Persib Bandung secara mengejutkan mengakhiri kerja sama dengan Luis Milla sebagai pelatih kepala.
Hasil buruk di awal musim dengan hanya meraih tiga kali seri melawan Madura United, Arema FC dan Dewa United disebut-sebut sebagai faktor pemecatan eks pelatih Timnas Indonesia.
Juru taktik asal Spanyol itu jadi korban pertama pemecatan di kompetisi resmi musim ini.
"Pertandingan melawan Dewa United tadi malam menjadi momen terakhir kebersamaan Luis Milla Aspas bersama #PERSIB," tulis unggahan akun Instagram @persib, Sabtu (15/7/2023).
Luis Milla mulai menangani Persib Bandung 19 Agustus 2022 silam menggantikan Robert Alberts yang mengundurkan diri pekan lalu.
Penunjukan Luis Milla ini digadang-gadang sebagai angin segar dan merupakan bentuk komitmen Persib Bandung dalam membangun tim berprestasi baik dalam evel nasional maupun Asia.
Dengan background mentereng dan mantan pelatih Timnas Indonesia, kehadiran Luis Milla saat itu mendapat sambutan meriah dari suporter.
Namun nasib miris justru dialami mantan gelandang Real Madrid itu yang harus mengakhiri musim ini lebih cepat.
"Hatur nuhun, Luis Milla. Adios, nos vemos pronto," tambah unggahan Persib Bandung.
Baca Juga: Wapres Minta Tokoh Agama dan Masyarakat Ikut Dorong Pembangunan Papua
Luis Milla pernah menangani timnas Indonesia pada 2017 hingga 2018, baik dalam level senior maupun U-23 serta mempersembahkan medali perak SEA Games 2017 dan membawa skuad Garuda ke 16 Besar Asian Games 2018.
Sebelum menangani timnas Indonesia, Luis Milla mengawali karier sebagai pelatih ketika menjadi asisten tim Liga Spanyol Getafe pada 2007.
Setelahnya, pria bernama lengkap Luis Milla Aspas itu menangani timnas Spanyol U-17 hingga senior dan melanjutkan karier ke Timur Tengah untuk menangani Al-Jazira.
Pelatih pemilik lisensi UEFA Pro tersebut setelahnya kembali ke Spanyol untuk menangani CD Lugo dan Real Zaragoza sebelum memilih melatih Indonesia pada 2017.
Ketika menjadi pemain, Luis Milla membela beberapa klub besar di Spanyol seperti Barcelona, Real Madrid dan Valencia. Ia memutuskan pensiun sebagai pemain pada 2001 ketika membela Valencia.