Oknum Dosen UNS Diduga Lakukan KDRT, Rektorat Lakukan Pembinaan

Suara Joglo Suara.Com
Kamis, 25 Mei 2023 | 18:18 WIB
Oknum Dosen UNS Diduga Lakukan KDRT, Rektorat Lakukan Pembinaan
Rektor UNS Jamal Wiwoho memberikan keterangan kepada wartawan di Solo, Kamis (25/5/2023). ([ANTARA])

Universitas Sebelas Maret atau UNS Surakarta, Jawa Tengah melakukan pembinaan kepada oknum dosen pelaku dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) beberapa waktu lalu.

"Pak BW itu dosen di UNS iya, saya belum tahu kronologi seperti apa karena kan itu dilihat dari cuitan anaknya ya," kata Rektor UNS Jamal Wiwoho di Solo, Kamis.

Ia mengatakan rencananya pihak kampus akan memanggil dosen terkait melalui fakultas, yakni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).

"Namun tentu saya serahkan sepenuhnya (kepada yang bersangkutan,  red.) karena urusannya terkait KDRT, tapi prinsip bahwa masih ada masalah di rumah tangganya secara internal kami melakukan pembinaan secara internal," katanya.

Ia mengatakan prosesnya ada izin mengajukan perceraian.

Meski demikian, ia tidak mengetahui penyebabnya.

"Secara umum kalau ada dosen yang bermasalah karena misalnya mengajukan perceraian kami mengupayakan melakukan perdamaian mediasi. Jadi kami memediatori, mengundang biasanya mengundang satu dulu lalu, istrinya kalau memungkinkan dipertemukan bisa rujuk kembali," katanya.

Sebelumnya, seorang warganet menceritakan tindakan KDRT dilakukan oleh ayahnya yang merupakan dosen di UNS kepada ibunya.

Bahkan, ia menceritakan kejadian kekerasan tersebut dengan cukup detail. Ia juga sempat menautkan cuitannya ke akun Twitter Gibran Rakabuming Raka. Meski demikian, saat ini cuitannya telah dihapus oleh yang bersangkutan.

Baca Juga: Kasus KDRT Ibu Rumah Tangga di Depok dapat Atensi Menkopolhukam, Penahanan Korban Ditangguhkan

Terkait dengan hal itu, Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka mengatakan penulis sempat membuat laporan ke kepolisian namun saat ini laporannya sudah dicabut.

"Laporannya ke polisi sudah dicabut. Saya tidak tahu maksudnya apa, saya tidak ikut-ikutan masalah keluarga, tapi nanti kalau ada apa-apa kami akan tetap mendampingi," katanya.

Ia juga meminta jika kekerasan benar terjadi agar langsung melaporkan ke kepolisian.

"Iya melapor saja biar ditindaklanjuti. Kalau pendampingan dari dinas pasti ada," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI