Catat! PBNU Larang Kampanye Bawa-bawa NU, Gus Yahya: Nanti Kalau PBNU Butuh Nitip

Suara Joglo | Suara.com

Rabu, 11 Januari 2023 | 14:08 WIB
Catat! PBNU Larang Kampanye Bawa-bawa NU, Gus Yahya: Nanti Kalau PBNU Butuh Nitip
Ketum PBNU Gus Yahya (Suara.com)

Suata Joglo - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) saat ini memang beragam. Pengurusnya kader multipartai. Ada yang kader PKB, PDIP, Golkar dan PPP. Namun mereka bukan pengurus harian partai, hanya kader semata.

Meskipun begitu, menjelang pemilihan umum (Pemilu) 2024 nanti, termasuk Pilpres, politisi NU dilarang membawa-bawa lembaga NU. Kampanye juga dilarang membawa bendera NU, termasuk tidak boleh di kantor NU.

Demikian disampaikan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya. Keragaman backgroud politik ini memang benar-benar terasa di PBNU. Gus Yahya sendiri misalnya, terang-terangan mengaku kader PKB.

Ia lantas menyebut Nusron Wahid sebagai kader Golkar. Kemudian anggota DPR dari PDIP Nasyirul Falah. Berikutnya aktivis PPP Choirul Saleh Rasyid. 

Pengakuan itu dia sampaikan saat silaturahmi dengan pengurus anak cabang dan ranting NU Cabang Jember dan Kencong, di Aula PB Sudirman, Kantor Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, Selasa (10/1/2023).

Yahya mengatakan, semua kader NU boleh berpolitik. Tapi intinya tidak boleh memakai lembaga NU.

"Kampanye partai jangan bawa-bawa NU, jangan bawa-bawa lembaga NU. Jangan di kantor NU, jangan bawa bendera NU untuk kampanye partai. Selebihnya terserah," katanya.

"Sampeyan (Anda) mau ikut partai mana saja terserah. Nanti kalau PBNU butuh titip, ya nanti kita ngomong titip. Sekarang kan belum. Nitip masak nggak boleh. Tapi tidak boleh pakai lembaga: apakah itu kantor, bendera, simbol-simbol NU, jangan," kata Yahya.

Menurut Gus Yahya, hal ini sudah jadi skema yang jelas dalam organisasi NU. Misalnya, kata dia, tidak boleh pengurus harian NU merangkap jadi pengurus harian partai politik.

"Jelas to iki? Tapi kalau pengurus harian NU aktivis partai, boleh. Anggota DPR jadi pengurus NU, boleh. Asal bukan pengurus harian di partai. Itu saja. Jelas to ini," kata Yahya.

Makanya tidak masalah kalau dalam kepengurusan PBNU ada anggota atau kader partai politik. "Tidak apa-apa. Boleh. Ada yang PKB, Yahya Cholil Staquf (dirinya sendiri)," katanya.

"Saya bukan pengurus harian kok. Tidak masalah. Jadi NU ya NU, partai ya partai. Tidak dicampur-campur. Nanti kalau saya ikut nitip, nanti saya ngomong. Kan saya yang nitip, bukan PBNU," kata Yahya, disambut tepuk tangan meriah.

Usai acara, kepada wartawan, Gus Yahya menegaskan kembali sikap tersebut. "Terserah. Orang bebas mau ikut partai politik mana saja. Memilih bebas. Yang penting negara selamat. Jangan sampai menciptakan ancaman terhadap keselamatan negara," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

NU Dirikan BUMNU Rp 12-15 Miliar, Gus Yahya: Ini Bukan Miliknya Erick Thohir!

NU Dirikan BUMNU Rp 12-15 Miliar, Gus Yahya: Ini Bukan Miliknya Erick Thohir!

Malang | Rabu, 11 Januari 2023 | 08:28 WIB

Partai Ummat Berulah Bentangkan Bendera Parpol di Masjid, Ditegur Bawaslu hingga PBNU

Partai Ummat Berulah Bentangkan Bendera Parpol di Masjid, Ditegur Bawaslu hingga PBNU

News | Jum'at, 06 Januari 2023 | 19:37 WIB

Sangat Berbahaya, Ketum PBNU Minta Jangan Pakai Rumah Ibadah Buat Kampanye Politik

Sangat Berbahaya, Ketum PBNU Minta Jangan Pakai Rumah Ibadah Buat Kampanye Politik

News | Kamis, 05 Januari 2023 | 17:40 WIB

Wanti-wanti Gus Yahya Ke Para Politisi: Safari Ke Pesantren Boleh, Tapi Jangan Pakai Nama NU

Wanti-wanti Gus Yahya Ke Para Politisi: Safari Ke Pesantren Boleh, Tapi Jangan Pakai Nama NU

News | Kamis, 05 Januari 2023 | 09:49 WIB

Terkini

Siapa Anton Afinogenov? Pengawal Misterius Putin yang Kini Dibandingkan dengan Seskab Teddy

Siapa Anton Afinogenov? Pengawal Misterius Putin yang Kini Dibandingkan dengan Seskab Teddy

Lifestyle | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:28 WIB

Promo Alfamart 10 Mei 2026, Harga Minuman hingga Frozen Food Makin Murah

Promo Alfamart 10 Mei 2026, Harga Minuman hingga Frozen Food Makin Murah

Sumbar | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:26 WIB

Apakah Selsun Bisa untuk Ibu Menyusui?

Apakah Selsun Bisa untuk Ibu Menyusui?

Lifestyle | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:25 WIB

Promo Alfamart Hari Ini 10 Mei 2026, Diskon Frozen Food

Promo Alfamart Hari Ini 10 Mei 2026, Diskon Frozen Food

Sumut | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:17 WIB

Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering

Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering

Lifestyle | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:15 WIB

Usut Jaringan Internasional! 321 WNA Operator Judol Jakbar Dipindahkan ke Imigrasi

Usut Jaringan Internasional! 321 WNA Operator Judol Jakbar Dipindahkan ke Imigrasi

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:13 WIB

Nyesek, Jorge Martin Bisa Tinggalkan Aprilia Walau Raih Gelar Juara Dunia?

Nyesek, Jorge Martin Bisa Tinggalkan Aprilia Walau Raih Gelar Juara Dunia?

Your Say | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:10 WIB

10 Mobil 1200cc ke Bawah Irit Bensin dan Murah Pajak: 'Low Cortisol', Anti Kantong Jebol

10 Mobil 1200cc ke Bawah Irit Bensin dan Murah Pajak: 'Low Cortisol', Anti Kantong Jebol

Otomotif | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:08 WIB

Jangan Biarkan 'Homeless Media' Jadi Humas Pemerintah: Mengapa Independensi Itu Harga Mati

Jangan Biarkan 'Homeless Media' Jadi Humas Pemerintah: Mengapa Independensi Itu Harga Mati

Your Say | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:05 WIB

4 Bintang Muda Asia Siap Guncang Piala Dunia 2026, Nestory Irankunda Hingga Ibrahim Sabra

4 Bintang Muda Asia Siap Guncang Piala Dunia 2026, Nestory Irankunda Hingga Ibrahim Sabra

Bola | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:05 WIB