Sama-sama Berbasis Islam, Pengamat Sebut PBB dan PPP Berpotensi Besar untuk Berkoalisi di Pemilu 2024

Selasa, 14 Maret 2023 | 14:12 WIB
Sama-sama Berbasis Islam, Pengamat Sebut PBB dan PPP Berpotensi Besar untuk Berkoalisi di Pemilu 2024
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono menyambut kedatangan Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra di Kantor DPP PPP, Jakarta, Senin (13/3/2023). ANTARA/Melalusa Susthira K/am.

Suara.com - Pengamat Politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta Adi Prayitno menanggapi kunjungan Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra ke Kantor DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Senin (13/3/2023) kemarin.

Menurut Adi, kedua partai tersebut memiliki potensi besar untuk berkoalisi pada Pemilu 2024. Sebab, PBB dan PPP disebut memiliki latar belakang basis politik yang sama.

"Saya kira memang PPP dan PBB itu sama-sama memiliki irisan politik yang sama ya, sama-sama partai berbasiskan Islam," kata Adi saat dihubungi, Selasa (14/3/2023).

Terlebih, lanjut dia, kedua partai tersebut saat ini berada di gerbong yang sama, yaitu partai politik pendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Namun, Adi menilai jumlah suara yang bisa disumbangkan PBB kepada PPP yang saat ini tergabung dengan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) bersama Partai Golkar dan Partai Amanat Nasional (PAN) tidak akan terlalu signifikan.

"Karena PBB itu partai nonparlemen, kadang signifikasi suara dalam koalisinya juga tidak terlalu kelihatan," tambah Adi.

Meski begitu, PBB disebut tetap akan menambah amunisi suara bagi calon presiden dan wakil presiden yang akan diusung KIB jika PBB ikut berkoalisi.

Sebelumnya, Yusril Ihza menyambangi kantor DPP PPP dan langsung disambut oleh Plt Ketua Umum PPP Mardiono Pada pertemuan itu, Yusril mengaku sempat mendiskusikan nama calon presiden yang akan diusung pihaknya.

"Tadi, PPP dan PBB sama-sama akan mendiskusikan sebenarnya siapa yang akan dicalonkan, siapa yang akan didukung, bagaimana koalisi ke depan dengan melihat perkembangan politik yang mutakhir," ucap Yusril, Senin (13/3/2023).

Baca Juga: Anies Dilabeli Isu Politik Identitas, Koalisi Perubahan Harus Kerja Ekstra Agar Diterima di NTT

Selain itu, Yusril dan Mardiono juga membahas perihal sistem pemilu terbuka dan tertutup yang saat ini santer dibicarakan publik karena adanya gugatan terhadap sistem proporsional terbuka ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI