Sejarah Kue Keranjang yang Disajikan Setiap Perayaan Tahun Baru Imlek

Indotnesia

Sabtu, 21 Januari 2023 | 15:55 WIB
Sejarah Kue Keranjang yang Disajikan Setiap Perayaan Tahun Baru Imlek
Sejarah kue keranjang yang menjadi hidangan wajib saat Imlek. (Instagram/cicibuncits)

Indotnesia - Kue keranjang menjadi salah satu sesaji yang disuguhkan ketika upacara sembahyang saat Tahun Baru Imlek.

Sebagai sesaji, kue keranjang baru bisa dimakan sampai perayaan Cap Go Meh atau malam ke-15 setelah tahun baru Imlek dan biasanya juga sering dibagikan pada saudara maupun tetangga.

Menjadi salah satu makanan yang identik dengan perayaan tahun baru Imlek, kue keranjang memiliki sejarah panjang sekaligus maknanya tersendiri.

Penasaran dengan bagaimana sejarah kue keranjang hingga makna dibalik makanan yang memiliki tekstur kenyal ini? Simak selengkapnya di bawah ini.

Sejarah Kue Keranjang

Kue keranjang merupakan camilan manis yang memiliki tekstur lengket dan mirip dengan dodol Garut.

Bahan dari pembuatan kue ini, yaitu terbuat dari tepung ketan dan gula serta berasal dari wadah cetak yang berbentuk keranjang.

Biasanya, jenis makanan satu ini juga sering disebut sebagai Dodol Cina, Dodol Tionghoa atau Kue Bakul.

Sedangkan di Tiongkok, kue keranjang memiliki nama asli Nian Gao atau Ni-Kwe yang juga disebut sebagai kue tahunan karena hanya dibuat setahun sekali pada masa menjelang tahun baru Imlek.

baca juga

Dalam sejarahnya, kue keranjang pada awalnya ditujukan sebagai hidangan untuk menyenangkan dewa Tungku agar membawa kabar menyenangkan kepada raja Surga.

Sementara menurut legenda lain, sejarah kue keranjang dipercaya muncul sejak sekitar tahun 2.500 tahun lalu setelah kematian Jenderal dan Politikus Kerajaan Wu Zixu hingga berkembang menjadi sajian Imlek.

Bentuknya yang bulat dimaknai agar keluarga yang merayakan Imlek dapat terus bersatu, rukun, dan bulat tekad dalam menghadapi tahun baru.

Selain dari bentuknya, manis pada kue keranjang juga memiliki makna yang melambangkan harapan untuk siapa saja yang menyantapnya akan selalu berkata baik ketika mulut berucap.

Di negeri asalnya Tiongkok, terdapat kebiasaan untuk menyantap kue satu ini terlebih dahulu saat tahun baru Imlek agar mendapatkan keberuntungan.

Setelah menyantap kue keranjang, barulah menyantap makanan lain seperti nasi dan lainnya.

Hingga kini, kue keranjang menjadi sajian wajib setiap perayaan Tahun Baru Imlek dan diproduksi di banyak kota, termasuk Yogyakarta, Bogor, Tangerang, dan Sukabumi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jelang Imlek, Intip Akulturasi Tionghoa di Old Shanghai Sedayu City

Jelang Imlek, Intip Akulturasi Tionghoa di Old Shanghai Sedayu City

Video | Sabtu, 21 Januari 2023 | 11:00 WIB

Kue Keranjang Halal atau Haram? Ini Hukum Memakannya dalam Islam

Kue Keranjang Halal atau Haram? Ini Hukum Memakannya dalam Islam

News | Jum'at, 20 Januari 2023 | 20:49 WIB

Terkini

Menghidupkan Kembali Nilai Sampah Lewat Filosofi Hamemayu Hayuning Bawono, Bagaimana Praktiknya?

Menghidupkan Kembali Nilai Sampah Lewat Filosofi Hamemayu Hayuning Bawono, Bagaimana Praktiknya?

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:52 WIB

Goldfinches, Buku Cantik tentang Kebahagiaan dalam Hal-Hal Sederhana

Goldfinches, Buku Cantik tentang Kebahagiaan dalam Hal-Hal Sederhana

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:50 WIB

Dialami Penjaga Rumah Febrie Adriansyah, Pakar Farmakologi Ungkap Sebab Mulut Bisa Berbusa

Dialami Penjaga Rumah Febrie Adriansyah, Pakar Farmakologi Ungkap Sebab Mulut Bisa Berbusa

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:49 WIB

Macet Jakarta Tak Berujung, Dishub DKI Akui Kekurangan 'Senjata' Hadapi Truk Besar Mogok

Macet Jakarta Tak Berujung, Dishub DKI Akui Kekurangan 'Senjata' Hadapi Truk Besar Mogok

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:48 WIB

Pemerintah Luruskan Isu Larangan Vape, Pelaku Industri Bernafas Lega

Pemerintah Luruskan Isu Larangan Vape, Pelaku Industri Bernafas Lega

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:45 WIB

Kupas Tuntas Transportasi Jakarta: Beneran Bikin Hemat atau Malah Ribet?

Kupas Tuntas Transportasi Jakarta: Beneran Bikin Hemat atau Malah Ribet?

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:44 WIB

Aturan AI Berlaku, Korporasi dan Sektor Keuangan RI Bisa Terancam Denda 2% dari Pendapatan

Aturan AI Berlaku, Korporasi dan Sektor Keuangan RI Bisa Terancam Denda 2% dari Pendapatan

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:44 WIB

Bukan 'Ujug-ujug', Terungkap Alasan Kaesang Pilih Jateng Jadi Medan Tempur Menuju Senayan

Bukan 'Ujug-ujug', Terungkap Alasan Kaesang Pilih Jateng Jadi Medan Tempur Menuju Senayan

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:40 WIB

Kepala Bakom Qodari Jawab Polemik Londo Ireng, Kabinet Bayangan hingga Gubernur BI

Kepala Bakom Qodari Jawab Polemik Londo Ireng, Kabinet Bayangan hingga Gubernur BI

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:40 WIB

Wamendagri Ingatkan Sayembara Tangkap Begal Harus Tetap Sesuai Hukum

Wamendagri Ingatkan Sayembara Tangkap Begal Harus Tetap Sesuai Hukum

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:38 WIB

×