DEEP Indonesia Sebut Perempuan Paling Rentan Kena Politik Uang: Kampanye Dijadikan Wadah Dapatkan Hadiah

Suara Joglo

Minggu, 14 Mei 2023 | 15:00 WIB
DEEP Indonesia Sebut Perempuan Paling Rentan Kena Politik Uang: Kampanye Dijadikan Wadah Dapatkan Hadiah
Ilustrasi Uang (Pixabay-Iqbal Nuril Anwar)

Penyelenggaraan Pemilu 2024 tinggal menghitung bulan. Praktik politik uang menjadi persoalan yang terus muncul dalam pesta demokrasi rakyat di Indonesia ini.

Democracy and Electoral Empowerment Partnership (DEEP) Indonesia menyebut, kelompok yang paling rentan tergiur terjun ke politik uang ini adalah perempuan. Menyusul kampanye-kampanye yang dilakukan parpol dianggap sebagai wadah mendapatkan hadiah.

"Dari hasil penelitian ini, kelompok perempuan yang paling sering terkena politik uang," ujar Direktur DEEP, Neni Nur Hayati, dikutip dari Antara, Minggu (14/5/2023).

Dalam penelitian yang dia lakuan adan lima kategori yang disasar. Pertama, pemilih yang menikmati politik uang. Kedua, pemilih yang menolak politik uang tetapi menerima uang tersebut. Ketiga, pemilih yang menolak politik uang dan menghindarinya, tetapi tidak melaporkannya.

Selanjutnya, ada pemilih yang menolak politik uang dan bersedia melaporkannya. Kelima, pemilih yang menyaksikan politik uang, mengetahui informasi terkait, dan berani melaporkannya.

"Jadi kategori pertama dan kedua ini yang mendominasi saat Pemilu tiba," katanya.

Neni mengatakan bahwa dominasi perempuan menjadi korban politik uang menyusul dengan minimnya pemahaman mengenai aturan pemilihan. Selain itu mereka juga kurang dalam pendidikan politik.

"Jadi karena eksposur kerap menerima uang itu selalu dia dapatkan sehingga praktik yang sebenarnya itu dilarang diterima oleh mereka," katanya.

Penelitian yang dilakukan DEEP bertajuk "Money Politics and Regression of Democracy: Women Voters Vulnerability in Transactional Politics (Case Study of 2020 Regional Elections In Indonesia)".

baca juga

Neni melakukan penelitian tersebut melalui pra-riset mulai dari April-Mei 2021. Pra-riset dilakukan dengan pendekatan kuantitatif di mana teori disonansi kognitif diuji dengan melibatkan populasi yang memiliki karakteristik tertentu untuk mengetahui kebenaran mengenai pemilih perempuan yang menjadi objek politik uang oleh calon kepala daerah.

Penelitian dilaksanakan di antara bulan Juni dan Desember 2021 dengan metode pendekatan campuran antara kuantitatif  dan kualitatif.

Menyusul dengan kerentanan perempuan menjadi objek dan korban penerima uang saat caleg atau capres-cawapres berkampanye, Neni menaruh harapan terhadap para penyelenggara pemilu.

Sosialisasi tentang larangan politik uang harus dihadirkan lebih dominan lagi.

"Parpol itu menjadi garda terdepan dalam memerangi dan memutus politik uang yang menjadi hal lumrah di masyarakat," katanya.

Ia memberikan saran kepada peserta pemilu, ketimbang mengunggulkan cara apapun untuk meraih kemenangan, lebih baik mengedepankan politik gagasan yang mampu diterima masyarakat terhadap sosok pemimpin yang baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Target Tinggi PSI Di Ibu Kota, Rebut 20 Kursi DPRD DKI

Target Tinggi PSI Di Ibu Kota, Rebut 20 Kursi DPRD DKI

Kotak Suara | Minggu, 14 Mei 2023 | 12:35 WIB

Kader Terbaik Siap Kuasai Kursi DPRD DKI, Segini Target Partai Golkar

Kader Terbaik Siap Kuasai Kursi DPRD DKI, Segini Target Partai Golkar

Kotak Suara | Minggu, 14 Mei 2023 | 11:45 WIB

Adu Harta Menteri Jokowi yang 'Berjamaah' Daftar Caleg 2024, Siapa Paling Tajir?

Adu Harta Menteri Jokowi yang 'Berjamaah' Daftar Caleg 2024, Siapa Paling Tajir?

Kotak Suara | Minggu, 14 Mei 2023 | 10:07 WIB

Terkini

'Kalau Ganggu Kesehatan Harus Dilarang', Sinyal Tegas Mendagri Tertibkan Sound Horeg

'Kalau Ganggu Kesehatan Harus Dilarang', Sinyal Tegas Mendagri Tertibkan Sound Horeg

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:11 WIB

Kebakaran Lahan di Ciumbuleuit Bandung Diduga Dipicu Sampah Ilegal, Farhan Dorong Penyelidikan

Kebakaran Lahan di Ciumbuleuit Bandung Diduga Dipicu Sampah Ilegal, Farhan Dorong Penyelidikan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 20:11 WIB

Orang Kepercayaan Nusron Wahid Diduga Minta Fee Rp2 Miliar untuk Urus HGB Summarecon

Orang Kepercayaan Nusron Wahid Diduga Minta Fee Rp2 Miliar untuk Urus HGB Summarecon

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:07 WIB

KPK Ungkap 8 Tersangka OTT BPN dan Barbuk Rp106,3 Miliar

KPK Ungkap 8 Tersangka OTT BPN dan Barbuk Rp106,3 Miliar

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 20:06 WIB

Gedor Wilayah Cicendo, Tim Gabungan Kota Bandung Eksekusi 18 Bangunan Liar demi Penataan Ruang

Gedor Wilayah Cicendo, Tim Gabungan Kota Bandung Eksekusi 18 Bangunan Liar demi Penataan Ruang

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 20:05 WIB

Cara Mengetahui Siapa Saja yang Memakai WiFi Kita, Mudah dan Praktis

Cara Mengetahui Siapa Saja yang Memakai WiFi Kita, Mudah dan Praktis

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 20:05 WIB

KPK: Empat Tersangka Kasus HGB Summarecon Orang Kepercayaan Nusron Wahid

KPK: Empat Tersangka Kasus HGB Summarecon Orang Kepercayaan Nusron Wahid

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:03 WIB

BRI DPLK: Cara Buka Dana Pensiun dan Aktifkan Autopayment di BRImo

BRI DPLK: Cara Buka Dana Pensiun dan Aktifkan Autopayment di BRImo

Jawa Tengah | Selasa, 15 September 2026 | 19:53 WIB

Jaga Ketahanan Pangan, Ahmad Luthfi Perketat Perlindungan Lahan Sawah di Jateng

Jaga Ketahanan Pangan, Ahmad Luthfi Perketat Perlindungan Lahan Sawah di Jateng

News | Selasa, 15 September 2026 | 19:53 WIB

Realisasi Anggaran BTT Pemkab Bogor Baru 41 Persen, Sisa Rp52,1 Miliar Disiapkan untuk Bencana

Realisasi Anggaran BTT Pemkab Bogor Baru 41 Persen, Sisa Rp52,1 Miliar Disiapkan untuk Bencana

Bogor | Selasa, 15 September 2026 | 19:51 WIB

×