Suara Joglo - Maha benar netizen. Dan zaman sekarang jagan gemar bikin ulah, sebab jari-jari netizen ini menakutkan. Ada saja jejak digital yang bakal dikulik oleh mereka.
Termasuk soal sosok Mario Dandy Satriyo, tersangka kasus penganiayaan Cristalino David Ozora Latumahina. Karakter dan kehidupan pribadi Mario pun dikuliti oleh warganet.
Mulai dari kuliahnya, atau semasa menempuh pendidikan di bangku SMA Taruna Nusantara. Untuk kasusnya sendiri saat ini Mario, anak dari Ditjen Pajak Jakarta Selatan, Rafael Alun Trisambodo, itu sudah meringkuk di tahanan polisi.
Adapun untuk tabiat buruknya, dikutip dari akun sosial media Twitter, @logikapolitikid, Mario Dandy Satriyo dikeluarkan atau DO (Drop Out) dari SMA Taruna Nusantara karena tidak mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara online.
"Izin, benar DO pak. Karena tidak pernah ikut KBM daring, kemudian kabur dari Graha dini hari sekitar jam setengah 3 pagi,” tulis akun @logikapolitikid, dikutip pada tanggal 5 Maret 2023.
Selain itu, Mario Dandy Satriyo juga kedapatan suka mabuk-mabukan dan merokok di sekolah. Ini diungkap oleh mantan kekasihnya sebelum Agnes Gracia Haryanto karena merasa kesal dengan sikap Mario yang cemburuan.
Dikutip dari hops.id jejaring media suara.com, mantan mahasiswa Universitas Prasetiya Mulya itu terus mengganggu mantannya meskipun si perempuan sudah memiliki pria baru.
Merasa kesal dengan sikap Mario Dandy, mantan kekasihnya pun membongkar sifat tak terpuji Mario saat menjadi siswa SMA Taruna Nusantara ke pengurus sekolah sehingga ia dikeluarkan dari sekolah semi militer tersebut.
"Jadi gini, MDS aka Mario ini cowok yang cemburuan. Dulu MDS putus sama ceweknya. Nah, si ceweknya udah punya cowo baru. MDS nggak terima," kata akun @logikapolitikid.
Baca Juga: Ini 3 Skenario Kelolosan Garuda Muda ke Perempat Final Piala Asia U-20 2023
"Si ceweknya digangguin terus. Ceweknya kesel dong, terus si cewek ini ngirim foto MDS lagi mabuk sama lagi ngerokok ke sekolah. Di-DO deh," pungkasnya.
Kasus penganiayaan Cristalino David Ozora Latumahina yang dilakukan oleh Mario Dandy Satriyo membuat tabiat-tabiat buruk anak pejabat Ditjen Pajak Jakarta Selatan, Rafael Alun Trisambodo itu dikuliti oleh netizen.
Dari sekian banyak tabiat buruk Mario Dandy Satriyo, salah satunya adalah dirinya pernah mengenyam bangku sekolah di SMA Taruna Nusantara, Magelang, Jawa Tengah.
Dikutip dari akun sosial media Twitter, @logikapolitikid, Mario Dandy Satriyo dikeluarkan atau DO (Drop Out) dari SMA Taruna Nusantara karena tidak mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara online.
"Izin, benar DO pak. Karena tidak pernah ikut KBM daring, kemudian kabur dari Graha dini hari sekitar jam setengah 3 pagi,” tulis akun @logikapolitikid, dikutip pada tanggal 5 Maret 2023.
Tidak hanya tak mengikuti KBM online, Mario Dandy Satriyo juga kedapatan suka mabuk-mabukan dan merokok di sekolah.