Sikap antikritik Gubernur Lampung merespon pernyataan TikToker Bima Yudho, belakangan turut dikomentari ketum PSI Giring Ganesha melalui sebuah video. Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka pun menantang sang ketum untuk ke Lampung.
Pascaramai kritik yang dilontarkan TikToker Bima Yudho beberapa waktu lalu, direspon kurang bijak oleh pemangku wilayah setempat.
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi disebut melakukan intimidasi terhadap keluarga Bima Yudho yang berada di Lampung, sementara Bima tengah menempuh studi di Australia.
Sikap antikritik yang ditunjukkan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi itupun tuai sorotan tajam dari Ketum PSI Giring Ganesha.
Melalui video singkat yang diunggah di akun Twitternya bertajuk 'Dear bapak2 di Lampung: Belajarlah menjadi ketum @psi_id.
Dalam video itu, Giring mengingatkan bahwa bila sudah menjadi politisi harus siap dengan kritik. Telinga harus dibuka lebar-lebar.
"Gw tuh ada acara di Bandung baru kelar ternyata ada berita tentang Bima, dan sakit banget liatnya kenapa pejabat kita gamau dikritik sampe neken keluarganya. Gw ngerasa bertahun-tahun dikritik dihina difitnah tapi tidak sekalipun saya mengancam balik atau memproses hukum. Karena gue belajar yang paling penting menjadi politisi harus punya kuping yang lebar untuk siap mendengarkan keluhan kritikan masyarakat," ungkapnya.
"Hak-haknya Bima harus kita bela agar membuat Bima dan keluarganya aman dan tidak terancam. Kalau UU ITE bisa membuat Bima-bima lainnya dijeruji maka UU ITE nya harus diperbaiki. Apapun bantuan hukum yang Bima butuhkan LBH PSI siap membantu," terangnya.
Belakangan pernyataan Giring itu mendapat respon dari Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.
Baca Juga: Kunjungi Lampung, Iriana Jokowi Main Congklak dan Bekel
Politisi PDI Perjuangan itu menyentil sang ketum untuk hadir langsung ke Lampung.
"Samperin ke Lampung dong," kata Gibran.
Kicauan Gibran itupun tuai beragam komentar.
"Nah iyaa samperin dong," kata Daniel.
"Tantangan nih buat bung @Giring_ganesha," kata Temmy.
"Ayo mas @gibran_tweet bro @Giring_Ganesha sini aku dah masuk Lampung nih," tulis bang Ghotan.