Pemerintah Kota Semarang rupanya tengah getol dengan kegiatan lomba masak maupun masak bersama.
Hal itu tentu menjadi sorotan publik. Mereka memberikan kritikan terhadap kegiatan yang dibuat untuk masyarakat tersebut.
"MASAK BESAR, Halo Sobat Kuliner Semarang! Wali Kota Semarang @mbakitasmg akan masak besar bersama @arnoldpo, @tretanmuslim, @cokipardedebebas, @bobonsantoso. Menu kali ini ada Soto Semarang yang bikin lidah kamu bergoyang. Ayo lur jangan sampai ketinggalan hari Sabtu , 22 Juli 2023 pada pukul 13.00 WIB yang berlokasi di Halaman Balaikota Semarang," tulis akun Instagram @semarangpemkot dikutip pada Minggu (23/7/2023).
Melihat unggahan itu, publik langsung rame-rame memberikan komentar. Rata-rata mereka memberikan kritikan kepada kebijakan Pemkot Semarang.
"Programe saiki ora mbangun2..mangan2 mawon..walikotane nak emak2 nggeh ngeten..pokoke urusan weteng aman," tulis netizen.
"0 prestasi kakean masak," tulis netizen.
"Alhamdulillah kota tercinta sekarang disibukkan dengan gemerlap hegemoni seremonial dengan branding yang selalu sama. Seluruh jajaran dinas fokus untuk membuat format acara yang bervariasi, namun dengan judul yang ujung nya itu-itu saja. Mudah-mudahan tidak lupa akan esensi dari pencapaian kinerja dengan mengedepankan prestasi bukan hanya sensasi. Periode selanjutnya warga pasti jadi lebih cerdas untuk menyeleksi para pemangkubumi," tulis netizen.
"ini walikota atau walimahan ya? kok makanan semua programnya. hadeehh," tulis netizen.
"Abis nasgor ala Ita....sekarang soto Ita..," tulis netizen.