4 Fakta Kekejaman Mbah Slamet, Dukun Palsu Banjarnegara Bunuh Para Korbannya

Suara Joglo

Selasa, 04 April 2023 | 17:05 WIB
4 Fakta Kekejaman Mbah Slamet, Dukun Palsu Banjarnegara Bunuh Para Korbannya
Mbah Slamet Dukun Jagal Banjarnegara ([Istimewa])

Suara Joglo - Publik kembali digemparkan dengan peristiwa memilukan pembunuhan sejumlah orang yang dilakukan seorang dukun palsu di Banjarnegara. Pelaku dikenal sebagai Mbah Slamet, si dukun pengganda uang.

Mbah Slamet, warga Desa Balun Kecamatan Wanayasa Kabupaten Banjarnegara, itu disebut-sebut telah membunuh puluhan orang. Informasinya, telah ditemukan 11 jenazah korban di sebuah lokasi kejadian perkara.

Di media sosial sempat viral video Mbah Slamet mengenakan baju tahanan kepolisian tengah melakukan oleh TKP di sebuah area persawahan disaksikan ratusan warga. Selang beberapa lama, satu demi satu jenazah korban Mbah Slamet ini dievakuasi dari lokasi kejadian. 

Salah satu akun Instagram yang membagikan video ini adalah @andreli_48. Berikut ini fakta kasus kekejaman Mbah Slamet, dukun kejam Banjarnegara.

1. Terungkap dari pembunuhan 1 warga

Kasus pembunuhan yang dilakukan dukun Slamet ini berawal dari terungkapnya kasus pembunuhan seorang pria berinisial PO (53), warga asal Sukabumi Jawa Barat.

Seperti disampaikan Kepala Polres Banjarnegara Ajun Komisaris Besar Polisi Hendri Yulianto, kasus tersebut berawal dari laporan anak korban, yakni GE yang diterima Polres Banjarnegara pada tanggal 27 Maret 2023.

Dalam laporannya, kata dia, GE mengaku diajak ayahnya untuk bertemu dengan seseorang di Banjarnegara pada bulan Juli 2023 dengan menggunakan bus dari Sukabumi menuju Wonosobo.

Sesampainya di Wonosobo, PO dan GE bertemu dengan Mbah Slamet yang selanjutnya mengajak mereka ke rumahnya di Desa Balun, Kecamatan Wanayasa, Banjarnegara.

baca juga

Setelah itu keduanya pulang. Dan beberapa hari kemudian PO kembali lagi menemui Slamet di Banjarnegara. Namun sejak saat itu korban tidak lagi pulang ke rumah.

2. Korban pembunuhan tidak hanya satu

Setelah ditangkap Petugas Polres Banjarnegara, dibantu sukarelawan mengevakuasi sejumlah mayat yang dikubur pada sebidang kebun, Desa Balun, Kabupaten Banjarnegara.

Sejumlah jenazah itu diduga korban pembunuhan berencana oleh sang dukun. Hal ini disampaikan Kasatreskrim Polres Banjarnegara AKP Bintoro Thio Pratama. Namun Ia belum bisa memastikan jumlah pastinya.

"Namun kami belum bisa pastikan jumlahnya (jumlah mayat yang dievakuasi, red.)," kata Kasatreskrim dikutip dari ANTARA pada Selasa (4/4/2023).

Informasi yang dihimpun dari sejumlah sukarelawan, sebanyak 10 mayat berhasil dievakuasi dalam penggalian tanah yang dilakukan pada hari Senin (3/4), beberapa diantaranya terkubur dalam satu lubang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Bekerja Sendiri, Ini Peran BS Kaki Tangan Dukun Slamet di Kasus Pembunuhan Berantai

Tak Bekerja Sendiri, Ini Peran BS Kaki Tangan Dukun Slamet di Kasus Pembunuhan Berantai

News | Selasa, 04 April 2023 | 17:00 WIB

Orang yang Masih Percaya Penggandaan Uang Disebut Ada Hindsight Bias, Apa Artinya?

Orang yang Masih Percaya Penggandaan Uang Disebut Ada Hindsight Bias, Apa Artinya?

News | Selasa, 04 April 2023 | 16:49 WIB

Tak Teridentifikasi, 9 Jenazah Korban Kekejaman Dukun Slamet di Banjarnegara Dimakamkan Massal

Tak Teridentifikasi, 9 Jenazah Korban Kekejaman Dukun Slamet di Banjarnegara Dimakamkan Massal

Jawa Tengah | Selasa, 04 April 2023 | 16:47 WIB

Mulai dari Siklus Aksi, Ini 5 Kemiripan Kasus Serial Killer Wowon Cs dan Mbah Slamet

Mulai dari Siklus Aksi, Ini 5 Kemiripan Kasus Serial Killer Wowon Cs dan Mbah Slamet

News | Selasa, 04 April 2023 | 16:02 WIB

Terkini

APMF 2026 Dorong Industri Bangun Blueprint Baru saat Teknologi dan Perilaku Konsumen Kian Dinamis

APMF 2026 Dorong Industri Bangun Blueprint Baru saat Teknologi dan Perilaku Konsumen Kian Dinamis

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Laga Hidup Mati Piala AFF 2026: 3 Senjata Singapura yang Bisa Kubur Mimpi Timnas Indonesia

Laga Hidup Mati Piala AFF 2026: 3 Senjata Singapura yang Bisa Kubur Mimpi Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Penempatan Dana SAL Perkuat Kapasitas Kredit Produktif BRI

Penempatan Dana SAL Perkuat Kapasitas Kredit Produktif BRI

Jatim | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:49 WIB

Akses Pendidikan Perempuan: Sudahkah Merdeka Belajar Benar-benar Setara?

Akses Pendidikan Perempuan: Sudahkah Merdeka Belajar Benar-benar Setara?

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:45 WIB

LRT Manggarai dan RS Internasional Jakarta Bakal Dibangun Lewat Obligasi Rp5,2 Triliun

LRT Manggarai dan RS Internasional Jakarta Bakal Dibangun Lewat Obligasi Rp5,2 Triliun

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:43 WIB

Aksi Brutal Tengah Malam, Pria Bersenjata Golok Rusak Fasilitas SPPG di Sukabumi

Aksi Brutal Tengah Malam, Pria Bersenjata Golok Rusak Fasilitas SPPG di Sukabumi

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:43 WIB

Ada Orang Dalam Bandara, Petugas KLIA Teridentifikasi Bantu Kopilot Selundupkan Ekstasi ke Indonesia

Ada Orang Dalam Bandara, Petugas KLIA Teridentifikasi Bantu Kopilot Selundupkan Ekstasi ke Indonesia

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Bukan Sekali! Menhut Raja Juli Sering Ketemu Bupati Kuansing Sebelum Kena OTT

Bukan Sekali! Menhut Raja Juli Sering Ketemu Bupati Kuansing Sebelum Kena OTT

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:42 WIB

PGS Resmi Tutup Permanen Gara-gara Pailit, Pedagang Mulai Kosongkan Kios dan Pindah

PGS Resmi Tutup Permanen Gara-gara Pailit, Pedagang Mulai Kosongkan Kios dan Pindah

Surakarta | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:41 WIB

Buru Talenta dari Timur Indonesia, PB Djarum Kembali ke Makassar Setelah Satu Dekade

Buru Talenta dari Timur Indonesia, PB Djarum Kembali ke Makassar Setelah Satu Dekade

Sport | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:40 WIB

×