Suara Joglo - Lagi-lagi dugaan kasus eksibisionis terjadi di Ngawi. Kali ini seorang pria dijepret kamera warga, diduga sedang memamerkan alat kelaminnya di pinggir jalan.
Kamera hasil jepretan warga ini kemudian diunggah ke media sosial. Lantas viral lah unggahan itu. Polisi pun bergerak sampai akhirnya menangkap terduga pelaku. Kemudian menginterogasinya.
Kasus ini berawal dari sebuah postingan di sebuah grup Facebook, pemilik akun Y*** L** memposting pemberitahuan jika ada seorang pria yang diduga sengaja memamerkan alat vitalnya. Dia melihat pelaku berdiri di pinggir jalan sambil memamerkan alat vitalnya ke pengguna jalan.
Dalam postingan, dia mengaku sempat mengambil video aksi pria itu. Dalam gambar yang disertakan dalam postingan, terlihat seorang pria memakai baju hijau dan bercelana ungu.
Dia memakai satu unit Honda Supra warna hitam merah. Diketahui, pemilik akun Y*** L** adalah seorang wanita berinisial OW (19) warga Desa Beran Kecamatan/Kabupaten Ngawi.
Tak sampai 12 jam, polisi pun mengamankan pria itu. Adalah Mar (40) warga Desa Beran Kecamatan/Kabupaten Ngawi. Dia mengaku tak menunjukkan alat vital dan hanya sebatas buang air kecil di pinggir jalan.
Namun, yang meragukan adalah, umumnya orang yang kencing di pinggir jalan pasti membelakangi jalan. Nah, sementara Mar justru kencing menghadap ke jalan. Sehingga, pengguna jalan pasti melihat alat vitalnya.
"Saya hanya kencing saja. Awalnya memang menghadap ke jalan, tapi segera saya balik badan," dalih Mar dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Rabu (01/03/2023).
Pun, saat itu, Mar membawa sebilah sabit saat menunjukkan alat vitalnya. Untuk hal itu dia mengaku tak sempat menaruh sabitnya karena sudah kebelet buang air kecil.
Baca Juga: 8 Hari Koma, Ayah David Ungkap Kondisi Terkini Anaknya
"Sabit itu untuk cari rumput saja, tidak untuk apa-apa (melukai orang)," katanya.
Meski begitu, Mar tetap harus menjalani pemeriksaan lebih lanjut dari pihak kepolisian. Pun, polisi turut mengamankan Honda Supra nopol AE 6449 KR yang digunakan Mar. Berikut tas anyaman plastik berisi tali tambang plastik, karung rumput, dan sabit.
Diketahui, Mar bekerja sebagai kuli di sebuah persewaan terop. Jika tak ada pekerjaan, dia mencari rumput untuk pakan ternak di area persawahan Desa Beran.
Sejauh ini, pihak Polres Ngawi belum mau memberikan keterangan terkait pengamanan pria yang diduga sengaja memamerkan alat vital tersebut.