Pertemuan antara Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto, Menteri BUMN Erick Thohir dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di FIFA Matchday, seakan memberikan sinyal kuat untuk arah politik menuju Pemilu 2024.
Jokowi disebut memberi sinyal untuk duetnya Prabowo-Erick. Hal itu pun membuat PAN merasa bahagia, meskipun belum tentu pertemuan tiga pejabat mengarah pada duetnya Prabowo-Erick di Pilpres 2024.
PAN, memang paling getol merekomendasikan Erick Thohir untuk menjadi pendamping Prabowo Subianto di Pilpres 2024. Meski begitu, keputusan berada di tangan Ketum Gerindra sendiri.
Sekjen PAN, Eddy Soeparno mengaku turut senang jika memang ada sinyal dari Presiden Jokowi untuk Erick Thohir dan Prabowo Subianto.
"Kami tentu berbahagia kalau Pak Prabowo dan Pak Erick bisa bergandengan tangan untuk capres-cawapres di Pemilu 2024. Tentu PAN mendukung penuh pasangan itu," kata Eddy, Rabu (21/6/2023).
Ketum PAN, Zulkifli Hasan, lanjut Eddy juga mendukung nama Erick menjadi cawapres Prabowo Subianto. Meski begitu, PAN juga tak akan kecewa jika nantinya, Erick Thohir dipasangkan dengan capres lain.
"Sebentar lagi kita bisa segera ambil keputusan dalam hal ini Pak Prabowo atau Pak Ganjar menetapkan siapa cawapresnya. Harapannya, cawapresnya nanti Pak Erick," ujar dia.
Seperti diketahui, angka elektabilitas Erick Thohir sebagai cawapres cukup unggul dibanding kandidat lain yang disumulasikan dalam bentuk survei.
Nama seperti Sandiaga Uno, Ridwan Kamil hingga Khofifah Indar Parawansa mampu dikalahkan Erick dari hasil survei Lembaga LSI Denny JA.
Baca Juga: Jelang Akhir Jabatan, Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Pemerintah Presiden Jokowi Capai 81,4 Persen