Model dan presenter asal Indonesa, Patricia Gouw kini menjadi perbincangan publik usai pengakuannya telah menjadi korban penipuan hingga rugi Rp2 Miliar.
Penipuan berkedok diposito itu telah dialaminya sejak tahun 2020 lalu itu membuatnya merasa takut, sehingga memilih diam dan tak menunjukkan ke publik.
Hal itu diungkapkannya baru-baru ini dalam acara FYP yang dipandu oleh Irfan Hakim dan Raffi Ahmad.
Dijelaskan oleh kuasa hukumnya, korban dalam dugaan tindakan pidana perbankan itu bukan hanya dialami oleh Patiricia. Namun, dalam penyelesaian kasus tersebut, terlapor justru memintanya untuk membagi dua uangnya itu.
“Dia pernah ngajakin aku damai, dengan sattle setengahnya, 50 persen, yaitu 1 M. dia settling aku 1 M. Tapi aku harus tanda tangan bahwa aku tidak boleh berbicara,” ujar Patricia dikutip dari unggahan Trans7, Selasa (7/2/2023).
Patricia mengaku menerima tawaran tersebut. Meski begitu, ia kembali dibohongi usai mendapati 70 persen dari jumlah yang dijanjikan tersebut tak kunjung diberikan.
“Gua terima, kan tapi dia baru bayarin gua 300 juta, 700 jutanya belum dikembalikan, berarti kan dia bohongin gua lagi dong,” tuturnya.
Hal itu lantas membuatnya sadar bahwa seharusnya terlapor membayarnya dua kali lipat agar tak buka suara. Sayangnya, separuh dari uangnya saja tak kunjung diterima olehnya.
“Kalau elu mau sattle in gue elu mau bayar gua balik biar gua tutup mulut, ya elu bayar dua kali lipat dong,” ujar Patricia.
Baca Juga: Ria Ricis Pamer Olahraga Berkuda, Netizen Sindir Menohok: Moana Gak Diajak?
Sementara itu, Irfan Hakim lantas bertanya kepada Patricia lantaran dirinya berani bersuara lantang mengenai persoalan yang menimpanya dua tahun silam itu.
“Kalau misal terjadi apa-apa, kalian semua rakyat Indonesia, ngelihat,” pungkasnya.