Satu-satunya di Dunia, Bayi Kembar 9 Akhirnya Pulang ke Rumah Usai Setahun Dirawat di RS

Indotnesia | Suara.com

Rabu, 14 Desember 2022 | 11:01 WIB
Satu-satunya di Dunia, Bayi Kembar 9 Akhirnya Pulang ke Rumah Usai Setahun Dirawat di RS
Bayi kembar 9 dilahirkan pada 4 Mei 2021 dan sekarang dapat pulang ke rumah usai mendapat perawatan lebih dari setahun di rumah sakit. (YouTube/BBC News Africa)

Indotnesia - Dunia dikejutkan oleh kelahiran bayi kembar 9 atau nonuplets pada 2021. Pada tahun ini, mereka semua dalam keadaan sehat dan kini bisa kembali ke rumah di Mali setelah mendapatkan perawatan intensif di Maroko.

Melansir BBC, 9 bayi terdiri dari lima perempuan dan empat laki-laki itu lahir melalui prosedur operasi caesar pada usia kandungan 30 minggu. Bobot tubuh mereka sekitar 500 gram hingga 1 kg.

Mereka tercatat dalam Guinness World Record itu sebagai bayi yang paling banyak dilahirkan dalam sekali waktu. Mereka merupakan anak dari Halima Cissé dan Abdelkader Arby yang lahir pada 4 Mei 2021.

Setelah tiba di ibukota Mali, Bamako, pada Selasa pagi lalu, sang ayah mengucapkan terima kasih kepada pemerintah karena telah memberinya bantuan finansial untuk perawatan anaknya.

"Ini adalah buah kerja keras tapi Allah memberikan berkatnya dan akan membantu kami dalam membesarkan serta merawat mereka," ujar Arby.

Laporan AFP menyebutkan, lima anak perempuan bernama Kadidia, Fatouma, Hawa, Adama, dan Oumou. Sementara, empat anak laki-laki diberi nama Mohammed VI, Oumar, Elhadji, dan Bah.

Sang ayah menyebut, anak-anak mereka memiliki kepribadian yang unik dan itu terlihat saat mereka merayakan ulang tahun pertama.

"Beberapa pendiam, sementara yang lain lebih banyak membuat keributan dan banyak menangis. Beberapa ingin digendong setiap saat," katanya.

Kini, mereka menjadi terkenal di Mali dan banyak orang yang ingin melihat bayi-bayi tersebut dengan mata kepala sendiri.

Bayi kembar 9 memang sangat jarang terjadi. Mereka memiliki risiko kesehatan karena kelahiran prematur dan harus menghabiskan waktu di rumah sakit untuk perawatan intensif.

Sebagai informasi, kelahiran kembar yang banyak cenderung berisiko, bahkan ibu dengan empat janin sekaligus disarankan untuk aborsi secara legal di beberapa negara. Para bayi berisiko mengalami masalah kesehatan akibat kelahiran prematur seperti sepsis dan cerebral palsy.

Melihat ke belakang lagi, Cissé  selama ini telah mendapat perlakuan dan perawatan yang baik bersama 9 bayinya di klinik Ain Borja di Casablanca, tempat ia melahirkan. 

"Ada perawat di sini, selain istri saya, yang membantu merawat anak-anak,” kata Arby.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jennifer Aniston Blak-blakan soal Usaha untuk Hamil dan Perceraiannya

Jennifer Aniston Blak-blakan soal Usaha untuk Hamil dan Perceraiannya

| Kamis, 10 November 2022 | 16:37 WIB

Waspadai Gejala Kekurangan Hormon Tiroid pada Bayi Baru Lahir, Ini Cara Pengobatannya

Waspadai Gejala Kekurangan Hormon Tiroid pada Bayi Baru Lahir, Ini Cara Pengobatannya

| Sabtu, 08 Oktober 2022 | 15:52 WIB

Wah, Korea Selatan Lagi-lagi Jadi Negara dengan Tingkat Kelahiran Terendah di Dunia

Wah, Korea Selatan Lagi-lagi Jadi Negara dengan Tingkat Kelahiran Terendah di Dunia

| Jum'at, 26 Agustus 2022 | 16:01 WIB

Terkini

Liga Champions: Vincent Kompany Yakin Bayern Munchen Bisa Jegal PSG

Liga Champions: Vincent Kompany Yakin Bayern Munchen Bisa Jegal PSG

Bola | Selasa, 28 April 2026 | 14:30 WIB

Bangun Tidur Auto Glowing! 3 Rekomendasi Sleeping Mask dengan Vitamin E

Bangun Tidur Auto Glowing! 3 Rekomendasi Sleeping Mask dengan Vitamin E

Your Say | Selasa, 28 April 2026 | 14:30 WIB

Tumpukan Limbah Usai Kampanye: Bagaimana GUDRND Memberi Hidup Baru pada Sampah Kampanye?

Tumpukan Limbah Usai Kampanye: Bagaimana GUDRND Memberi Hidup Baru pada Sampah Kampanye?

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 14:29 WIB

Tim Advokasi Tolak Hadiri Sidang Kasus Andrie Yunus di Pengadilan Militer, Anggap Hanya Skenario

Tim Advokasi Tolak Hadiri Sidang Kasus Andrie Yunus di Pengadilan Militer, Anggap Hanya Skenario

News | Selasa, 28 April 2026 | 14:28 WIB

4 Motor Baru Lenyap di Diler Honda Tanjung Bintang, Polisi Buru Pelaku Lewat Jejak Digital

4 Motor Baru Lenyap di Diler Honda Tanjung Bintang, Polisi Buru Pelaku Lewat Jejak Digital

Lampung | Selasa, 28 April 2026 | 14:25 WIB

Terseret KRL hingga Masuk Got, 15 Insiden Biang Kerok VinFast dan Green SM Dicap Taksi Anomali

Terseret KRL hingga Masuk Got, 15 Insiden Biang Kerok VinFast dan Green SM Dicap Taksi Anomali

Otomotif | Selasa, 28 April 2026 | 14:24 WIB

Filosofi 'Gunung Ulah Dilebur': Pesan Kuat 1.552 Warga Baduy dalam Seba 2026 untuk Penyelamatan Bumi

Filosofi 'Gunung Ulah Dilebur': Pesan Kuat 1.552 Warga Baduy dalam Seba 2026 untuk Penyelamatan Bumi

Banten | Selasa, 28 April 2026 | 14:24 WIB

Aksi Sopir Taksi Hijau Merokok Usai Insiden Kecelakaan Kereta di Bekasi Picu Kemarahan Netizen

Aksi Sopir Taksi Hijau Merokok Usai Insiden Kecelakaan Kereta di Bekasi Picu Kemarahan Netizen

Entertainment | Selasa, 28 April 2026 | 14:22 WIB

Kecelakaan di Malam Hari, KRL Jabodetabek Beroperasi Jam Berapa?

Kecelakaan di Malam Hari, KRL Jabodetabek Beroperasi Jam Berapa?

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 14:22 WIB

Patah Tulang hingga Luka Memar, 17 Korban Kecelakaan KRL Masih Jalani Rawat Inap di RSUD Bekasi

Patah Tulang hingga Luka Memar, 17 Korban Kecelakaan KRL Masih Jalani Rawat Inap di RSUD Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 14:20 WIB