Mengenal Apa Itu Dysania yang Membuat Seseorang Sulit Bangun Pagi

Indotnesia Suara.Com
Sabtu, 10 Desember 2022 | 09:40 WIB
Mengenal Apa Itu Dysania yang Membuat Seseorang Sulit Bangun Pagi
Gangguan yang menyebabkan seseorang begitu sulit bangun tidur pagi. (Freepik/Jcom)

Indotnesia - Meski sudah mendengar alarm, pernahkah kalian merasa begitu ingin tidur setelah mematikannya? Atau mungkin kesulitan bangun pagi kalian alami setiap hari?

Jika permasalahan ini terus berulang, bisa jadi itu gejala dysania. Apa itu?

Dysania adalah kondisi di mana ada perasaan berat meninggalkan tempat tidur di pagi hari secara terus menerus. Meski begitu, dysania tidak sama dengan rasa ngantuk yang bisa diatasi dengan tidur malam yang berkualitas.

Secara medis gangguan ini mungkin lebih dikenal dengan inersia tidur atau kelelahan. Karena walaupun sudah berhasil bangun dari tidur tetapi tetap berpikiran untuk kembali tidur.

Masalah ini jika dibiarkan saja bisa mengganggu kesehatan penderitanya. Melansir Healthline, beberapa hal ini dapat menjadi penyebab dysania.

1. Sindrom kelelahan kronis

Seseorang yang mengalami sindrom kelelahan kronis akan tetap merasa lelah meski sudah beristirahat. Mereka juga bisa mengalami ‘crash’ akibat rasa lelah yang dari aktivitas fisik atau mental yang menuntut.

2. Depresi

Antara depresi dan dysania sangat berkaitan. Karena ketika seseorang merasa depresi maka bisa menyebabkan sulit tidur. Begitu pula sebaliknya, dysania yang berlarut dapat menyebabkan depresi.

Baca Juga: 4 Mitos tentang Tidur, Salah Satunya Kurang Tidur Bisa Mematikan

3. Duka

Orang yang berduka akibat kehilangan akan dipenuhi dengan emosional, seperti kesedihan mendalam, kecemasan, kemarahan, atau rasa bersalah. Bentuk adaptasi tersebut dapat membuat masalah gangguan tidur.

4. Gangguan tidur

Memiliki masalah gangguan tidur seperti insomnia atau sleep apnea dapat membuat seseorang merasa lelah dan kesulitan bangun di pagi hari.

5. Gangguan tiroid

Hipotiroidisme atau tiroiditis hashimoto merupakan gangguan tiroid yang dpaat membuat seseorang terus merasa lelah. Jika tidak ditangani, rasa lelah akan berlanjut selama berbulan-bulan hingga tahunan. Sementara, bipolar, obat jantung tertentu, dan beberapa perawatan kanker dapat mempengaruhi kesehatan tiroid.

6. Penyakit jantung

Ada beberapa penyakit yang dapat membuat seseorang merasa sangat lelah bahkan di pagi hari, seperti kelebihan berat badan, diabetes, kolesterol, atau darah tinggi.

Demikian apa itu dysania dan hal-hal yang bisa menjadi penyebabnya. Usahakan tidur 7-9 jam di malam hari, rutin berolahraga, dan menjaga pola makan yang sehat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI