Video Pengajian Gus Baha Viral, Sebut Presiden Soekarno Bikin Negara Ini Bukan untuk PDIP Saja

Suara Joglo

Kamis, 04 Mei 2023 | 13:52 WIB
Video Pengajian Gus Baha Viral, Sebut Presiden Soekarno Bikin Negara Ini Bukan untuk PDIP Saja
Potret ulama kharismatik K.H. Ahmad Bahauddin alias Gus Baha. ((Foto: Nu Online))

Pendakwah K.H. Ahmad Bahauddin Nursalim, atau Gus Baha mendadak menjadi perbincangan di media sosial Twitter. 

Gus Baha pada video yang beredar membahas soal faham Soekarnoisme hingga pengikutnya menganggap Indonesia dimulai dari sang Plokamator. 

"Kita enggak kalah dengan tuanya  Soekarnoisme, Partai PNI. Kita kayak dininabobokkan. Seakan-akan Indonesia dimulai dari Soekarno. Sehingga nek wani(kalau berani) Soekarno, koyok-koyok (seperti) anti Indonesia," katanya dikutip dari video yang diunggah oleh akun Twitter @JebuelMania900 pada Kamis (4/5/2023). 

Ia menyebut Indonesia bukan hanya milik pendukung Presiden Soekarno.

"Tentu Pak Karno bikin negara ini untuk 
semua bangsa, bukan untuk PDIP saja, bukan untuk partai-partai marhaenisme saja, bukan partai-partai yang faham soekarnoisme saja," ujarnya. 

Sebelumnya diberitakan, Gus Baha  menyebut orang-orang yang faham tersebut, seakan-akan menganggap Indonesia hanya dimulai dari peran Presiden pertama Indonesia, Soekarno. 

"Orang yang pro Megawati itu begitu mendewa-dewakan Soekarno, seakan-akan Indonesia itu dimulai Bung karno. Sampai ada faham Soekarnoisme," ujarnya 

Gus Baha mengakui, deklarator kemerdekaan Indonesia memang dilakukan oleh Presiden Soekarno. 

"Memang deklarator Kemerdekaan Indonesia itu Soekarno, Tapi umat islam atau partai-partai Islam tidak kecil hati," ujarnya. 

baca juga

Namun demikian, ada partai-partai Islam yang menurutnya lebih dulu berjuang melawan penjajah Belanda saat itu.

"Karena embrio bernama Indonesia, dari 1908 sebelum ada partai nasionalis yang berani melawan kolonialis Belanda adalah partai-partai Islam," jelas Gus Baha. 

Ia pun menjelaskan, tokoh-tokoh Islam lah yang mencetuskan ide melawan para penjajah. 

"Karena itu yang mencetus ide melawan belanda adalah kyai-kyai Islam. Terus tercetus serikat pedagang islam dan menjadi serikat islam. Jadi Indonesia tak bisa meninggalkan partai-partai islam," jelas Gus Baha. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Video Lawas Gus Baha Kembali Viral, Sindir Pendukung Megawati yang Mendewa-dewakan Soekarno

Video Lawas Gus Baha Kembali Viral, Sindir Pendukung Megawati yang Mendewa-dewakan Soekarno

Joglo | Kamis, 04 Mei 2023 | 13:40 WIB

Catatan Merah Ganjar Pranowo Si Capres PDIP: Kasus E-KTP sampai Tolak Israel

Catatan Merah Ganjar Pranowo Si Capres PDIP: Kasus E-KTP sampai Tolak Israel

Kotak Suara | Kamis, 04 Mei 2023 | 11:18 WIB

Sebut Ganjar Pranowo Cuma 'Petugas Partai', Relawan Ganjar Sindir Megawati: Capres Harus Merdeka, Bukan Boneka!

Sebut Ganjar Pranowo Cuma 'Petugas Partai', Relawan Ganjar Sindir Megawati: Capres Harus Merdeka, Bukan Boneka!

Video | Kamis, 04 Mei 2023 | 07:00 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD

Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 23:42 WIB

Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra

Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:54 WIB

Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik

Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:42 WIB

Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia

Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:30 WIB

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026

Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:05 WIB

Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa

Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa

Video | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

Prediksi Skor Yordania vs Argentina: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik

Prediksi Skor Yordania vs Argentina: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:45 WIB

×