Hanna Nur Atta, Minggu (25/9/2022). 

Acara yang berlangsung secara live di stasiun televisi swasta itu juga dihadiri oleh keluarga terdekat serta dipandu oleh Irfan Hakim dan Indra Bekti sebagai pembawa acara.

Sebelumnya, keluarga Anang Hermansyah juga sempat menggelar acara serupa untuk Arsy Hermansyah saat masih berusia 7 bulan. 

Termasuk sebagai tradisi khas masyarakat Jawa, sebenarnya apa itu Tedak Siten?

Mengenal Tedak Siten

Tedak Siten diambil dari kata tedak yang berarti “melangkah” dan siten yaitu “tanah atau bumi”. Secara umum, tradisi ini memiliki makna “melangkah ke bumi”.

Upacara yang digelar untuk bayi berusia tujuh bulan dan telah mulai berjalan ini merupakan salah satu tradisi yang telah lama dilakukan dalam adat dan budaya Jawa. 

Upacara tersebut bertujuan agar anak dapat tumbuh dan berkembang menjadi sosok sukses di masa depan. Selain itu, Tedak Siten juga termasuk tradisi turun-temurun yang menggambarkan doa dan harapan dari orang tua kepada sang anak.

Tedak Siten atau juga dikenal sebagai upacara turun tanah juga dapat pula dimaknai sebagai bentuk rasa syukur orang tua kepada Tuhan karena telah diberi keturunan.

Dilansir dari laman Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta, tradisi Tedak Siten memiliki sejumlah rangkaian acara yang harus dijalani dan memiliki maknanya tersendiri, yaitu:

1. Membersihkan Kaki

Kegiatan ini memiliki makna bahwa saat anak mulai bisa berjalan, berarti ia akan mulai menapaki kehidupan, sehingga perlu dicuci kakinya agar dapat mengarungi hidup dengan suci hati.

2. Berjalan Melewati Tujuh Jadah

Jadah merupakan sejenis kue dari beras ketan khas Jawa. Adapun tujuh jadah dalam acara Tedak Siten dibuat beraneka warna yang bermakna menggambarkan bahwa kesulitan dan rintangan hidup tidak terhitung jenis dan ragamnya.

Oleh karena itu, ketika ia bisa melewati tujuh jadah itu dapat bermakna kelak ia dapat mengatasi kesulitan hidup karena selalu mendapat pertolongan dari Yang Maha Kuasa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengenal Tradisi Rebo Wekasan, Apa Itu?

Mengenal Tradisi Rebo Wekasan, Apa Itu?

| Rabu, 21 September 2022 | 12:49 WIB

Terkini

Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus

Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus

Jakarta | Senin, 01 Juni 2026 | 00:00 WIB

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?

Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?

Jakarta | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:45 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang

Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang

Kalbar | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:28 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin

ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin

Bogor | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:23 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB