Mengenal Tradisi Brandu yang Disebut Penyebab Antraks di Gunungkidul dan Memakan Korban

Indotnesia

Sabtu, 08 Juli 2023 | 12:29 WIB
Mengenal Tradisi Brandu yang Disebut Penyebab Antraks di Gunungkidul dan Memakan Korban
Penyebaran antraks di Gunungkidul disebut disebabkan oleh konsumsi daging sapi mati. (Freepik/rawpixel)

Indotnesia - Kasus antraks di Gunungkidul baru-baru ini menjadi perhatian publik karena memakan korban jiwa. Hal itu diduga dipicu oleh tradisi brandu. Apa itu? 

Sebelumnya, di Dusun Jati, Candirejo, Semanu, Gunungkidul, Yogyakarta sekitar 85 orang terjangkit antraks. Sementara 3 orang dinyatakan meninggal dunia. 

Antraks adalah penyakit zoonosis yang ditularkan dari hewan ke manusia. Sementara, merebaknya antraks di Gunungkidul disebut disebabkan oleh konsumsi sapi yang telah mati yang kerap dilakukan warga alias brandu. 

Tradisi Brandu

Tradisi brandu adalah kebiasaan menyembelih hewan ternak yang sakit atau sudah mati di daerah Gunungkidul. 

Nantinya daging bangkai hewan ternak seperti sapi, kambing, atau kerbau ini di jual murah atau dibagikan pada masyarakat. 

"Brandu itu tradisi di Gunungkidul, dan brandu itu macam-macam. Maksudnya brandu itu tergantung sebabnya dan kadang-kadang (ternak) keracunan baru sakaratul maut dipotong," ungkap Kabid Kesehatan Hewan DPKH Gunungkidul Retno Widyastuti seperti dikutip dari Suara.com.

Dia juga mengungkapkan kalau tradisi ini sebenarnya memiliki maksud baik, yaitu untuk membantu seseorang yang kesusahan karena kehilangan hewan ternaknya. 

Untuk kasus kemarin, seekor sapi yang telah mati dagingnya dijual kepada warga dengan harga murah dan uangnya diberikan pada pemilik sapi tersebut. 

baca juga

"Kalau saya tanya memang tujuannya baik, membantu warga yang kesusahan biar tidak terlampau rugi itu dibagi-bagi. Kemarin itu satu paketnya itu dijual Rp 45 ribu, terus uangnya dikumpulkan dan dikasihkan yang kesusahan," Katanya. 

Namun, dia juga mengatakan jika ingin melakukan tradisi brandu maka sebaiknya menggunakan hewan yang sehat bukan yang membahayakan manusia. 

Pasalnya hewan yang telah mati menyimpan banyak bakteri yang membahayakan manusia apabila dikonsumsi. Apalagi jika hewan tersebut terjangkit antraks maka hanya akan memperluas penyebarannya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemda Awasi Wabah Antraks Muncul di Gunungkidul

Pemda Awasi Wabah Antraks Muncul di Gunungkidul

Video | Jum'at, 07 Juli 2023 | 19:05 WIB

Merebak di Gunung Kidul, Bagaimana Cara Pencegahan Antraks?

Merebak di Gunung Kidul, Bagaimana Cara Pencegahan Antraks?

Indotnesia | Jum'at, 07 Juli 2023 | 16:21 WIB

Warga di Gunungkidul Meninggal Karena Konsumsi Daging Sapi Terjangkit Antraks, Apa Itu?

Warga di Gunungkidul Meninggal Karena Konsumsi Daging Sapi Terjangkit Antraks, Apa Itu?

Indotnesia | Rabu, 05 Juli 2023 | 11:55 WIB

Terkini

Ulasan Novel The Good Neighbor, Sisi Gelap Tetangga yang Baik Hati

Ulasan Novel The Good Neighbor, Sisi Gelap Tetangga yang Baik Hati

Your Say | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 07:15 WIB

Kualitas Udara Jakarta Terburuk Ketiga di Dunia, Polusi PM2.5 Capai Level Tidak Sehat

Kualitas Udara Jakarta Terburuk Ketiga di Dunia, Polusi PM2.5 Capai Level Tidak Sehat

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Soroti Krisis Kepercayaan, Yoyok Sukawi Desak PSSI Transparan Soal Isu Penundaan Kongres

Soroti Krisis Kepercayaan, Yoyok Sukawi Desak PSSI Transparan Soal Isu Penundaan Kongres

Jawa Tengah | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 07:04 WIB

Hasil Piala AFF: Kecerdikan John Herdman Antar Indonesia Libas Timor Leste

Hasil Piala AFF: Kecerdikan John Herdman Antar Indonesia Libas Timor Leste

Your Say | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 07:04 WIB

Karhutla Mengganas di Kalbar, Asap Tebal Selimuti Ketapang

Karhutla Mengganas di Kalbar, Asap Tebal Selimuti Ketapang

Foto | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Hanya 20 Unit Terios Special Edition dan New Sigra Resmi Meluncur di GIIAS 2026

Hanya 20 Unit Terios Special Edition dan New Sigra Resmi Meluncur di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 06:50 WIB

JETOUR Berikan Garansi Mesin Tanpa Batas Kilometer di GIIAS 2026

JETOUR Berikan Garansi Mesin Tanpa Batas Kilometer di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 06:30 WIB

Toyota Pamerkan Land Cruiser Hybrid dan GAZOO Racing Terbaru di GIIAS 2026

Toyota Pamerkan Land Cruiser Hybrid dan GAZOO Racing Terbaru di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 05:40 WIB

Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa

Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 23:20 WIB

Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!

Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!

Bri | Jum'at, 31 Juli 2026 | 23:18 WIB

×