Suara Joglo - Penemuan terbaru ini cukup menggemparkan. Ternyata di perairan selatan Kabupaten Pacitan Jawa Timur ( Jatim ) ditemukan penampakan gunung bawah laut.
Penemuan ini dirilis oleh Badan Informasi Geospasial (BIG) dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Gunung tersebut berada di 260 kilometer selatan daratan Kabupaten Pacitan.
Kedua lembaga itu, menemukan gunung bawah laut saat melakukan survei Landas Kontinen Indonesia di perairan selatan Pulau Jawa, Bali dan Nusa Tenggara.
Kepala Pusat Pemetaan Kelautan Dan Lingkungan Pantai BIG, Yosep Dwi Sigit Purnomo, mengatakan gunung tersebut belum diberi nama. Gunung itu berada di dasar laut dengan kedalaman sekitar 6.000 meter. Gunung itu memiliki ketinggian kurang lebih sekitar 2.200 meter.
"Jadi gunung bawah laut yang ditemukan oleh BIG ini, lebih pada adanya penampakan topografi. Artinya adanya dasar laut yang naik 2.200 meter dari dasar yang mencapai 6.000 meter," katanya dikutip dari beritajatim.com jejaring suara.com.
Adanya penampakan topografi dasar laut yang naik keatas itu, berada di lempeng Indo-Australia. Dari survei yang dilakukan oleh BIG dan BRIN itu, menemukan adanya penampakan ketinggian di bawah laut.
Nah, menurut dokumen International Hydrographic Organization (IHO), jika ada ketinggian diatas 1.000 meter bisa disebut gunung.
"Karena ini penemuan di bawah laut, maka ya gunung bawah laut. Ini kita ingin Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan untuk mengusulkan pemberian nama gunung tersebut. Sebab, berada di wilayah selatan Pacitan," katanya.
Badan Informasi Geopalsial mendorong untuk pemberian nama untuk gunung bawah laut tersebut. Supaya jika diplot di peta, masyarakat bisa mengetahuinya, bahwa gunung bawah laut itu di wilayah Kabupaten Pacitan.
Baca Juga: Buntut Panjang Kasus Mario Dandy: Dipecat dari Kampus, Karier Ayah Hancur Sekejap Mata
"Ini ada unsur bawah laut yang belum diberi nama, maka kita dorong untuk pemberian namanya. Nanti kalau sudah, secara periodik akan dilaporkan ke dunia internasional," ujarnya.